Dollar

Wakil Kadin: Saya Lihat Pemerintah Tidak 'PeDe' Dengan Ekonomi 2016

Konfrontasi - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menilai pemerintah kurang percaya diri terhadap ekonomi dalam negeri pada 2016.

Hal ini tercermin dari penetapan kurs rupiah dalam asumsi makro tahun depan sebesar Rp 13.900 per dolar AS.

Wakil Ketua Kadin, Suryani SF Motik mengatakan, ‎ada beberapa poin yang kurang tetap seperti kurs rupiah, pertumbuhan ekonomi dan inflasi pada tahun depan.

Jumat Sore Rupiah Ditutup Melemah Jadi Rp13.669

Konfrontasi - Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Jumat (30/10/2015) sore, bergerak melemah 54 poin menjadi Rp13.669 dibandingkan posisi sebelumnya di posisi Rp13.615 per dolar AS.

Pengamat pasar uang Bank Himpunan Saudara, Rully Nova di Jakarta, mengatakan bahwa nilai tukar rupiah cenderung mengalami tekanan terhadap dolar AS menjelang pengumuman inflasi dan Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia periode kuartal III 2015 pada pekan depan.

Return of dollar black market shows limits of Myanmar reforms

KONFRONTASI-Banks in Myanmar bought hundreds of millions of dollars in the black market this year, banking sources said, in a resurgence of an unregulated trade that flourished under military rule and has raised fears among foreign investors of backsliding on reforms.

Lenders say they were forced to turn to unlicensed brokers for scarce dollars to keep the wheels of trade turning, as the central bank's efforts to prop up the kyat currency threatened to freeze up the nascent financial system.

GAPMMI Batal Naikkan Harga Barang Konsumsi Setelah Rupiah Kembali Menguat

Konfrontasi - Pengusaha makanan dan minuman akhirnya batalkan niat mereka untuk menaikkan harga barang ketika nilai tukar rupiah sempat melemah cukup dalam terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Dolar AS pada titik tertingginya menyentuh level Rp 14.600.

Hal ini dikarenakan pergerakan rupiah yang tiba-tiba menguat dalam kurun waktu singkat. Sekitar dua bulan, dolar AS kembali ke posisi Rp 13.200.

Rupiah Ditutup Menguat 47 Poin ke Rp14.644

Konfrontasi - Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Jumat sore bergerak menguat sebesar 47 poin menjadi Rp14.644 dibandingkan posisi sebelumnya Rp14.691 per dolar AS.

"Dolar AS diperdagangkan cenderung melemah terhadap beberapa mata uang dunia termasuk rupiah seiring dengan investor sedang menantikan data penggajian non pertanian (NFP), sebagian investor menahan transaksi dolarnya," kata Kepala Riset Monex Investindo Futures Ariston Tjendra di Jakarta, Jumat (2/10/2015).

Analis: Inilah Yang Akan Terjadi Jika Rupiah Tembus Rp.15 Ribu

Konfrontasi - Analis dari LBP Enterprise, Lucky Bayu Purnomo mengatakan jika rupiah tembus ke angka 15.000 per dolar akan ada banyak bank yang terancam kolaps. Menurutnya,  stress test yang menunjukkan bank masih bisa bertahan di level  rupiah 16.000 per dolar AS itu hanya berlaku untuk bank-bank besar.

“Aman untuk bank besar, untuk yang kecil  15.000 itu sudah lampu kuning, 16.000 lampu merah,” katanya saat dihubungi Tempo, Kamis (24/9/2015).

Rupiah is below support target of 14,450, said Analyst

JAKARTA-The rupiah has yet to show signs of strengthening, although the US Federal Reserve did not increase their interest rate. The condition is not different from previous days when rupiah had weakened, analysts said Monday, September 21.

“Rupiah is below support target of 14,450,” said Head of Research NH Korindo Securities Indonesia Reza Priyambada told Tempo on Monday.

Darmin Pesimis Terhadap Keputusan The Fed

Konfrontasi - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution menganggap keputusan bank sentral Amerika Serikat The Federal Reserve (The Fed) yang membatalkan kenaikan suku bunga bukan merupakan kabar baik bagi Indonesia.

"Tidak jadinya kenaikan tingkat suku bunga di Amerika Serikat membawa dampak yang sebetulnya tidak terlalu baik," kata Darmin Nasution di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Jumat (18/9/2015).

Jumat Sore Rupiah Naik Tiga Point RP13.987 per Dolar

Konfrontasi - Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Jumat (28/8/2015) sore bergerak naik tipis sebesar tiga poin menjadi Rp13.987 dibandingkan posisi sebelumnya Rp13.990 per dolar AS.

Analis pasar uang Bank Himpunan Saudara, Rully Nova di Jakarta, mengatakan bahwa nilai tukar rupiah bergerak menguat setelah mengalami fluktuasi di tengah antisipasi kenaikan suku bunga the Fed pada September tahun ini.

Dinginkan Suasana, Jusuf Kalla Sebut Pelemahan Rupiah Tak Separah 1998

Konfrontasi - Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan pelemahan rupiah yang terjadi saat ini tak akan menyebabkan kondisi ekonomi‎ di Indonesia menurun seperti 1998. Saat itu, krisis ekonomi disebabkan karena sektor perbankan. Kondisi tersebut beda dengan yang terjadi sekarang.

Kalla yakin krisis yang disebabkan oleh perbankan tak akan terulang karena peraturan yang ada saat ini lebih ketat. "Yang harus dilakukan sekarang adalah efisiensi, itu saja," kata Kalla di Kantor Wakil Presiden, Jakarta, Jumat (21/8/2015). 

Pages