Demo

Polisi Indikasikan Ada Kelompok Anarko di Tengah Massa Mahasiswa dan Pelajar

KONFRONTASI-Pihak kepolisian mengidentifikasi aksi demonstrasi yang berakhir ricuh disusupi kelompok di luar mahasiswa dan pelajar, Senin (30/9) kemarin.

Mereka ini diduga menjadi provokator karena terindikasi melakukan pelemparan batu.

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan suasana aksi berjalan tertib saat gelombang massa aksi berdatangan sejak pagi hingga siang.

“Namun, situasi memanas ketika sore hari ketika terjadi pelemparan ke arah polisi dari kerumunan massa,” jelasnya, Selasa (1/10).

Mangadar Situmorang, Tak Keberatan Mahasiswa Ikut Demo

KONFRONTASI -  Rektor Universitas Parahyangan (Unpar) Mangadar Situmorang menyatakan dirinya tak melarang mahasiswanya untuk turun ke jalan. 

Menurutnya, mahasiswa yang juga berstatus sebagai warga negara memiliki hak untuk menyampaikan aspirasi politik.

"Sebagai warga negara mereka punya hak untuk itu. Mahasiswa punya legalitas untuk menyampaikan aspirasi politik," tegas Mangadar saat On Air di Radio PRFM 107,5 News Channel, Senin (30/9/2019).

Pengamat: Demo Mahasiswa Besar-Besaran Berhasil Buat Sejarah

KONFRONTASI -  Pengamat hukum dari Universitas Riau, DR. Erdianto Effendi mengatakan, demo mahasiswa besar-besaran di seluruh Indonesia tidak bisa dianggap enteng, bahkan dalam sejarah Indonesia hal itu berhasil membuat sejarah.

“Sebab demo mahasiswa berbeda dengan demo kelompok masyarakat yang lain karena dianggap objektif dan nonpartisan dan mereka dianggap mewakili kepentingan publik dan diperjuangkan adalah nilai moral,” kata Erdianto di Pekanbaru, Rabu (25/9).

Selamat Berjuang, Gerakan Mahasiswa Angkatan 2019, Berjuang untuk Menang dan Ukir Sejarahmu !

Selamat datang, angkatan 2019, Datang untuk Menang !

Generasi pergerakan pemuda-mahasiswa yang sedang membentuk nasib sejarah politik Indonesia Modern. Mereka layak disandingkan dengan Angkatan (19)98 dan Angkatan 19(66) dalam hal: kuantitas, adanya martir perjuangan, dan keterlibatan luaskalangan pelajar.

KPAI Kecam Tindakan Sekolah Ancam Keluarkan Pelajar yang Demo di DPR, Pendidikan Anak Dijamin Negara

KONFRONTASI -  Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mengecam pernyataan sejumlah pihak sekolah di Jabodetabek yang mengancam akan mengeluarkan siswanya dari sekolah, jika mereka terbukti ikut serta dalam demo pelajar di sekitar demo di Gedung DPR, Rabu (25/9/2019) lalu.

Sebab hak pendidikan bagi anak dijamin negara, dan sekolah tidak bisa sewenang-wenang memberi sanksi mengeluarkan siswanya dari sekolah..

Ribuan Driver Ojol Juga Bakal Geruduk Gedung DPR

KONFRONTASI-Pengemudi ojek online bakal berunjuk rasa di depan gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, pada Jumat, 27 September 2019. Presidium Nasional Gabungan Aksi Roda Dua (Garda) Indonesia Igun Wicaksono mengatakan demo di DPR tersebut bakal melibatkan 2 ribuan pengemudi ojek online.

"Tapi kami bukan bertujuan politik. Justru kami tidak mau dijadikan alat politik," kata Igun saat dihubungi, Kamis dinihari, 26 September 2019.

Usut kekerasan Aparat Terhadap Demonstran!

KONFRONTASI-Juru Bicara Aliansi Mahasiswa Indonesia Menggugat (AMIM), Muhammad Bimas Abidin mengatakan, kekerasan yang dilakukan oleh aparat kepolisian terhadap mahasiswa yang melakukan Aksi unjuk rasa dinilai telah menciderai demokrasi di Indonesia dan melanggar Hak Asasi Manusia (HAM).

Padahal, kata Bimas, demonstrasi yang dilakukan mahasiswa sejatinya murni untuk menolak terhadap beberapa kebijakan pemerintah dan DPR yang keliru, terkait kebijakan pemerintah dimulai dari revisi UU KPK, RUU KUHP hingga kebakaran hutan di Riau dan Kalimantan.

Demo Mahasiswa: Faisal Amir Ditemukan Terluka Parah Usai Demo di DPR

KONFRONTASI-  Faisal Amir, mahasiswa Universitas Al Azhar Indonesia menjadi salah satu korban imbas bentrokan antara mahasiswa dan aparat di Gedung DPR RI, Jakarta Pusat pada Selasa malam, 24 September lalu. Ratu Agung, ibunda Faisal, mengungkapkan kronologi putranya menjadi korban dalam demo di DPR tersebut.

"Jadi dia sudah ke Hotel Sultan saat kerusuhan pecah, tapi dia kembali lagi ke arah Grogol," ujar Ratu kepada Tempo, Rabu, 25 September 2019.

Suara Raisa di Aksi Demo Bikin Muntah

KONFRONTASI-Saat demonstrasi mahasiswa di Gedung MPR-DPR RI, Senayan, Jakarta, kemarin, Polri menyiapkan kendaraan taktis untuk mengamankan demo. Salah satu kendaraan yang disiapkan adalah mobil Raisa.

Raisa di sini berbeda dengan Raisa penyanyi yang memiliki suara merdu. Sebaliknya, Raisa di sini malah menimbulkan suara yang bikin tak nyaman. Raisa adalah singkatan dari pengurai massa. Mobil ini digunakan ketika demonstrasi berujung ricuh untuk membubarkan massa.

Pages