21 June 2018

Din Syamsuddin

Perkuat Ekonomi Umat, Din Apresiasi Usul Wapres JK

KONFRONTASI - Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia Din Syamsuddin mengapresiasi usulan Wakil Presiden Jusuf Kalla agar umat Islam menguatkan perekonomian.

"Sangat menarik yang beliau usulkan, jangan terlalu banyak bicara soal kerja sama dalam bidang politik, koalisi keumatan dalam bidang politik, tapi coba beri perhatian kepada membangun koalisi keumatan dalam bidang ekonomi," kata Din di Jakarta, Rabu.

Komentar Din itu muncul di sela kunjungan JK di acara Rapat Pleno ke-28 Dewan Pertimbangan MUI.

'Solidarity Maker' Itu Bernama Din Syamsuddin

OLEH: FAHD PAHDEPIE

Di tengah hiruk pikuk politik menjelang suksesi kepemimpinan nasional akhir-akhir ini, boleh jadi nama Din Syamsuddin jarang kita dengar atau muncul ke permukaan. Fotonya jarang kita lihat, pikiran-pikiran dan pendapatnya seolah menjauhi pusat-pusat percakapan, wajahnya tak wara-wiri di televisi. Barangkali, ia memang menjauhi semua itu. Sebab baginya kerja-kerja untuk ummat dan bangsa tak perlu gincu, tak perlu pencitraan.

Din: Kerukunan dan Dakwah Tidak Boleh Saling Mengganggu

KONFRONTASI-Utusan Khusus Presiden RI untuk Dialog dan Kerja Sama Antaragama dan Peradaban (UKP-DKAAP) Din Syamsuddin mengatakan kerukunan tidak boleh menghalangi aktivitas misi Injil dan dakwah.

Jokowi Mencari Legitimasi? 100 Ulama dan Cendikiawan Muslim Dunia Kumpul Jokowi di Istana Bogor

Seratusan ulama dan cendikiawan Muslim sedunia, termasuk Indonesia, berkumpul di Istana Presiden, Bogor, Jawa Barat, Selasa (1/5/2018) pagi. Mereka akan menggelar pertemuan tingkat tinggi membahas Islam "Wasathiyah" atau Islam jalan tengah bagi dunia. Utusan Khusus Presiden untuk Dialog dan Kerja Sama Antaragama dan Peradaban Din Syamsudin menjelaskan, mereka yang hadir adalah ulama dan cendikiawan Muslim dari berbagai negara.

Din Syamsuddin Menghadap Presiden Jokowi: Indonesia Tuan Rumah KTT Ulama dan Cendekiawan Muslim Dunia

KONFRONTASI - Utusan Khusus Presiden untuk Dialog dan Kerjasama Antaragama dan Peradaban, Muhammad Sirajuddin Syamsuddin (Din Syamsuddin), melapor kepada Presiden Joko Widodo terkait rencana penyelenggaraan Konsultasi Tingkat Tinggi Ulama dan Cendikiawan Muslim Dunia tentang Islam Wasathiyah di Bogor (KTT Bogor) yang akan diselenggarakan pada 1-3 Mei 2018.

Din Syamsuddin diterima Presiden yang didampingi Mensesneg Pratikno, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Seskab Pramono Anung di Istana Merdeka Jakarta, Kamis.

Amien Rais Diancam Luhut, Din Syamsuddin: Ancam-mengancam Ekspresi Otot Yang Mengganggu Kerukunan Bangsa

KONFRONTASI - Ketua Dewan Pertimbangan Mejelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat yang juga mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin mengatakan seyogyanya tidak ada yang ancam-mengancam dalam kehidupan bangsa. Bekerjalah sesuai posisi masing-masing. "Sikap ancam-mengancam adalah ekspresi otot yang sangat potensial mengganggu kerukunan bangsa, apalagi kalau masing-masing saling membuka aib dan kesalahan," ujar Din Selasa (20/3).

Din Syamsuddin: Bahaya Besar Itu Bernama Hoax

KONFRONTASI - Umat beragama di Indonesia diminta untuk selalu berhati-hati dalam menyikapi berita berita bohong atau hoax. Karena hoax baik itu dunia nyata maupun dunia maya bisa merusak kehidupan berbangsa dan bernegara, bahkan mengancam keutuhan NKRI. Untuk mengantisipasi itu, masyarakat diimbau untuk aktif melakukan ronda di media sosial (medsos) agar bisa melakukan deteksi dini terhadap ancaman perpecahan dan kekerasan yang ditimbulkan hoax.

Din Minta Polisi Jangan Remehkan Kasus Penyerangan Terhadap Para Tokoh Agama

KONFRONTASI-Ketua Dewan Pembina Majelis Ulama Indonesia (MUI) Din Syamsuddin heran dengan kepolisian yang menyimpulkan penyerangan terhadap sejumlah pemuka agama dan tempat ibadah dilakukan oleh orang yang mengalami gangguan jiwa.

Menurut Din, jika polisi menyimpulkan demikian, kasus penyerangan terhadap pemuka agama dan tempat ibadah tidak akan pernah bisa tuntas dan bakal kembali terjadi.

Din: Dalam Pancasila Terdapat Nafas Agama

KONFRONTASI-Utusan Khusus Presiden Untuk Dialog dan Kerjasama Antar Agama dan Peradaban, Din Syamsuddin mengatakan bahwa Pancasila dan agama tidak dapat dipisahkan karena di dalam Pancasila terdapat nafas agama.

Din Gemakan Pancasila di Oxford

KONFRONTASI-Utusan Khusus Presiden untuk Dialog dan Kerja Sama Antaragama dan Peradaban (UKP-DKAAP) Din Syamsuddin berbicara mengenai Pancasila kepada hadirin di Oxford Centre for Islamic Studies, Universitas Oxford, Inggris.

Pages