Era Jokowi

Bandingkan dengan Presiden Sebelumnya, LSP: Laju Kenaikan Posisi Utang LN Era Jokowi Tertinggi

KONFRONTASI -  Akumulasi utang luar negeri atau external debt Indonesia sejak akhir kepemimpinan Presiden Soeharto terus mengalami kenaikan. Hanya di era kepimpinan Presiden Habibie hingga Gus Dur utang luar negeri tersebut mengalami penurunan.

Hal tersebut di sampaikan oleh Peneliti dari Lingkar Studi Pergerakan (LSP) Gede Sandra dalam seminar bertemakan Indonesian Economic Crises: Magnitudes, Path To Recovery, ditulis, Selasa, (30/6/2020).

ADB Laporkan 22 Juta Orang Kelaparan di Era Jokowi

KONFRONTASI -   Asian Development Bank (ADB) melaporkan 22 juta orang Indonesia masih menderita kelaparan. ADB bersama International Food Policy Research Institute (IFPRI) mengungkapkan hal itu dalam laporan bertajuk 'Policies to Support Investment Requirements of Indonesia's Food and Agriculture Development During 2020-2045'.

KPA: Eskalasi Konflik Agraria di Era Jokowi Meningkat

KONFRONTASI -  Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA) membantah klaim calon presiden petahana Joko Widodo (Jokowi) menyebutkan bahwa selama masa pemerintahannya tak ada konflik agraria. Konsorsium organisasi petani, masyarakat adat, dan nelayan serta lembaga swadaya masyarakat (LSM) ini bahkan menyebut konflik agrarian di era pemerintahan Jokowi justru meningkat. 

Lunglai Ritel Lemah Tak Berdaya di Era Jokowi

KONFRONTASI -  Sederet ritel tercatat menutup lapaknya dalam tiga tahun terakhir, semasa pemerintahan Presiden Joko Widodo. Kondisi ini khususnya terjadi sejak 2017 dan masih berlanjut hingga tahun ini. 

Awal mula kisah penutupan ritel terjadi pada PT Modern Internasional Tbk yang memutuskan untuk menutup seluruh gerai ritel 7-Eleven (Sevel) pada Juni 2017. Manajemen saat itu mengungkapkan alasan penutupan disebabkan keterbatasan sumber daya yang dimiliki perseroan untuk menunjang kegiatan operasional gerai.

Ada Larangan Gunakan Jalan Tol Era Jokowi, Pengamat: Penggunaan Tol Hak Warga Negara

KONFRONTASI -  Pelarangan penggunaan jalan tol era pemerintahan Joko Widodo oleh pihak-pihak yang tidak mendukung pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin dinilai sebagai sebuah kesalahan.

"Karena menggunakan jalan tol itu hak setiap warga negara," kata Direktur Eksekutif Indonesia Political Review Ujang Komarudin, seperti dilansir Tempo, Minggu (3/2/2019).

Dia menilai sah-sah saja jika berkampanye dengan mempromosikan kesuksesan pembangunan infrastruktur, termasuk jalan tol. Namun, melarang orang untuk menggunakannya adalah sesuatu yang salah.

Pengamat IPI Akui, Kebijakan Pangan Era Jokowi Cukup Baik

KONFRONTASI -  Direktur Ekskutif Indonesian Public Institute (IPI), Karyono Wibowo menilai bahwa urusan pangan merupakan urusan yang sangat fundamental sekali, karena ini menyangkut hajat hidup orang banyak.

“Dalam persaingan global, urusan pangan itu menjadi instrumen yang sangat penting bagi ketahanan suatu negara,” kata Karyono kepada wartawan usai mengikuti DIskusi Publik bertema “Menakar Harga Bahan Pokok & Pakan Ternak” yang digelar Kaukus Muda Indonesia (KMI) di Gedung Joeang, Jakarta Pusat, Selasa (25/9/2018) kemarin.

BPK Beberkan 'Salah Urus' Impor Pangan Era Jokowi

KONFRONTASI  -    Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) mengungkap kesalahan kebijakan impor pangan untuk komoditas beras, gula, garam, hingga daging sapi di era kepemimpinan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Kesalahan itu disebut terjadi bahkan sejak Menteri Perdagangan dijabat Rachmat Gobel, Thomas Trikasih Lembong, hingga Enggartiasto Lukita.

Hanya di Era Jokowi, Utang Lion Air Ditanggung Rakyat Indonesia

KONFRONTASI  -   Tidak tanggung tanggung, kali ini yang diambil asing adalah aset pertahanan strategies TNI Angkatan Udara yakni bandara. Perusahaan yang mengambil pun adalah perusahaan penerbangan swasta Lion Air yang diduga adalah milik negara tetangga ‎ yang mau bangkrut yakni Singapura. “Proses ini terjadi setelah Lion Air memenangkan sengketa atas Bandara Halim Perdanakusuma di‎ Mahkamah Agung (MA) melawan Koperasi TNI Angkatan Utara dan PT Angkasa Pura,” kata pengamat ekonomi politik Salamuddin Daeng kepada suaranasional, Selasa (8/3).