22 July 2018

cawapres

Kader Terbaik Demokrat Ngarep Jadi Cawapres

KONFRONTASI - Ketua DPP Partai Gerindra, Ahmad Riza Patria membantah Gerindra tawarkan kursi cawapres kepada Partai Demokrat agar partai belambang mercy itu bergabung dalam koalisi capres Prabowo Subianto. "Kita bukan menawarkan Demokrat kursi cawapres. Mereka yang ingin kader terbaiknya menjadi cawapres," ujarnya di Media Center DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (20/7).

Moeldoko Cawapres Jokowi Mampu Imbangi Kekuatan Lawan

KONFRONTASI - Penyebutan nama Moeldoko sebagai cawapres Jokowi memang tidak terlalu nyaring. Hasil survei dari sejumlah lembaga pun belum mampu membangun prestise Moeldoko.

Ketika diadu dengan figur berlatar belakang militer lainnya, Moeldoko keok dari Gatot Nurmantyo, juniornya. Bahkan jika murni ditinjau dari sisi kepangkatan, elektabilitas Moeldoko pun masih jauh di bawah mantan prajuritnya, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Indra Bambang Utoyo: Skema Jokowi-Mahfud, Golkar Tetap Ingin Cawapres

KONFRONTASI -  Ketua DPP Partai Golkar Indra Bambang Utoyo mengatakan pihaknya tetap akan mempertimbangkan semua usulan soal pendamping Joko Widodo di Pilpres 2019. Nama-nama yang muncul akan dibahas bersama pimpinan partai koalisi.

"Sebagai partai pendukung Jokowi, ya kita tentu akan mempertimbangkan keinginan dari Capres dalam memutuskan seorang cawapresnya. Rasanya tentang Cawapres ini akan didiskusikan dengan pimpinan partai pendukung," katanya kepada INILAHCOM, Selasa (3/7/2018).

Chairul Tanjung Cawapres Terbaik Untuk Kesejahteraan Indonesia

Oleh: Natsir Al Walid*

Pergulatan politik Indonesia sejak awal merdeka hingga kini, rasanya belum memberikan efek yang signifikan untuk kesejahteraan ekonomi rakyat.

Hal tersebut bisa kita liat dan rasakan setiap kali pergantian kekuasaan di negeri ini. Pergantian pemimpin dari masa ke masa belum ada yang mampu menerobos kemajuan ekonomi rakyat Indonesia.

As'ad Ali Dianggap Pantas jadi Cawapres Jokowi

KONFRONTASI - Direktur Indonesian Public Institute (IPI), Karyono Wibowo  menilai sosok mantan Wakil Kepala Badan Intelijen Negara (BIN), As'ad Said Ali, sangat pantas mendampingi petahana Joko Widodo (Jokowi) dalam Pilpres tahun 2019.

Cawapres Jokowi Diumumkan Setelah Pilkada

KONFRONTASI - Pendaming Joko Widodo di Pilpres 2019 akan diumumkan setelah Pilkada serentak 2018.  "Akan final setelah pilkada," kata Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Romahurmuziy saat ditemui di sela buka puasa bersama di Rumah Dinas Ketua DPR RI, Komplek Widya Chandra, Jak arta, Senin (28/5).

Romi menyebut penjajakan dan pembicaraan seputar cawapres masih sangat dinamis.

Para Elite Deklarasi Cawapres, Rizal Ramli: Jangan-Jangan Cuma Ingin Berkuasa

KONFRONTASI- Tokoh nasional yang juga Mantan Menteri Perekonomian Bidang Kemaritiman (Menko Kemaritiman), Rizal Ramli menilai lucu dengan banyaknya tokoh elite yang mendeklarasikan diri sebagai calon wakil presiden (cawapres) di Pilpres 2019.

Karena kata Rizal rata-rata di seluruh negara lain yang memiliki sistem politiknya baik, pasti yang diperebutkan adalah kursi presiden, bukan kursi wakilnya.

Politik Istana Membusuk: Hawa Nafsu (Syahwat) Kekuasaan Jusuf Kalla jadi Cawapres Jokowi lagi Sungguh contoh Buruk

KONFRONTASI-- Hawa nafsu M Jusuf Kalla untuk maju jadi calon wapres Jokowi kedua kali 2019 menunjukkan syahwat kekuasaan yang tak kenal batas usia dan waktu,  sungguh contoh buruk politik libidinal. Itulah sebabnya Pengamat politik Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Lili Romli mengatakan, pencalonan kembali Jusuf Kalla sebagai calon wakil presiden justru akan menjadi preseden buruk bagi demokrasi Indonesia. JK mustinya tahu diri dan introspeksi bahwa dia sudah jadi gaek politik, uzur dan dinasti bisnisnya luar biasa sejak jadi wapresnya SBY..

Ngototnya JK Jadi Cawapres Jokowi Hanya Merusak Demokrasi dan Cita-cita Reformasi

KONFRONTASI -  Beberapa hari terakhir ini ada upaya pihak pihak tertentu yang mengklaim diri sebagai pendukung Jusuf Kalla mengajukan Uji Materi UU Pemilu No 7 tahun 2017 untuk menguji syarat pencalonan Cawapres yang di dalam pasal itu disebutkan seseorang dapat menjadi wakil presiden selama dua kali dalam jabatan yang sama.

Kedai KOPI: Gatot Nurmantyo Cawapres Terfavorit

KONFRONTASI - Publik memilih mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo sebagai Cawapres terfavorit. "Saat ditanya diantara nama-nama berikut siapakah yang akan Anda pilih menjadi wakil presiden mendatang, hasilnya publik memilih Gatot Nurmantyo (17,5%)," kata Direktur Lembaga Survei KedaiKOPI, Vivi Zabkie, dalam keterangan kepada redaksi, Sabtu (14/4).

Pages