Din Syamsuddin

Deklarasi KaMI Kian Meluas: Gatot Nurmantyo dan Din Syamsuddin Dijadwalkan Hadiri Deklarasi KAMI di Magelang

KONFRONTASI -    Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) akan menggelar acara deklarasi di Alun-Alun Kota Magelang, Jawa Tengah, Jumat (18/9/2020). Gatot Nurmantyo dan Din Syamsuddin dijadwalkan hadir.

Berdasarkan informasi yang diperoleh SINDOnews, acara deklarasi KAMI Kabupaten dan Kota se-Jawa Tengah akan digelar pukul 13.00-15.00 WIB. 

"Pak Gatot Nurmantyo, Bang Din Syamsuddin, dan Bang MS Kaban dijadwalkan hadir," kata deklarator KAMI Andrianto kepada SINDOnews, Kamis (17/9/2020).

Din Syamsuddin ke Polisi: Jangan Cepat Percaya Penusuk Syekh Ali Jaber Alami Gangguan Jiwa!

KONFRONTASI -   Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Din Syamsuddin mengingatkan agar pihak kepolisian tidak mudah begitu saja percaya dengan keterangan orang tua pelaku penusukan terhadap Syekh Ali Jaber. Dimana disebutkan, bahwa anaknya mengalami gangguan jiwa.

"Polri jangan terlalu mudah percaya dengan pengakuan orang tua pelaku bahwa pelaku sudah empat tahun mengalami gangguan kejiwaan," tegas Din, dalam keterangan resmi hari ini di Jakarta.

Prof Din Syamsuddin: KAMI mengajukan Pikiran Kritis dan Korektif terhadap kehidupan berbangsa dan bernegara yang Menyimpang

Oleh M. Din Syamsuddin Deklarator/Presidium KAMI
 
KONFRONTASI- KAMI mengajukan pikiran-pikiran kritis dan korektif terhadap kehidupan berbangsa dan bernegara yang menyimpang dari Pancasila dan UUD 1945. Mengapa mereka tidak mau menanggapi isi, tapi berkelit menyerang pribadi, dan mengalihkan opini?
Seyogyanya mereka menjawab:

Din Syamsuddin: KAMI Harapkan Tanggapan Pemerintah, Bukan Buzzer Bayaran

KONFRONTASI-Gerakan moral dari Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) yang mengajukan pikiran-pikiran kritis dan korektif terhadap kehidupan berbangsa dan bernegara yang menyimpang dari Pancasila dan UUD 1945, justru dibalas dengan serangan personal dan penyesatan opini.

Hal inilah yang disayangkan deklarator KAMI, Din Syamsuddin terkait respons yang berkembang usai deklarasi KAMI yang menyatakan beberapa poin mengenai persoalan bangsa.

Soal Posisi Din Syamsuddin di MWA, Alumni ITB Terbelah Dua

KONFRONTASI-Alumni Institut Teknologi Bandung (ITB) yang mengatasnamakan Keluarga Alumni Penegak Pancasila Anti Komunis (KAPPAK) menyikapi tindakan sebagian alumni yang menginginkan pencopotan Din Syamsuddin sebagai anggota Majelis Wali Amanat.

Perwakilan Presidium KAPPAK Erry Nirbaya yang merupakan alumni ITB 76 menegaskan pemilihan anggota MWA dipilih oleh Senat Akademik ITB. Menurutnya, sikap Din Syamsudin yang berfikir kritis merupakan kebebasan pendapat yang dilindungi Undang-Undang Dasar 1945.

Din Syamsuddin Nilai Negara Bertanggung Jawab Memulangkan Habib Rizieq

KONFRONTASI -   Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Din Syamsuddin angkat bicara soal proses pemulangan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab yang berlarut-larut. Dia menyebut pemulangan Habib Rizieq merupakan tanggung jawab negara. Ucapan dari Din ini seperti disampaikan oleh ulama Betawi Haikal Hassan di dalam diskusi yang digelar Habib Rizieq Shihab Center (HRS Center) secara daring dengan tema Pemulangan IB HRS dari Pengasingan Politik, Minggu (23/8).

Gelar Deklarasi, KAMI akan Sampaikan 8 Tuntutan Pada Pemerintahan Jokowi

KONFRONTASI- Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) bakal menggelar deklarasi di Tugu Proklamasi, Jakarta Pusat pada pukul 10.00 WIB, Selasa 18 Agustus 2020. Dalam deklarasi tersebut akan dibacakan maklumat dari KAMI yang telah disepakati oleh para deklarator.

"Insya Allah pada deklarasi itu hari Selasa 18 Agustus 2020, KAMI akan mengeluarkan maklumat yang diberi judul maklumat menyelamatkan Indonesia," ujar Din Syamsuddin dalam jumpa pers di kawasan TB Simatupang, Jakarta Selatan, Sabtu (15/8/2020).

KAMI Adalah Gerakan Moral untuk Luruskan Kiblat Bernegara

KONFRONTASI-Salah satu inisiator berdirinya Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI), Din Syamsuddin mengklaim gerakan yang dibentuknya merupakan sebuah gerakan moral. Gerakan moral yang dimaksudnya memiliki tujuan untuk meluruskan kiblat negara yang menurutnya telah keluar jalur dari cita-cita para pendiri bangsa.

Pages