Cipta Kerja

Habib Rizieq Dicurhati Buruh Bantu Hapus UU Cipta Kerja, Akankah FPI Bergerak ?

KONFRONTASI -   

Sosok aktivis buruh Iyut VB menjadi sorotan setelah videonya berbicara dalam sebuah pertemuan di kediaman Habib Rizieq Shihab di Petamburan, Jakarta Pusat, viral di media sosial.

Iyut selama ini dikenal sebagai aktivis buruh beragama protestan. Meski demikian, dia kerap turut melawan gerakan Islamphobia yang akhir-akhir ini mencuat.

Republika Temukan Pasal 6 UU Cipta Kerja Bermasalah

Pasal 6 merujuk Pasal 5 ayat (1), namun Pasal 5 tidak memiliki satu ayat pun.

 

KONFRONTASI -    Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) sudah meneken Undang-Undang (UU) Cipta Kerja yang terdiri 1.187 halaman. Publik pun bisa mengakses dan mengunduh UU yang diklaim bisa mempermudah investasi itu di laman jdih.setneg.go.id, bagian produk hukum terbaru.

Hilangnya Pasal 46 UU Cipta Kerja Kemana? Dalih Pihak Istana: Penghapusan itu Karena Ada Typo

KONFRONTASI -  Pasal 46 Undang-Undang Cipta Kerja merupakan satu pasal yang dihapus ketika proses merapikan naskah UU selesai oleh pihak Kementerian Setneg. Hal demikian juga telah diketahui oleh pihak DPR.

Dilansir dari Warta Ekonomi, Dini Purwono selaku Staf Khusus Presiden Bidang Hukum menjelaskan terkait dengan terkoreksinya Pasal 46 UU Cipta Kerja oleh Sekretaris Negara bahwa tidak mengubah subsatansi yang telah disepakati oleh Panitia Kerja DPR.

Faisal Basri Sebut akan Ada Hantu Baru yang Datang Setelah Disahkannya Omnibus Law Cipta Kerja

KONFRONTASI -    Ekonom dari Universitas Indonesia, Faisal Basri, mengungkapkan bakal ada lembaga atau instansi baru yang akan dibentuk pemerintah setelah disahkannya Omnibus Law UU Cipta Kerja.

Instansi baru tersebut, kata Faisal, bernama sovereign wealth fund (SWF) atau disebut sebagai Lembaga Pengelola Investasi (LPI).

Lembaga baru ini diketahui telah diatur dalam Omnibus Law UU Cipta Kerja yang baru disahkan DPR bersama Pemerintah pada Senin, 5 Oktober 2020.

Press Release: Batalkan UU Cipta Kerja, Tanpa Judicial Review!

Asosiasi Serikat Pekerja Indonesia (ASPEK Indonesia) meminta kebijaksanaan politik kepada Presiden Joko Widodo untuk membatalkan UU Cipta Kerja yang telah disahkan oleh DPR pada tanggal 5 Oktober yang lalu. Sesuai amanat Undang Undang Dasar (UUD) 1945 dan mewujudkan nilai-nilai Pancasila, dalam memberikan jaminan perlindungan kepada segenap rakyat Indonesia, Presiden Joko Widodo sebaiknya segera mengeluarkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang Undang (Perppu) untuk membatalkan UU Cipta Kerja.

Diminta Tanyakan ke Ketum Gerindra Mengapa Dukung UU Cipta Kerja, Dahnil Kabarkan Kesehatan Prabowo

KONFRONTASI -   Pasca UU Cipta Kerja Omnibus Law disahkan DPR RI melalui rapat paripurna yang dimpimpin Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin, buruh melakukan aksi demo buruh di mana-mana.

Sudah tiga hari, dari Selasa 6 Oktober 2020, ribuan buruh di berbagai daerah di Indonesia menggelar demo buruh.

Hal ini pun mengundang reaksi netizen, dan mempertanyakan sikap Prabowo Subianto, calon presiden rival Jokowi, yang kini menjabat Menteri Pertahanan.

Menyikapi Aksi Demo Tolak RUU Cipta Kerja, Adian Lebih Bijak Dibanding Prabowo dan Airlangga

KONFRONTASI -   Barisan Relawan Nusantara (Baranusa) menilai aktivis'98 Adian Napitupulu lebih bijaksana menyikapi aksi unjuk rasa menentang RUU Cipta Kerja dibanding Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto. Pasalnya, dua menteri dimaksud menuding ada pihak sebagai sponsor yang mendanai aksi unjuk rasa yang berakhir ricuh, Kamis (8/10) lalu. Namun, tidak mau menyebut siapa pihak yang dimaksud.

Sekjen DPR Konfirmasi Naskah UU Cipta Kerja Versi Final Setebal 1.035 Halaman

KONFRONTASI -    Sekretaris Jenderal Dewan Perwakilan Rakyat Indra Iskandar mengonfirmasi naskah akhir UU Cipta Kerja yang akan dikirim ke Presiden Joko Widodo atau Jokowi. Naskah ini setebal 1.035 halaman, berbeda jumlah halaman dari versi yang beredar pada 5 Oktober setebal 905 halaman dan pada 9 Oktober setebal 1.052 halaman.

"Benar itu yang dibahas terakhir 1.035," kata Indra ketika dihubungi, Senin, 12 Oktober 2020.

Pages