22 September 2018

darmin nasution

Rizal Ramli: Sekarang Sudah Setengah Merah! Menko Darmin Panik Soal Defisit Transaksi Berjalan

KONFRONTASI- Ekonom senior Rizal Ramli menanggapi keresahan yang dialami oleh Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution yang menyebutkan bahwa Defisit Transaksi Berjalan (Current Account Deficit/CAD) kini mencapai 3% dan hal tersebut menjadi kekhawatiran bagi pemerintah dan juga Bank Indonesia.

Riza Ramli menyatakan, bahwa ia telah mengingatkan pemerintah asejak enam bulan lalu. Bahkan Rizal menyebut kondisi perekonomian Indonesia sudah berada di lampu kuning sejak beberapa waktu lalu.

AS-China Terlibat Perang Dagang, Indonesia Tak Berdaya

KONFRONTASI-Indonesia tidak berdaya terhadap perang dagang yang terjadi antara dua negara adidaya, Amerika Serikat dan Cina.

"Walaupun perang dagang itu merugikan semuanya, kita tidak bisa banyak berbuat, sebab antara Cina, Eropa dan Amerika saja mereka enggak bisa bicara. Kita cari saja keuntungan untuk kita," ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Kamis, 21 Juni 2018.

Ekonomi Mandeg, Menko Darmin Malah Salahkan Masyarakat yang Suka Menabung

KONFRONTASI-Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution menyebut perilaku konsumen yang kini lebih memilih menabung dan berwisata menjadi salah satu penyebab stagnannya pertumbuhan konsumsi pada kuartal I 2018.

“Jadi mereka menabung, lalu nanti dibuat untuk membeli tiket pesawat. Nah itu kan bukan konsumsi,” ujar Darmin di Jakarta, Senin malam (7/5).

Utang RI Lampaui Rp4000 Triliun, Menko Darmin Berdalih untuk Pembangunan

KONFRONTASI-Menko Perekonomian Darmin Nasution angkat bicara perihal membubungnya utang RI sebesar Rp4.034,8 triliun per Februari 2018.

Kata Darmin, utang pemerintah dipastikan untuk kegiatan produktif bagi pembangunan. "Utang itu produktif tidak ada yang konsumtif," kata Darmin di Jakarta, Jumat malam (16/3/2018).

Darmin kembali memastikan bahwa kemampuan pemerintah untuk membayar utang sebesar itu, masih kuat. Apalagi, rasio utang terhadap PDB (Produk Domestik Bruto), masih di kisaran aman yakni 28%-29%.

SMI dan Darmin Nasution Hanya Punya Wawasan Perekonomian Tradisional Yang Bernilai Tambah Rendah

Oleh:  Abdulrachim K - Analis

 

Rupiah Melemah, Menko Darmin: Masih ada Bank Indonesia

Konfrontasi - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Darmin Nasution mengatakan, pelemahan rupiah yang terjadi belum mengkhawatirkan. Seperti diketahui, mayoritas mata uang dunia termasuk rupiah masih mengalami pelemahan terhadap dolar Amerika Serikat (USD). Hal tersebut seiring dengan menguatnya sentimen terhadap dolar AS menyusul peluang kenaikan bunga dana atau Fed Fund Rate lebih cepat dari ekspektasi.

Saat Harga Pangan Naik, Darmin Nasution Cuma Bilang Begini: "Hal yang Wajar"

KONFRONTASI -  Harga sejumlah bahan pangan mulai merangkak naik di awal 2018. Mengutip data Sistem Pemantauan Pasar Kebutuhan Pokok (SP2KP) Kementerian Perdagangan, salah satunya yang cukup melonjak tinggi adalah harga cabai merah besar yang kini mencapai Rp33 ribu per kilogram di mana sebelumnya, pada Jumat, 5 Januari, sempat menyentuh Rp28 ribu per kg.

Pertumbuhan Ekonomi Melempem, Menko Darmin Ngeles Terus

KONFRONTASI-Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution Senin (11/12) menyatakan bahwa pemerintah memang sengaja tidak mengejar pertumbuhan ekonomi yang terlalu tinggi.

Menurutnya, hal ini sengaja dilakukan agar tidak terjadi kesalahan seperti era Orde Baru, yang saat itu laju ekonomi kencang tapi malah terjadi overheating.  

Peneliti dari Lingkar Studi Perjuangan (LSP) Gede Sandra memandang Menko Darmin berusaha ngeles karena tak mampu pacu pertumbuhan.

Akui Daya Beli Melemah, Tapi Menko Darmin Masih Tenang-tenang Saja

KONFRONTASI-Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution akhirnya sampai pada kesimpulan atas polemik gugurnya ritel dan kondisi daya beli masyarakat Indonesia, setelah melihat data dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan berbagai analisa.

Kesimpulan Darmin, daya beli orang Indonesia mengalami perlambatan. Artinya kemampuan belanja orang tidak lagi sebagus beberapa tahun sebelumya.

Darmin Nasution Sebut: Plafon KUR 2018 Capai Rp120 Triliun

KONFRONTASI -  Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution memastikan besaran plafon Kredit Usaha Rakyat (KUR) pada 2018 ditetapkan sebesar Rp120 triliun dengan bunga tujuh persen per tahun.

“Kita sepakat menurunkan bunga KUR menjadi tujuh persen, dengan plafon kredit kira-kira sebesar Rp120 triliun,” ujar Darmin seusai memimpin rapat koordinasi membahas KUR di Jakarta, Jumat (27/10).

Pages