17 August 2018

Donald Trump

Trump sure no trade war in sight with China despite tension

KONFRONTASI - US President Donald Trump predicted on Sunday that China would take down its trade barriers, expressing optimism despite escalating trade tensions between the world’s two largest economies that have roiled global markets in the past week.

The two countries have threatened each other with tens of billions of dollars’ worth of tariffs in recent days and Chinese officials have said this is not the time for negotiations.

Donald Trump Disebut Persiapkan Opsi Militer untuk Hantam Korea Utara

KONFRONTASI - Pakar Ilmu Hubungan Internasional UGM Yogyakarta, Nur Yuliantoro, menilai opsi militer masih menjadi pertimbangan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, kepada Korea Utara jika pertemuan puncak kedua pemimpin negara pada akhir Mei tidak berakhir positif.

"Pandangan ini bisa dilihat dari sejumlah pernyataan Trump di akun Tweeter-nya, dari situ tampak bahwa dia masih melihat opsi militer sebagai kebijakan yang mungkin dilakukan," ujar Yuliantoro, saat dihubungi di Jakarta, Kamis.

Mexican senators urge Nieto to stop cooperating with US

KONFRONTASI - Mexican lawmakers have called on President Enrique Pena Nieto to halt cooperation with the United States.

The Mexican government should suspend joint efforts "in the fight against transnational organized crime" until Trump exhibits "civility and respect that the people of Mexico deserve," the senators said in a non-binding statement approved on Wednesday.

They further slammed the "baseless and offensive comments about Mexico and Mexicans," according to the Associated Press.

Trump agrees to keep U.S. troops in Syria a 'little longer,' but wants out

KONFRONTASI-President Donald Trump agreed in a National Security Council meeting this week to keep U.S. troops in Syria a little longer to defeat Islamic State but wants them out relatively soon, a senior administration official said on Wednesday.

Trump did not approve a specific withdrawal timetable at Tuesday’s meeting, the official said. He wants to ensure Islamic State militants are defeated but wants other countries in the region and the United Nations to step up and help provide stability in Syria, the official said.

Trump Minta Saudi Bayar Jika Ingin Pasukan AS Tetap di Suriah

KONFRONTASI-Presiden Donald John Trump mengatakan Arab Saudi harus membayar jika ingin pasukan Amerika Serikat (AS) tetap tinggal di Suriah. Komentar tersebut muncul setelah Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman keberatan dengan rencana penarikan pasukan Washington dengan alasan untuk membendung pengaruh Iran di Timur Tengah.

"Kami hampir menyelesaikan tugas itu (mengalahkan ISIS) dan kami akan membuat tekad sangat cepat, berkoordinasi dengan orang lain di daerah itu, seperti apa yang akan kami lakukan," kata Trump saat konferensi pers bersama tiga pemimpin negara Baltik di Gedung Putih pada hari Selasa waktu Washington.

"Arab Saudi sangat tertarik dengan keputusan kami, dan saya berkata, 'Ya, Anda tahu, Anda ingin kami tinggal, mungkin Anda harus membayar'," ujar Trump.

Sebelumnya, pemimpin Amerika ini berbicara dengan Raja Arab Saudi, Salman bin Abdulaziz al-Saud, melalui telepon untuk membahas berbagai masalah regional, termasuk rencana perdamaian antara Israel dan Palestina dan peluang untuk memperkuat kemitraan strategis Amerika-Saudi.

Meski Trump meminta Riyadh mendanai operasional pasukan AS di Suriah, Gedung Putih dalam sebuah pernyataan tidak menyinggung masalah pendanaan tersebut.

Ketika melakukan pembicaraan dengan Putra Mahkota Saudi pada 20 Maret 2018 lalu, pemimpin Gedung Putih itu juga tidak membahas rencananya untuk menarikan pasukan Amerika dari wilayah Suriah.

Rencana Trump sejatinya juga bertentangan dengan retorika para pejabat top AS lainnya. Menteri Pertahanan James Norman Mattis dan mantan Menteri Luar Negeri Rex Tillerson pernah menjanjikan kehadiran abadi pasukan AS di Suriah pada tahun lalu.

Tapi Trump menegaskan kembali seruannya untuk mengakhiri kehadiran pasukan Pentagon di negeri Presiden Bashar al-Assad tersebut, setelah dia membuat pernyataan serupa di sebuah acara di Ohio pekan lalu.

"Saya ingin keluar. Saya ingin membawa pasukan kami kembali ke rumah," kata Trump.

"Kami melakukan banyak hal di negara ini, kami melakukannya untuk banyak alasan, tetapi itu sangat mahal untuk negara kami, dan itu membantu negara-negara lain lebih banyak daripada membantu kami," ujarnya.

Trump says he could have 'a very good relationship' with Putin

KONFRONTASI - President Donald Trump says he could have “a very good relationship” with Russian leader Vladimir Putin, even as the United States and many European nations have expelled more than 150 Russian diplomats.

“Getting along with Russia is a good thing,” Trump said Tuesday during a joint press conference with leaders of three Baltic countries most concerned about the potential for "aggression" from Moscow.

Iran Menang Bila Trump Keluar dari JCPOA

KONFRONTASI - Seorang diplomat senior Amerika, Dennis Ross memperkirakan, jika Presiden Donald Trump memutuskan keluar dari kesepakatan nuklir (JCPOA), Iran akan menang.

Dalam sebuah artikel di surat kabar The Washington Post terbitan Selasa (3/4/2018), Ross menulis, mundurnya Trump dari kesepakatan nuklir akan menyebabkan kemenangan bagi Iran.

Ross, yang sempat beberapa kali mewakili AS dalam perundingan nuklir, menuturkan bahwa pemerintah, para politisi, bank dan perusahaan-perusahaan besar Eropa tidak akan mengikuti sanksi AS terhadap Iran.

Berkepanjangan Sengketa Timteng: Raja Arab Saudi Salman Warning Donald Trump

KONFRONTASI -  Terkait berkepanjangannya sengketa wilayah antara Palestina dan Israel, Raja Arab Saudi Salman bin Abudlaziz Al Saud  mewarning  Presiden Amerika Serikat Donald Trump agar perlunya    memajukan proses perdamaian di Timur Tengah.

Raja  Salman menegaskan kembali posisi kerajaan dalam menyoroti permasalahan di Palestina dan hak rakyat Palestina untuk menjadi negara merdeka dengan Yerusalem sebagai ibu kotanya.

Satu Juta Imigran Terancam Terusir dari Amerika

KONFRONTASI - Presiden Amerika Serikat, Ahad (1/4/2018) menilai perlindungan bagi 1,8 juta pengungsi muda yang mendapat dukungan dari pemerintah terdahulu, sudah berakhir dan ia meminta penerapan aturan ketat untuk menjaga perbatasan.

IRNA melaporkan, Presiden Amerika, Donald Trump, setelah gagal meyakinkan anggota Kongres dari Partai Demokrat untuk menganggarkan dana pembangunan tembok pembatas dengan Meksiko, baru-baru ini di laman Twitternya menulis, "tidak ada lagi kesepakatan DACA".

Trump may ‘hold up’ South Korea trade deal until pact with North

KONFRONTASI - US President Donald Trump says he may delay the implementation of a major trade deal recently made with South Korea until Washington reaches an agreement with North Korea over abandoning its nuclear and ballistic missiles program.

Trump described on Thursday the agreement with Seoul as a “very strong card” that could be used as leverage in the upcoming negotiations with North Korea over Pyongyang's denuclearization.

Pages