ekonomi

Rizal Ramli: Ekonomi Jeblok, Pemerintah Jokowi kok malah ‘Halusinasi’?

KONFRONTASI- Akhir tahun lalu Pemerintah kelihatan optimis yang menggebu-gebu. Baik Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Keuangan Sri Mulyani, dan Presiden Jokowi yakin bahwa pada 2021 ekonomi kita akan pulih dengan cepat bahkan bisa sampai 5,5-6 persen.

Tapi, waktu itu begawan ekonomi Rizal Ramli mengatakan, jangan memberi mimpi yang tidak bisa rasional. Karena sebelum krisis saja, perekonomian cuma tumbuh 5 persen.

Mantan Menkeu: APBN sudah lampu kuning. Orang mulai berspekulasi “how long can you go”?

KONFONTASI- Mantan Menkeu Fuad Bawazier mengingatkan bahwa tanpa bantuan BI yang ikut membeli SBN tanpa bunga, maka  beban bunga APBN semakin besar dan APBN semakin terpuruk. ''Tapi tetap saja kekuatan APBN sudah lampu kuning. Orangpun mulai berspekulasi “how long can you go”?'' kata Fuad, ekonom senior Dewan Pembina Gerindra,

Ekonomi Kuartal I-2021 Masih Kontraksi?

 Oleh: Gede Sandra

 

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengumumkan bahwa pertumbuhan kredit perbankan di bulan Maret 2021
masih mengalami kontraksi sebesar minus 4,13 persen.

Ini adalah bulan ketiga di tahun 2021
dengan pertumbuhan kredit perbankan mengalami kontraksi, setelah di Januari dan Februari 2021 berturut-turut minus 2,1 persen dan minus 2,15 persen.

Sebelumnya, sepanjang tahun 2020, tren pertumbuhan kredit perbankan selalu diikuti oleh pertumbuhan konsumsi masyarakat.

Akademisi senior Paramadina: Ir Jokowi sebaiknya Minta tolong Dr Rizal Ramli atasi Masalah Ekonomi Negara dan Bangsa, kita miris ''Tego Larane Ora Tego Patine''

KONFRONTASI- Sebelum datang pandemic corona, ekonomi Jokowi sudah merosot dan merosot lagi. Ketika diterjang pandemic Corona,  ekonomi makin buruk dan terpuruk sehingga citra Jokowi ambruk di mata rakyat kecil. Rakyat makin susah, daya beli rakyat ambruk. Sebaiknya Jokowi minta tolong kepada tokoh bangsa Dr Rizal Ramli (RR) untuk mengatasi keterpurukan ekonomi di tengah  pandemic  agar rakyat punya harapan dan kesempatan.

Calon Ketum Kadin, Arsjad Rasjid Optimis Ekonomi Akan Tumbuh Positif

KONFRONTASI -   Pertumbuhan ekonomi Indonesia mengalami kontraksi karena dilanda pandemi Covid-19. Namun, menurut Calon Ketua Umum Kadin Indonesia (Kamar Dagang dan Industri) periode 2021-2026 Arsjad Rasjid, pertumbuhan ekonomi pada tahun ini akan positif.

Optimisme tersebut disampaikan pria yang kini menjabat Waketum Kadin Indonesia Bidang Pengembangan Pengusaha Nasional itu menyusul pertumbuhan positif sejumlah indikator ekonomi.

Rizal Ramli Ingatkan: Kondisi Indonesia Saat Ini Lebih Jelek Dibandingkan Tahun 1998, Semakin Merosot

KONFRONTASI-  Tokoh bangsa/Ekonom senior Rizal Ramli angkat bicara terkait kondisi Indonesia saat ini, mulai dari mulai ekonomi sampai indeks demokrasi yang semakin merosot.

Rizal Ramli juga membeberkan kondisi Indonesia yang saat ini lebih merosot dan lebih jelek dibandingkan tahun 1998.

Selain itu, menurut Rizal Ramli, pemerintah hanya memberikan harapan yang tinggi.

Pandemi, Krisis Ekonomi dan Peringatan Dini Rizal Ramli untuk Pemerintah Jokowi. Malah Politikus PDIP Ini Sebut Ekonomi di bawah Jokowi Hancur

KONFRONTASI- Para ekonom memprediksi ekonomi Indonesia pada tahun 2021 bakal mengalami krisis. Ada beberapa faktor yang memengaruhinya, seperti besarnya akumulasi defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), rapuhnya ketahanan fiskal, hingga daya beli masyarakat yang ambruk/rendah. Anehnya, seperti tukang sihir, justru Menteri Keuangan Sri Mulyani tetap optimis ekonomi tumbuh 4% - 5% seiring dimulainya program vaksinasi massal dan upaya mencegah meluasnya perebakan Covid-19.

RR: Keterlambatan Kebijakan Jokowi membuat Ekonomi Rakyat dan Dunia Usaha Terpuruk Akibatnya. China, Turki dan India Sangat Sederhana, Pompa Daya Beli Rakyat

 KONFRONTASI- Pemulihan ekonomi yang digaungkan pemerintah, tidak akan berjalan baik jika daya beli masyarakat tidak meningkat dan pengusaha kecil tidak bisa menjalankan usahanya. Dalam kaitan ini, Tokoh nasional dan Begawan Ekonomi Rizal Ramli (RR), menyatakan sebagai akibat keterlambatan pemerintah dalam mengantisipasi dampak pandemi, masyarakat dan pelaku industri saat ini yang menerima akibatnya.

Inteligensia Muslim Merespon RR: Harus Ada Reshuffle (Perombakan) terhadap Menkeu Sri Mulyani & Tim Ekuin Kabinet sebagai upaya Terakhir

KONFRONTASI- Para inteligensia Muslim muda dari NU kultural mengingatkan pemerintahan Jokowi bahwa ekonomi rakyat makin hancur, daya beli terpuruk dan ekonomi nasional ambruk akibat Neoliberalisme Menkeu Sri Mulyani dan Tim Ekuin Kabinet yang jeblok dan tidak bermutu. ‘’Semua itu bukti kegagalan tim ekuin Kabinet dimana Airlangga Hartarto dan Sri Mulyani dkk sebagai tim ekuin Jokowi jelas gagal dan justru menyusahkan kehidupan rakyat.

Pages