damai

Aksi Islam 212: Umat Islam dan Pribumi Dambakan Keadilan sosial, Kuasai Ekonomi dan Pelaksanaan Cita-Cita Proklamasi

KONFRONTASI- Meski akan melangsungkan aksi bela Islam jilid III, ternyata banyak juga masyarakat yang bersimpati terhadap gerakan super damai 212. Mulai Senin, 28 November 2016 malam, bantuan berupa air minum dan makanan ringan mulai berdatangan di Masjid Istiqlal. Aksi 212 bermakna bahwa umat Islam dan pribumi menginginkan keadilan sosial, kuasai ekonomi, pelaksanaan cita-cita Proklamasi 18 Agustus 1945 dan Konstitusinya, demokrasi ekonomi, dan hukum berkeadilan

Mengapa Saya Memutuskan Ikut Aksi Super Damai 212 di Jakarta?

KONFRONTASI-Akhirnya, saya memutuskan ikut aksi super damai 212 di Jakarta. Saya nyatakan secara terbuka, bukan untuk gaya-gaya. Tapi sebagai pilihan sikap dan penegasan keberpihakan pada apa yang saya yakini sebagai kebenaran. Tadinya ada rencana tidak ikut, karena alasan pekerjaan dan kepentingan lain. Tapi saya berubah sikap, justru karena sebab sebagai berikut:

Diskusi di UIN Jakarta: Hasan al-Banna Tegaskan, Jihad dengan Jalan Damai dan Toleransi

KONFRONTASI- Hasan al-Banna ternyata tokoh toleran dan pro- kedamaian. Istilah jihad dewasa ini diidentikkan masyarakat dengan aksi terorisme dan ajaran-ajaran paham radikalisme. Namun, pada kenyataannya pelopor Ikhwanul Muslimin (IM) yang menjunjung tinggi jihad, Hasan al-Banna, memaknainya yang lebih mendalam.

La Nyalla Ajak Menpora Berdamai

Konfrontasi - Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) La Nyalla Mahmud Mattalitti mengajak Menpora Imam Nahrawi berdamai pascaputusan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) yang membatalkan SK Menpora Nomor 01307 Tahun 2015 tentang Pembekuan PSSI.

Sunarti Pastikan Peringatan "May Day" Berlangsung Damai

Konfrontasi - Ketua Umum Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (SBSI) 1992 Sunarti memastikan peringatan hari buruh "May Day" 1 Mei 2015 akan berlangsung damai.

"Ya kita buruh tetap akan turun ke jalan, aksi secara damai. Anggaplah semacam hari ulang tahun buruh," kata Ketua Umum Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (SBSI) 1992 Sunarti dalam diskusi bertajuk "Partai Politik untuk Buruh, Kebutuhan atau Kekecewaan" di Jakarta, Rabu (29/4).

Kata SBY, Pergantian Presiden Secara Damai Butuh 69 Tahun

KONFRONTASI-Mantan presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengatakan bangsa ini butuh 69 tahun untuk pergantian presiden secara damai, mulia, dan demokratis. Proses demokratis ini bisa dilalui karena adanya dukungan kuat dari seluruh rakyat.

"Ini (terjadi) bukan hanya karena saya. Not only me. Tapi karena kita semua," kata SBY pada acara perpisahan yang dihadiri bekas menteri-menterinya dan sejumlah pemimpin redaksi media massa di Sekretariat Negara, Senin (20/10).

Pages