Dahlan Iskan

Dahlan Iskan Heran Alasan DPR Ngotot RI Cetak Uang Rp 600 Triliun

KONFRONTASI -   Badan Anggaran DPR RI mengusulkan ke pemerintah dan Bank Indonesia ( BI) untuk mencetak uang hingga Rp 600 triliun. Cetak uang lebih banyak, bertujuan untuk menyelamatkan ekonomi Indonesia dari dampak virus Corona ( Covid-19). Wacana cetak uang baru dilontarkan setelah melihat defisit APBN yang melebar di atas 5 persen dari sebelumnya hanya 1,75 persen. DPR bilang, cetak uang baru, lebih menguntungkan ketimbang menambah utang.

Dahlan Iskan Pernah Puji Habis-habisan Jiwasraya: Jangan-jangan Saya Tertipu, Katanya

"Muncul juga perasaan bersalah. Jangan-jangan saya dulu juga tertipu oleh direksi Jiwasraya."

 

KONFRONTASI  -   Kasus gagal bayar PT Asuransi Jiwasraya (Persero) yang mulai mencuat Oktober 2018 membuat berbagai pihak memberikan tanggapannya, termasuk mantan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan.

Nasib Ahli Mobil Listrik di Era Dahlan Iskan, Dibui dan Dibuang

KONFRONTASI - Sebuah mobil listrik berwarna putih mirip Alphard diboyong Kejaksaan Agung dari kompleks perumahan dosen Universitas Gajah Mada (UGM) di Bulaksumur, Yogyakarta, pada 4 Agustus 2015.

Mobil listrik bernomor plat B 2422 XTW itu disita sebagai barang bukti dalam kasus pengadaan mobil listrik dalam acara APEC 2013. Mobil listrik tersebut adalah salah satu mobil yang dikirim Dahlan Iskan ke universitas-universitas untuk pembelajaran.

Resmi Tinggalkan Jokowi, Tagar #DahlanIskanPilihPrabowo Trending Topic

Konfrontasi - Keputusan mantan Menteri BUMN Dahlan Iskan mendukung capres 02, Prabowo Subianto menjadi perbincangan ramai di media sosial. Pasalnya, pada Pilpres 2014 lalu, Dahlan mendukung Jokowi.

Dahlan yang kala itu memenangkan konvensi capres Partai Demokrat, langsung menyatakan dukungannya kepada Jokowi. Bahkan, Dahlan meminta para pendukung dan relawannya ikut memilih Jokowi.

Kini, Dahlan berbalik arah. Mantan Dirut PLN itu menyatakan resmi mendukung Prabowo – Sandi.

Dahlan Iskan Beberkan Alasannya Pindah Haluan Dukung Prabowo-Sandi

Konfrontasi - Mantan Menteri BUMN Dahlan Iskan menjadi kejutan pada kampanye akbar Prabowo Subianto di Surabaya, Jumat (12/4/2019). Dalam kampanye yang digelar di Dyandra Convention Center, Surabaya itu Dahlan muncul untuk mendukung Prabowo yang berduet dengan Sandiaga S Uno di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019.

Dahlan juga menyampaikan pidato dalam kampanye itu. Mantan direktur utama PLN itu menuturkan bahwa dirinya pada Pilpres 2014 memilih Joko Widodo alias Jokowi.

Dahlan Iskan: Hari Ini Saya Menjatuhkan Pilihan ke Pak Prabowo

Konfrontasi - Tokoh nasional yang juga mantan Menteri BUMN Dahlan Iskan menyatakan dukungan kepada calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto.

Dahlan mengungkap pilihannya tersebut dalam acara pidato kebangsaan Prabowo di Dyandra Convention Center, Kota Surabaya, Jawa Timur, Jumat (12/4/2019) sore. Dahlan datang belakangan, disambut langsung oleh Prabowo.

Dia duduk di kursi paling depan bersama Prabowo, Rizal Ramli, Fadli Zon, Sudirman Said dan sejumlah tokoh lainnya.

Saham Mayoritas Freeport Milik RI, Dahlan Iskan Berikan Selamat ke SBY

Konfrontasi - PT Inalum (Persero) mewakili Pemerintah RI resmi menguasai 51% saham PT Freeport Indonesia (PTFI). Komposisi direksi dan komisaris perusahaan pun berubah.
 
Eks Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan membeberkan peran sejumlah pemangku kebijakan yang membuat akuisisi Freeport Indonesia tersebut akhirnya terealisasi.
 

Lion Air yang Serba Fenomenal: Catatan Dahlan Iskan

Oleh: Dahlan Iskan

Saya ikut penasaran, apa penyebab jatuhnya pesawat Lion itu. Kok terhempas begitu saja ke laut di utara Karawang Senin lalu itu. Tapi biarlah para ahli yang menganalisa.

Kita sulit menyalahkan pesawat: pesawatnya baru. Sulit menyalahkan pengamanan bandara: tidak ada indikasi teroris. 

Sulit menyalahkan petugas darat: tidak ada indikasi kelebihan beban, kelebihan jumlah penumpang atau kelebihan bagasi.

Suntikan Ekonomi 2000 Triliun

Oleh: Dahlan Iskan

Masakan baru. Resep lama. ‘Masakan baru' itu senilai hampir Rp 2.000 triliun. Hampir sama dengan APBN Indonesia.

Saya katakan 'resep lama' karena 'masakan' seperti itu pernah disuguhkan tahun 2008. Saat ekonomi lagi lesu. Agar bisa bergairah kembali. Dan berhasil saat itu.

Kini ekonomi Tiongkok kembali lesu. Banyak orang mengatakan itu akibat perang dagangnya dengan Amerika.

Pages