Donald Trump

Diblokir Twitter Lebih Menyedihkan Bagi Trump Ketimbang Pemakzulan

KONFRONTASI-Meski sudah tidak lagi berada di Gedung Putih, kabar mengenai mantan Presiden Donald Trump masih terus diperbincangkan.

Baru-baru ini, keponakan Trump, Mary, mengungkapkan bahwa pamannya lebih kecewa karena diblokir dari Twitter dan lapangan golfnya batal menjadi tuan rumah kejuaraan PGA 2022, daripada dimakzulkan.

Pengacara Trump Nilai Pemakzulan Kliennya Didasari Kebencian

KONFRONTASI-Pengacara mantan presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengecam pemakzulan kliennya atas dasar kebencian bukan fakta dan menuduh Partai Demokrat melancarkan kampanye ‘kebencian’.

Tim pengacara Trump dengan keras membantah bahwa Trump telah menghasut para pendukungnya untuk melakukan aksi kerusuhan di Gedung Capitol beberapa waktu lalu.

Jelang Sidang Pemakzulan, Donald Trump Ditinggal Pengacara

Konfrontasi - Beberapa pengacara Donald Trump dikabarkan mengundurkan diri, jelang sidang pemakzulan mantan presiden Amerika Serikat (AS) tersebut.

Kabar itu diungkap oleh CNN pada Sabtu (30/1/2021) yang mengutip sumber anonim.

Media AS tersebut mengatakan, lima pengacara termasuk dua yang dianggap memimpin tim, meninggalkan Trump karena tidak setuju dengan strategi hukumnya.

Duh, Ini Momen Terakhir Donald Trump di Gedung Putih: Sedih dan Pedih....

KONFRONTASI -   Masa kepresidenan Donald Trump ditentukan oleh kecakapan memainkan pertunjukan dan keberanian, tetapi momen terakhir Trump di Gedung Putih "sedih" dan "pedih".

Miliarder yang baru saja lengser sebagai presiden Amerika Serikat (AS) menghabiskan hari-hari terakhirnya di Washington DC dengan terputus dari legiun pendukungnya dan dilarang oleh plattform media sosial Twitter dan Facebook. Jadwalnya juga hampir kosong dan menurut Pew Research Center, peringkat persetujuan publiknya terendah dari presiden AS mana pun.

Segera Lengser Dalam Hitungan Jam, Ini Jejak Kepemimpinan Trump yang Penuh Kontroversi

KONFRONTASI-Presiden Amerika Serikat Donald Trump kini telah berada di ujung masa jabatan. Hanya dalam hitungan jam, masa kepresidenannya akan berakhir pada Rabu (20/1) waktu setempat, menyusul pelantikan presiden terpilih Joe Biden.

Selama menjabat di Gedung Putih, Trump dikenal sebagai salah satu pemimpin dunia yang sarat dengan kontroversi.

Empat tahun lalu, ketika memenangkan pemilihan presiden 2016, Trump mencetuskan janji yang mengejutkan dalam pidato pengukuhannya, yakni ia akan mengakhiri "pembantaian di Amerika".

Usai Lengser, Trump Dikabarkan Ingin Dirikan Partai Patriot

KONFRONTASI-Presiden Amerika Serikat Donald Trump dilaporkan mempertimbangkan membentuk partai politik baru setelah meninggalkan Gedung Putih.

Mengutip The Wall Street Journal, dalam beberapa hari terakhir Trump dikabarkan bercerita ke beberapa ajudan dan orang dekatnya mengenai niat membentuk partai bernama "Partai Patriot".

Informasi tersebut belum dikonfirmasi secara lugas oleh Trump maupun gedung putih. Namun pembentukan partai baru akan membutuhkan waktu dan sumber daya yang besar.

Sebelum Lengser, Ini Pidato Perpisahan Donald Trump Bernada Damai dan Menantang

KONFRONTASI -    Pada Selasa (20/1/2021) menjadi hari terakhir Donald Trump menjabat penuh sebagai presiden Amerika Serikat ( AS), sebelum Joe Biden dilantik pada Rabu (20/1/2021). Presiden ke-45 AS itu menyampaikan pidato perpisahan dari Gedung Putih pada malam sebelum hari pelantikan Joe Biden. Baca juga: FBI Turun Tangan Cegah Penyusup Masuk dalam Garda Nasional untuk Pelantikan Biden Saat diblokir dari akses akun media sosial pribadinya, Trump memberikan nada damai tetapi menantang dalam video yang dirilis melalui akun media sosial resmi pemerintah.

Jelang Lengser, Trump Siapkan Grasi untuk 100 Napi

KONFRONTASI-Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump tengah bersiap untuk memberikan 100 grasi pada hari-hari terakhirnya di Gedung Putih.

Sejak kalah dalam pilpres AS 2020, Trump sudah mengeluarkan grasi kepada setidaknya 45 orang. Kemudian pada Minggu (17/1), ia mengadakan pertemuan untuk menyelesaikan daftar yang akan mendapat pengampunannya.

Menurut CNN News, daftar yang akan dirilis pada Selasa (19/1) itu akan mencakup beberapa sekutu Trump, termasuk mantan penasihatnya Steve Bannon.

Donald Trump Benar-Benar Memalukan, Belum Ada Presiden Amerika Seperti Dia

KONFRONTASI  -   Donald Trump, Rabu (13/1), tercatat sebagai presiden AS pertama dalam sejarah yang mengalami pemakzulan sebanyak dua kali, dan 10 anggota Dewan Perwakilan dari Partai Republik telah setuju dengan usulan bahwa Trump menyulut pemberontakan massa. Pemungutan suara di Dewan Perwakilan, yang didominasi Partai Demokrat, atas pemakzulan terkait kerusuhan dalam penyerbuan Gedung Kongres AS pada pekan lalu itu mengeluarkan hasil 232-197.

Pages