Dosen

Dia Itu Tenaga Kontrak , Tapi Ditugaskan Dosen Disini dan Gunting Celana Mahasiswi di Kelas

KONFRONTASI -   Direktur Poltekes Kemenkes Kupang, Nusa Tenggara Timur, Kristina Harming Ragu mengatakan, ZT yang mengunting celana mahasiswi di kelas bukan dosen tetap, statusnya adalah tenaga kontrak. "Dosen ini bukan dosen tetap. Dia dosen kontrak, tapi nama institusi yang besar ini bisa dirusak oleh satu orang," kata Kristina saat diwawancarai Kompas.com di Kampus Poltekes Kemenkes Kupang, Sabtu (14/3/2020). Baca juga: Dosen yang Gunting Celana Mahasiswi di Kelas Diberhentikan Sementara Kristina menyayangkan kasus itu kemudian berujung di polisi.

 

Dosen di Surabaya Konsumsi Sabu, Polisi: Ngaku Ketagihan dan Khilaf

Konfrontasi - Seorang dosen Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di Surabaya diamankan. Pasalnya, dosen tersebut terbukti positif menggunakan narkoba jenis sabu. 

Informasi dihimpun, dosen tersebut bernama Nono Supriyadi beralamat di Jalan Semolowaru Bahari. Pria 52 tahun itu ditangkap saat akan membeli sabu. 

Kritik Seorang Dosen (Akademisi) kepada Panglima TNI

KRITIK SEORANG DOSEN KEPADA PANGLIMA TNI.

1.Pertama izinkan kami mengucapkan terima kasih kepada Panglima TNI bahwa. TNI tidak tinggal diam mengikuti perkembangan sikon negara dan pasti Menjaga keutuhan NKRI.

2. Hanya pada pernyataan akan menjaga Pelantikan  Presiden terpilih. Ini sangat kami sayangkan. Karena bisa ditafsirkan bahwa TNI ikut dalam politik dan TNI menjadi alat penguasa. Padahal TNI adalah alat negara.

Tridarma Perguruan Tinggi: Dosen Banyak Publikasi Buku Ajar, Mengapa Tidak?

KONFRONTASI -  SEBAGAIMANA penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, pengajaran merupakan salah satu kewajiban utama dosen dalam kerangka Tridarma Perguruan Tinggi. Pengajaran yang berkualitas, salah satunya sangat ditunjang dengan ketersediaan buku ajar atau buku teks yang ditulis oleh dosen.

Motif dan Kronologi Bu Dosen Cantik Beri Racun Tikus ke Anggota DPRD

Konfrontasi - Polisi membeberkan motif bu dosen, NK (41) bunuh anggota DPRD Sragen Jawa Tengah, Sugimin (52).

NK tega menghabisi nyawa Sugimin lantaran sakit hati. Dosen salah satu perguruan tinggi swasta itu kecewa lantaran tak kunjung dinikahi.

Sugimin yang merupakan warga Dusun Karangnongko RT 10/RW 03, Kecamatan Masaran, Kabupaten Sragen pernah berjanji akan menikahi pelaku.

Terlebih, pelaku dan korban telah berselingkuh selama dua tahun. Pelaku ingin dinikahi oleh korban.

Tukar Obat Diare dengan Racun Tikus, Anggota DPRD Tewas di Tangan Dosen Cantik

Konfrontasi - Nasib tragis dialami oleh S, anggota DPRD Sragen, Jawa Tengah. Dia ditemukan tewas setelah diduga diracun oleh wanita selingkuhannya, dosen berinisial N (41).

Menurut Kasat Reskrim Polres Wonogiri, AKP Aditya, polisi telah menjebloskan N di tahanan Kejaksaan Negeri Wonogiri. N sengaja dititipkan karena polisi tidak mempunyai sel khusus wanita.

Penangkapan N dilakukan setelah polisi mendapat petunjuk dari hasil autopsi beberapa organ dalam S.

"Kematian anggota DPRD Kabupaten Sragen ini murni pembunuhan berencana," ujar Aditya, dikutip dari Merdeka.com, Sabtu 20 April 2019.

Namun, Aditya tidak menyebutkan organ tubuh yang diperiksa itu. Selain hasil autopsi, lanjut dia, tim penyidik juga mengundang sejumlah orang dekat S untuk diperiksa. Salah satunya N, yang kemudian ditetapkan sebagai tersangka.

"Kami meminta keterangan N, salah satu orang dekat korban. Tetapi ada kejanggalan saat dia memberi keterangan. Dan kami akhirnya meningkatkan statusnya menjadi tersangka," lanjut Aditya.

BNPT: Banyak Dosen Terpapar Radikalisme

KONFRONTASI - Penyebaran paham negatif radikalisme di wilayah kampus sudah sangat memprihatinkan. Bahkan mahasiswa baru menjadi tempat yang sangat subur dalam penyebaran radikalisme dan terorisme. Hal itu dikarenakan banyaknya dosen-dosen yang juga terpapar radikalisme,sehingga ketika mereka menjadi mentor, malah membawa anak didiknya ke paham negatif tersebut. Radikalisme disini adalah radikalisme bersifat negatif yang mengusung takfiri, intoleransi, dan anti NKRI.

Pages