China

Rizal Ramli Tegas: Motiv dan Ambisi Teritorial China Tidak Bisa Diterima Rakyat Indonesia

KONFRONTASI- Kemenangan Joe Biden dalam Pilpres Amerika Serikat akan mempengaruhi geopolitik global dan bisa berdampak pada Indonesia.Secara geopolitik global, tokoh nasional DR. Rizal Ramli memandang bahwa Amerika Serikat di tangan Biden tidak akan mengubah kebijakan luar negeri mereka untuk terus bersaing dengan China.

Pejabat Xinjiang Bantah Hancurkan Ribuan Masjid

KONFRONTASI-Pejabat senior Xinjiang membantah rumor yang beredar soal penghancuran ribuan bangunan masjid dan situs keagamaan lainnya di Daerah Otonomi Xinjiang Uighur, China Barat Laut.

“Xinjiang tidak pernah menghancurkan, atau menghancurkan secara paksa, situs keagamaan. Sebaliknya, telah diambil serangkaian tindakan untuk melindungi mereka," kata Elijan Anayit, juru bicara kantor informasi pemerintah daerah Xinjiang, seperti dikutip dari Global Times, Kamis (19/11). Elijan menambahkan bahwa situs keagamaan dalam penggunaan normal.

Megawati Menjual Gas Super Murah Ke China Selama 25 Tahun Hingga Merugikan Negara 75 Milyar Dollar Per Tahun Sementara Rakyat Kecil Harus Menanggung Akibatnya Dengan Hidup Makin Susah

KONFRONTASI -   

TERUNGKAPNYA kontrak penjualan Liquefied Natural Gas (Gas Alam Cair/LNG) ke China dengan harga amat sangat murah untuk jangka waktu 25 tahun, terus terang membuat kita merenung. Sebegitu bodoh atau cerobohkah kita dalam melakukan hubungan bisnis dengan negara lain? Kontrak yang dibuat pemerintah Indonesia pada tahun 2002 semasa Presiden Megawati tersebut berpotensi merugikan negara 75 miliar dolar AS, bila dihitung dengan acuan harga gas sekarang.

Bekal perang di masa depan, China rilis pedoman peningkatan kemampuan tempur

KONFRONTASI -   Komisi Militer Pusat (CMC) China merilis garis besar tentang peningkatan kemampuan tempur bersama Tentara Pembebasan Rakyat (PLA) untuk kesiapsiagaan perang.

Xinhua melaporkan, garis besar yang mulai berlaku 7 November tersebut termasuk menjawab pertanyaan mendasar seperti bagaimana berperang di masa depan dan memperkuat kesiapan perang.

Menurut CMC, perang di masa depan membutuhkan operasi bersama dan terintegrasi antara berbagai pasukan PLA.

Dilantik Jadi Presiden Saja Belum, Joe Biden Sudah Buat China Ketar-Ketir Gara-Gara Hubungi Jepang Lalu Membicarakan Hal Sensitif Ini

KONFRONTASI -     Seperti kita ketahui, China dan Amerika kedua negara ini telah lama berseteru.

Sejak pemerintahan Donald Trump keduanya terus terlibat konfrontasi baik militer maupun ekonomi.

Amerika juga memberikan sanksi dagang pada China pada masa pemerintahan Donald Trump.

Selain itu kedua negara itu juga terus terlibat konfrontasi militer di Laut China Selatan.


Sementara hubungan keduanya memanas pada masa Donald Trump, lantas bagaimana dengan pemerintahan Amerika yang baru.

Tahun Depan Oppo Diprediksi Rilis Flagship dengan Fast Charging 125 W

Konfrontasi - Produsen HP berlomba-lomba menghadirkan fast charging yang semakin ngebut untuk memikat konsumen di kelas atas. Pada Juli 2020, sebenarnya Oppo sudah mengenalkan fast charging 125 W yang dijuluki Super VOOC 125 W.

Namun saat itu kita masih belum mengetahui mengenai waktu rilis komersial secara spesifik.

Tak hanya fast charging 125 W, raksasa teknologi asal China tersebut juga sudah mengenalkan pengisi daya nirkabel 65 W.

Indonesia adalah Sahabat Amerika: Sebuah Pandangan Kritis

OPINI- Setelah dibiarkan 6 tahun off side dan data kesalahan2 rezim Jokowi dicatat dg teliti termasuk bukti2 yg tak terbantahkan, tahu2 Amerika Serikatmemberi peringatan terakhir pada Jokowi agar segera ikuti apapun yg Amerika inginkan. Jokowi tdk bs apa2, begitu juga LBP, Mega, dan semua pejabat yg dipajang Jokowi, mrk tdk bs mengelak semua kesalahan yg mrk lakukan. 

Taiwan Izinkan Militer AS Gelar Latihan untuk Hadapi Ancaman China yang Terus meningkat

KONFRONTASI-Angkatan Laut Taiwan mengatakan anggota Marinir Amerika Serikat (AS) secara resmi memulai operasi pelatihan di negara itu untuk membantu meningkatkan kesiapan tempur militernya.

Komando Angkatan Laut Taiwan menggamabarkan latihan pelatihan amfibi yang dipimpin oleh sekelompok Raiders Marinir yang berkunjung sebagai pelatihan "rutin".

Latihan ini menandai pengakuan publik pertama pasukan Amerika di Taiwan sejak Washington dan Taipei mengakhiri hubungan diplomatik formal pada 1979.

Tunggu hasil final, China tunda ucapan selamat ke Joe Biden

KONFRONTASI -   China mengatakan pada Senin (9/11), telah mencatat deklarasi kemenangan Joe Biden dalam Pemilihan Presiden Amerika Serikat (AS), tapi menunda pengiriman pesan ucapan selamat.

Mengutip Channel News Asia, juru bicara Kementerian Luar Negeri Wang Wenbin menyatakan, hasil pemilihan masih akan ditentukan berdasarkan hukum dan prosedur AS. Dan, China akan mengikuti praktik internasional.

Bandingkan Ambisi AS dengan China, Rizal Ramli: China Miliki Ambisi Teritorial, AS Kebalikannya

Konfrontasi - Ekonom senior Rizal Ramli menyebut China memiliki ambisi territorial atau menguasai wilayah. Sikap China ini harus dilawan. Beda dengan Amerika yang tak memiliki ambisi itu.

“Berbeda dengan Amerika, China memiliki ambisi teritorial. Amerika walau ingin berpengaruh tapi tidak memiliki ambisi territorial,” cuit Rizal Ramli melalui akun Twitter, Minggu dinihari (8/11/2020).

Menurut Rizal Ramli, sikap China yang seperti ini harus dilawan, dan tidak bisa diterima rakyat Indonesia.

“Ambisi teritorial itu tidak bisa diterima oleh rakyat Indonesia, termasuk Rizal Ramli. Harus dilawan,” tegasnya.

Tak urung, unggahan ini menuai pro kontra diantara pengguna Twitter. Ada yang mendukung Rizal Ramli, dan sebagian tak setuju dengan pendapat Rizal Ramli ini.

Selain mengunggah cuitan, Rizal Ramli juga menulis ulasan mengenai kemenangan Joe Biden-Kamala Haris di Pilpres AS.

Berikut ulasan lengkap Rizal Ramli tersebut.

PEMILIHAN presiden Amerika Serikat tahun ini sangat kompetitif. Tadinya diperkirakan kemenangan Joe Biden dan Kamala Harris dari Partai Demokrat akan diikuti dengan kemenangan partai itu di Kongres dan Senat.

Namun di Senat, kedua partai memiliki suara yang berimbang. Sementara di Kongres suara Partai Demokrat bahkan berkurang.

Artinya, kemenangan Biden ini tidak punya implikasi yang terlalu dahsyat karena setiap kebijakan harus disetujui oleh Kongres dan Senat. Kemungkinan akan di-block di situ. Sehingga, walaupun Biden memiliki inisiatif macam-macam, akan lebih sulit untuk goal.

Pemilihan presiden AS kali ini dapat dilihat beberapa sisi. Pertama, sisi geopolitik dalam konteks kompetisi antara Amerika dan China. Kedua, dapat dilihat dari apakah kemenangan itu akan berdampak terhadap Indonesia atau tidak.

Walaupun Trump kalah, kebijakan AS terhadap China tidak akan mengalami perubahan yang berarti. Akhirnya, dengan kata lain, China tetap dianggap sebagai penghalang dari kemajuan Amerika, musuh ideologis dan juga kompetitor dalam politik, ekonomi, militer, dan sebagainya.

Di era Donald Trump, Amerika Serikat menggunakan cara yang lebih langsung dan terbuka dalam berhadapan dengan China, bahkan vulgar.

Tetapi itu tetap punya dampak sehingga Biden tidak bisa begitu saja menjadi sangat soft terhadap China. Terutama, China berbeda dengan Amerika soal ambisi teritorial. Amerika walau ingin berpengaruh tapi tidak memiliki ambisi territorial.

Ambisi teritorial China antara lain dapat dilihat di Laut China Selatan. Lalu, China memiliki penduduk yang banyak, sekitar 1,3 miliar jiwa, yang ingin dipekerjakan atau direlokasi ke negara-negara lain seperti Afrika, Asia, dan termasuk Indonesia.

Ambisi teritorial seperti itu tidak bisa diterima oleh rakyat Indonesia, termasuk Rizal Ramli.

Kita ingin bersahabat dan memang harus bersahabat dengan semua negara termasuk China, tetapi kalau ada yang tidak menghormati integritas wilayah Indonesia (territorial integrity), maka kita harus lawan.

Seperti saat kami menjadi Menko Kemaritiman, kami mengubah nama Laut China Selatan yang masuk wilayah Indonesia menjadi Laut Natuna Utara dan kami ganti petanya.

China resmi mengajukan protes kepada pemerintah Indonesia karena tidak setuju, dan itu sebetulnya kurang ajar sekali karena seharusnya tergantung kita, karena itu laut kita dan wilayah kita, maka mau kita kasih nama apapun, you have no right to interfere. Ini menunjukkan adanya ambisi teritorial.

Pages