8 April 2020

China

Laporan Intelijen AS: China Umumkan Data Palsu Terkait Kematian Akibat Corona

KONFRONTASI-Para pejabat China dituding menyembunyikan tingkat penyebaran wabah virus corona di negara itu. Demikian sebuah laporan intelijen Amerika Serikat yang diajukan pekan lalu ke Gedung Putih

Intelijen AS menyebut China tidak melaporkan angka kematian dan angka kasus. Demikian dilaporkan Bloomberg kemarin.

Bloomberg menulis, dua pejabat, yang menolak disebutkan namanya, mengatakan laporan itu menyimpulkan bahwa jumlah orang China yang terkait dengan infeksi virus corona itu palsu dan mengurangi angka kematian sebenarnya.

China Kembali Tutup Jaringan Bioskopnya Setelah Sempat Dibuka

KONFRONTASI-China telah memerintahkan semua jaringan bioskop di sana untuk menutup kembali bioskop-bioskopnya sebagai upaya lanjutan pencegahan virus corona baru (COVID-19), dilaporkan NME, Senin.

Pekan lalu, bioskop pertama di China membuka kembali loket-loket penjualan tiket setelah ditutup pada Januari.

"Kami tidak bisa tetap tertutup selamanya," seorang perwakilan untuk Zhongying Golden Palm Cinema di Urumqi.

Inggris Lockdown, China Khawatirkan Gelombang Kedua Wabah Corona

KONFRONTASI -   Otoritas Inggris memberlakukan lockdown selama tiga pekan untuk membatasi penyebaran virus Corona. Sementara otoritas China mengkhawatirkan gelombang kedua wabah virus Corona setelah jumlah kasus impor terus bertambah.

Perdana Menteri Inggris Boris Johnson mengumumkan langkah tegas memberlakukan lockdown di negaranya pada Senin (23/3) malam waktu setempat. Langkah ini diharapkan bisa menangkal penyebaran virus Corona di Inggris.

Macron Minta Italia Waspadai Bantuan Corona dari China

KONFRONTASI-Presiden Prancis Emmanuel Macron pada Sabtu berusaha untuk mengambil hati Italia dan mengatakan Italia perlu waspada jika membicarakan bantuan dari China atau Rusia dalam memerangi virus corona COVID-19.

Dalam wawancara dengan beberapa surat kabar terkemuka Italia, Macron mengatakan bahwa Prancis akan membantu Italia dalam memerangi pandemi virus corona baru itu.  

Macron juga menyeru Eropa untuk memberikan solidaritas anggaran yang lebih kuat.

Cegah Kasus Baru Corona, China Larang WNA Masuk

KONFRONTASI-Kasus penularan lokal COVID-19 nihil ditemukan di China pada Jumat (27/3), sementara ada sedikit kasus baru ditemukan, tetapi sebagian besar berasal dari penularan luar negeri, kata pemerintah setempat, Sabtu.

Mulai Sabtu, China sementara melarang warga negara asing dengan visa dan izin tinggal yang masih berlaku masuk kembali ke negara itu.

Pagebluk Beijing: Asal mula Corona, Covid-19 Dari Laboratorium Institut Corona di Wuhan China jadi Pandemi Dunia

BEIJING- Pandemik virus corona yang saat ini terus menghantui umat manusia rasanya tidak bisa terlepas dari  laboratorium yang terletak di Distrik Jiangxia, Kota Wuhan, Provinsi Hubei, China. Presidan AS Donald Trump menyebutnya Virus China. Laboratorium Wuhan itu milik Wuhan Institute of Virology (WIV). Seperti namanya, institut tersebut didirikan untuk mengembangkan virology atau ilmu pengetahuan mengenai virus.

Menlu AS Tuding China Masih Sembunyikan Informasi Penting Terkait Corona

KONFRONTASI-Menteri Luar Negeri (Menlu) Amerika Serikat (AS) Mike Pompeo mengkritik keras cara China menangani wabah virus corona.

Menurut Pompeo, Beijing masih menolak memberikan informasi yang dibutuhkan dunia untuk mencegah kasus wabah itu lebih lanjut.

Dalam wawancara dengan program radio Washington Watch, Pompeo mengulangi kembali tuduhan sebelumnya bahwa China menunda membagikan informasi tentang virus yang menciptakan risiko bagi warga di penjuru dunia itu.

Setelah Diguncang Corona, China Dibuat Was-was dengan Vifus Hanta

KONFRONTASI-Hantavirus atau virus hanta menjadi kehawatiran baru di China setelah Global Times, surat kabar berbahasa Inggris yang dikelola pemerintah setempat, melalui unggahan di Twitter menginformasikan seorang warga Provinsi Yunnan meninggal dunia dalam perjalanan kembali ke Provinsi Shandong untuk bekerja dengan bus sewaan pada Senin (23/3).

Dapatkah China Dimintai Pertanggungjawaban Hukum atas Pandemi Corona?

KONFRONTASI -   Penyembunyian dan pengekangan oleh pemerintah China pada minggu-minggu awal kemunculan virus corona baru, COVID-19, menimbulkan pertanyaan apakah negara adidaya komunis itu dapat dimintai pertanggungjawaban secara hukum.

Beijing Terpukul dengan Puluhan Kasus Baru Corona

KONFRONTASI-Kasus baru virus corona di China daratan meningkat dua kali lipat, dipicu oleh lonjakan pelancong China yang terinfeksi dan kembali dari luar negeri.

Hal ini meningkatkan risiko penularan di kota dan provinsi di China yang tidak mencatat infeksi baru dalam beberapa hari terakhir.

China mencatat 78 kasus baru pada Senin (23/3) atau meningkat dua kali lipat dari Minggu (22/3), menurut Komisi Kesehatan Nasional. Dari kasus baru tersebut, 74 adalah infeksi dari luar negeri yang meningkat dibandingkan 39 kasus sehari sebelumnya.

Pages