ekspor

Corona Ditemukan pada Produk, Eksportir Indonesia Ini Dilarang Masuk China

Konfrontasi - Pemerintah China telah melarang masuk produk-produk sebuah perusahaan ekspor seafood asal Indonesia setelah virus corona pemicu Covid-19 ditemukan pada kemasan barang yang dikirim perusahaan tersebut.

Seperti diwartakan Bloomberg, Jumat (18/9/2020), perusahaan bernama PT Putri Indah yang bermarkas di Sumatera Utara itu dilarang mengekspor produknya ke China selama sepekan karena ditemukan partikel virus corona pada kemasan ikan layur yang diekspornya ke negeri Tirai Bambu.

Emil Salim Memohon ke Presiden Jokowi: Hentikan Ekspor Benih Lobster

KONFRONTASI -  Menteri Kependudukan dan Lingkungan Hidup era Orde Baru, Emil Salim, memohon kepada Presiden Jokowi agar menghentikan ekspor benih lobster. Kebijakan ekspor yang sebelumnya dilarang, kini diizinkan melalui Peraturan Menteri atau Permen Kelautan dan Perikanan No. 12 tahun 2020 tertanggal 4 Mei 2020.

Emil Salim yang juga ekonom senior dari Universitas Indonesia itu menilai, mengizinkan ekspor benih bening lobster akan mengurangi kesempatan nelayan dan pengembang lobster nasional menaikkan nilai tambah lobster serta hasil pendapatannya.

Hambatan Perdagangan Internasional

Konfrontasi - Dalam praktek perdagangan internasional antar negara tidak seterusnya berjalan lancar.

Namun dalam kegiatan perdagangan sering kali suatu negara mengalami hambatan. Sehingga membuat proses perdagangan internasional antara negara menjadi terhambat. Ada juga yang prosesnya mengalami kegagalan.

Hambatan Perdagangan Internasional

Berikut hambatan-hambatan dalam kegiatan perdagangan internasional:

Permintaan Ekspor Kapulaga Indonesia Terus Meningkat

KONFRONTASI-Kapulaga, salah satu komoditas rempah Indonesia yang semakin diminati pasar ekspor dengan indikasi permintaan dari negara lain terus meningkat.

Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan), Kementerian Pertanian Fadjry Djufry menyatakan bahwa kapulaga yang dimaksud merupakan tanaman yang asli Indonesia.

Berkah Pandemi Corona, Industri Pengolahan Ikan Nasional Tetap Untung

Konfrontasi - Industri pengalengan ikan merupakan salah satu sektor yang mendapat keberkahan di tengah wabah virus corona. Sebab, permintaan terhadap produk ikan olahan semakin meningkat, khususnya untuk memenuhi kebutuhan protein masyarakat.

Kementerian Perindustrian mencatat, setidaknya terdapat 718 unit usaha pengolahan ikan yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Adapun jumlah produksi sektor pengolahan ikan ini mencapai 1,6 juta ton pada tahun 2019 dengan nilai ekspor USD4,1 juta.

"Stok nasional untuk produk sarden dan makarel kaleng saat ini (2020) berjumlah 35 juta kaleng. Selain diserap melalui pasar ekspor, ritel dan online, olahan ikan kaleng dapat dimanfaatkan sebagai bantuan sosial, kata Direktur Jenderal Industri Agro Kementerian Perindustrian, Abdul Rochim, melalui siaran pers, Sabtu (25/4/2020).

Menurutnya industri pengolahan ikan masuk dalam kategori sektor padat karya dan berorientasi ekspor. Oleh karena itu, perlu mendapat prioritas pengembangan lebih lanjut.

"Sebab sektor ini telah mampu menyerap tenaga kerja sebanyak 336 ribu orang. Dengan tidak adanya kendala suplai bahan baku perikanan lokal, maka penyerapan tenaga kerja dapat dioptimalkan," imbuh dia.

SMI Asbun: Bilang Mau Ekspor

KONFRONTASI -   Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan Indonesia tetap akan mengekspor alat pelindung diri ( APD) ke negara lain tanpa mengurangi kebutuhan dalam negeri untuk menangani Covid-19. Sebab, kata dia, Indonesia selaku salah satu penghasil APD terbesar juga telah memiliki kontrak pemenuhan suplai APD ke beberapa negara seperti Korea Selatan dan Jepang. Hal itu disampaikan Sri Mulyani usai rapat sidang kabinet bersama Presiden Joko Widodo melalui konferensi video, Selasa (14/4/2020).

Bank Indonesia Mitigasi Dampak Brexit Terhadap Ekonomi Indonesia

Konfrontasi - Bank Indonesia (BI) memitigasi dampak berpisahnya Inggris Raya dengan Uni Eropa (Brexit), terhadap perekonomian Indonesia. Untuk diketahui, tepat Sabtu (1/2) pukul 06.00 WIB perpisahan resmi terjadi.

Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia (BI) Onny Widjanarko mengatakan, BI belum bisa memaparkan dampak perekonomian Indonesia atas keputusan Brexit. Sebab Bank Sentral tersebut masih memitigasi dampaknya.

Ekspor Diprediksi Bakal Anjlok Akibat Virus Corona

KONFRONTASI-Pertumbuhan ekonomi dunia di beberapa negara menunjukkan penurunan yang cukup drastis akibat adanya wabah corona. Penurunan tersebut bahkan diprediksi bakal diikuti di sektor ekspor Indonesia.

“Ini bagian dari dari dinamika global yang kita yakini pada saatnya memiliki dampak kepada Indonesia,” ucap Wakil Menteri Keuangan RI, Suahasil Nazar usai rapat dengar pendapat dengan Komisi XI, di Gedung Nusantara I, Kompleks Parlemen, Senayan, Selasa (28/1).

Mendag Wajibkan Sertifikasi Mandiri Bagi Eksportir ke Uni Eropa

KONFRONTASI-Menteri Perdagangan, Agus Suparmanto, mengatakan sertifikasi mandiri bagi ekspor komoditas berfasilitas tanpa bea masuk ke Uni Eropa memudahkan pengusaha menyelesaikan administrasi.

“Sertifikasi mandiri pada implementasi sistem REX GSP diberlakukan mulai 1 Januari 2020, dan diwajibkan pada 1 Juli mendatang,” ujar Menteri Perdagangan, Agus Suparmanto, didampingi Karohumas, Olvy Andrianita, Jumat (17/1/2020).

Pages