Eddy Sindoro

Terbukti Korupsi, Eddy Sindoro Diganjar 4 Tahun Penjara

KONFRONTASI-Chairman PT Paramount Enterprise International Eddy Sindoro divonis empat tahun penjara ditambah denda Rp200 juta subsider 3 bulan kurungan.

 

"Mengadili, menyatakan terdakwa Eddy Sindoro telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi yang dilakukan secara bersama-sama sebagaimana dalam dakwaan primer," kata Ketua Majelis Hakim Hariono saat pembacaan putusan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Rabu.

 

Staf Air Asia Kembalikan Uang Pemberian Eddy Sindoro ke KPK

KONFRONTASI-Duty Executive PT Indonesia AirAsia Yulia Shintawati mengembalikan uang Rp20 juta ke KPK. Uang itu merupakan pembayaran atas jasanya membantu petinggi Lippo Grup Eddy Sindoro melewati Bandara Soekarno Hatta tanpa melewati pemeriksaan Imigrasi.
   
"Saya dapat Rp20 juta Pak. Saya kaget, saya sempat nanya ke Bowo, kok banyak? Dia bilang rezeki, ya sudah aku tidak berpikiran yang lain,"  kata Yulia Shintawati di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Kamis.
   
Shinta bersaksi untuk terdakwa Lucas yang didakwa membantu pelarian Eddy Sindoro selaku terdakwa dugaan tindak pidana korupsi memberi hadiah atau janji kepada pegawai negeri atau penyelenggara negara terkait dengan pengurusan perkara di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat sejak 2016. 
   
Bowo yang dimaksud adalah Ground Staff AirAsia Dwi Hendro Wibowo. Dalam dakwaan disebutkan bahwa Bowo dan Shinta menjemput Eddy, Chua Chwee Chye alias Jimmy alias Lie, warga negara Singapura yang merupakan kawan Eddy dan Michael Sindoro (anak Eddy) dari Kuala Lumpur di depan pesawat menggunakan mobil AirAsia langsung menuju Gate U8 Terminal 3 tanpa melalui pemeriksaan Imigrasi.

Staff Customer Service Gapura M Ridwan telah mempersiapkan boarding pass mereka. Berkat penjemputan tersebut, Eddy dan Jimmy dapat langsung terbang ke Bangkok menggunakan pesawat Garuda Indonesia tanpa harus melalui gerbang Imigrasi.

Rumah Sekretaris Eddy Sindoro Digeledah KPK

KONFRONTASI-Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah rumah Indriyanti alias Indri, sekretaris dari Chairman PT Paramount Enterprise Eddy Sindoro dalam penyidikan kasus suap terkait pengajuan Peninjauan Kembali (PK) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

Dalam kasus itu, KPK telah menetapkan Eddy Sindoro (ESI) sebagai tersangka.

Eddy Sindoro Akhirnya Serahkan Diri ke KPK

KONFRONTASI-Setelah sempat kabur ke 4 negara, tersangka kasus suap, Eddy Sindoro, akhirnya menyerahkan diri ke KPK. Dia ditetapkan sebagai tersangka pada tahun 2016.

Bagaimana peran Eddy Sindoro serta apa perkara yang menjeratnya?

"ESI (Eddy Sindoro) diduga telah memberi hadiah atau janji kepada pegawai negeri atau penyelenggara negara terkait dengan pengurusan perkara di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat," ucap Wakil Ketua KPK Saut Situmorang di kantornya, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Jumat (12/10/2018).

Pages