energi

Air dan Limbah Masih Jadi Masalah Industri di Indonesia

Konfrontasi - Ada beberapa hal yang masih menjadi masalah dalam dunia industri di Indonesia. Mulai dari manajemen energi, pengelolaan air hingga limbah.

Hal itu diungkapkan oleh Presiden Indonesia Business Council for Sustainable Development, Shinta Kamdani, saat menghadiri acara Sustainable Business Awards Indonesia 2019.

Menurutnya, industri di sektor energi sudah memperlihatkan inisiatif kuat di bidang Komunitas Strategi dan Manajemen Keberlanjutan. Tapi, masih perlu perbaikan di bidang manajemen lingkungan.

Ekonom: Pemerintah Hamburkan Energi untuk Dunia Usaha, Tapi Subsidi untuk Rakyat Malah Dicabut

KONFRONTASI-Ironi terjadi saat pemerintah menaburkan insentif dan kemudahan kepada dunia usaha melalui Rancangan Undang-Undang (RUU) Omnibus Law.

Sementara di saat bersamaan pemerintah menerapkan kebijakan pencabutan subsidi elpiji 3 kilogram.

Ekonom Universitas Indonesia (UI) Faisal Basri menilai hal itu menyayat hati rakyat.

“Tatkala pemerintah menghambur-hamburkan energi baru buat dunia usaha, di saat yang sama subsidi rakyat dicabut satu-satu,” kata Faisal di Jakarta, belum lama ini.

Subsidi Belum Dicabut, Harga Gas Melon di Medan Sudah Meroket

KONFRONTASI-Harga gas elpiji tiga kilogram di sejumlah kawasan Medan dan Deliserdang, Sumatera Utara (Sumut), mulai naik. Rata-rata harga gas elpiji dibanderol sekitar Rp 25.000-Rp 35.000 per tabung.

“Kaget, beli gas 3 kg udah Rp 35.000 per tabung dari Rp 20.000. Kata penjualnya, gas sudah sulit karena pemerintah mau cabut subsidi gas,” ujar warga di Jalan Sempurna, Medan, T Risna S di Medan, Ahad (19/1).

Subsidi Energi Dipangkas, Pertumbuhan Ekonomi Bakal Makin Letoy

KONFRONTASI-Pengamat ekonomi dari Center of Reform on Economics (Core) Indonesia Mohammad Faisal memprediksi rencana subsidi energi yang dipangkas akan memicu perlambatan pertumbuhan konsumsi rumah tangga tahun 2020.

“Konsumsi rumah tangga yang menjadi penopang utama ekonomi nasional berpotensi tertahan atau bahkan sedikit melambat,” katanya dalam seminar Economic Outlook di Jakarta, Rabu (20/11).

Menurut dia, kebijakan pemerintah tersebut akan mendorong inflasi dan menggerus daya beli khususnya bagi masyarakat menengah ke bawah.

Pertamina Harus Lebih Serius Tangani Penyimpangan Distribusi BBM

KONFRONTASI- Pertamina dinilai perlu lebih serius dalam mengerahkan upaya untuk menangani penyimpangan distribusi bahan bakar minyak (BBM) dari Terminal BBM ke stasiun pengisian bahan bakar untuk umum (SPBU), kata Ketua Komisi VII DPR RI Gus Irawan Pasaribu.

"PT Pertamina sudah empat tahun berkomitmen untuk membenahi sistem pengendalian dan pengawasan dalam distribusi BBM, tetapi hingga saat ini masih terus terjadi penyimpangan di lapangan," kata Gus Irawan dalam rilis yang diterima di Jakarta, Sabtu.

Aramco Saudi Diserang, Bagaimana Dampaknya Terhadap Indonesia?

KONFRONTASI-Direktur Eksekutif Indonesian Resources Studies (IRESS) Marwan Batubara mengatakan serangan terhadap fasilitas minyak Saudi Aramco akan berdampak pada kondisi di Indonesia. Menurut Marwan, besar-kecilnya dampak kejadian di Saudi Aramco terhadap Indonesia tergantung perkembangan geopolitik di dunia internasional, terutama Timur Tengah.

"Dampaknya ke Indonesia ialah kenaikan harga minyak dunia hingga harga BBM," ujar Marwan saat dihubungi Republika di Jakarta, Selasa (17/9).

Ini 10 Tokoh Energi yang Layak Duduk Jadi Menteri ESDM, Archandra Tahar

KONFRONTASI -  Selain Iwan Ratman PhD, ada nama Archandra Tahar, Dwi Sucipto dll.  Dalam hal ini Archandara sekarang Wamen ESDM, tapi prestasinya tak menonjol dan masih kedodoran. Sama dengan Ignatius Yonan yang juga cukup kedodoran ngurus ESDM karena memang bukan bidang keahlian Yonan.

UI untuk Negeri: Dari Limbah jadi Sumber Energi Berlimpah

KONFRONTASI - Masalah persampahan di Indonesia merupakan sesuatu yang harus diperhatikan secara serius oleh semua unsur masyarakat, tak terkecualia kalangan kampus seperti Dosen dan Mahasiswa. Universitas Indonesia sebagai kampus terbesar di Indonesia saat ini, membuktikan kontribusi nyatanya dalam penanganan masalah sampah di Indonesia, khususnya yang berasal dari limbah peternakan.

 

Pertamina Siapkan Rp38 Triliun untuk Kembangkan Energi Panas Bumi

KONFRONTASI-PT Pertamina (Persero) siap mengucurkan investasi mencapai USD2,68 miliar atau sekitar Rp38 triliun sampai 2026 mendatang untuk pengembangan panas bumi (PLTP/Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi) dengan total kapasitas sebesar 1.112 megawatt (MW). Hal itu sebagai komitmen Pertamina dalam rangka meningkatkan pengembangan panas bumi di Indonesia.

Pages