Cak Nun

Cak Nun : Indonesia tidak bisa Jadi Seperti China

KONFRONTASI -   Emha Ainun Najib atau biasa dipanggil Cak Nun pernah menjelaskan di Maiyah betapa besar perbedaan dan keadaan yang ada di Indonesia dan China, perbedaan tersebut pula yang membedakan kemajuan negara Indonesia dan China.

(jft/Media Suara Indonesia)

Cak Nun; “Kenapa rakyat mau memilih boneka, patung atau berhala untuk menjadi pemimpinnya?”

Oleh: Emha Ainun Najib

“Karena partai politik memperkenalkan calonnya dengan mendustakan kenyataannya. Calon pemimpin ditampilkan dengan pencitraan, pembohongan, dimake-up sedemikian rupa, dibesar-besarkan, dibaik-baikkan, diindah-indahkan, dihebat-hebatkan”

“Itu bukan politik namanya, Pak, itu kriminal”

“Memang bukan politik, melainkan perdagangan. Bukan demokrasi, melainkan perjudian. Memang bukan kepemimpinan, tapi talbis. Kalau dipaksakan untuk disebut demokrasi, ya itu namanya Demokrasi Talbis”

“Talbis itu apa to Pak?”

Cak Nun: Ada Presiden Boneka “Ndeso” Sukses Menipu Rakyat

KONFRONTASI-Budayawan Emha Ainun Nadjib (Cak Nun) mengungkapkan ada ada presiden boneka ‘ndeso’ yang sukses menipu rakyat. “Kenapa rakyat mau memilih boneka, patung atau berhala untuk menjadi pemimpinnya?” tanya Cak Nun dalam berita berjudul “Peminpin Tanpa Bersalah” di situs www.caknun.com. Kata Cak Nun, rakyat memilih pemimpin boneka karena partai politik memperkenalkan calonnya dengan mendustakan kenyataannya.

Hah, Forum Kebhinnekaan & Toleransi akan Laporkan Cak Nun ke Polisi ?

KONFRONTASI -  emha Ainun Nadjib (Cak Nun) akan dilaporkan ke polisi karena ceramahnya dituding rasis dan diskriminatif terhadap etnis Tionghoa. “Kami sudah lihat video Cak Nun di Youtube dan sangat rasis dan diskriminatif. Kami segera laporkan Cak Nun ke polisi,” kata Ketua Forum Kebhinnekaan & Toleransi, Iswantoro dalam pernyataan melalui email kepada suaranasional, Kamis (29/3). Menurut Iswantoro, Cak Nun harusnya lebih bijak dalam melihat bangsa China dan hubungannya dengan Indonesia.

Gus Nur Murid Cak Nun?

KONFRONTASI  -  Sugi Nur Raharja atau yang sering dipanggil simpatisannya dengan Gus Nur, yang suka mencaci Banser ini ternyata Murid Caknun.

Video youtube bertitel ‘Kaget!! Gus Nur Ternyata Muridnya Cak Nun’ sudah ditonton 130 ribu orang dan 669 klik jempol, sampai Jumat (17/11/2017) pagi. Isinya begitu lugas, polos, penuh pesan moral.
Dalam video berdurasi 3 menit itu, Cak Nun juga sempat menjawab pertanyaan orang Mabes Polri soal gaya Gus Nur yang nantang-nantang Presiden Jokowi. Saat itu, Gus Nur dan Cak Nun bertemu satu panggung.

Soal Indonesia Bubar, kata Cak Nun: Jadi pemimpin harus berpihak pada negara secara keseluruhan, Jangan Seperti Pemimpin Sekarang

KONFRONTASI- Emha Ainun Nadjib alias Cak Nun turut menanggapi pernyataan Prabowo Subianto soal Indonesia akan bubar pada 2030.

"Ibarat main silat, (Indonesia) sudah kacau kuda-kudanya, akhirnya bertengkar terus," kata Cak Nun saat ditemui di Rumah Maiyah, Jumat (23/03/2018).

Cak Nun justru menyatakan Indonesia mampu menjadi negara adidaya, menggantikan Amerika Serikat yang selama ini memegang posisi tersebut.

Namun semua itu bisa gagal, menurut Cak Nun, jika martabat dan harga diri Indonesia hilang.

10 Pemikiran Cak Nun Yang Revolusioner

1.Negara Hukum Itu Rendah.

Hukum itu paling rendah. Di atas hukum itu ada akhlak, di atas akhlak ada taqwa, karomah, kemuliaan dan seterusnya. Jangan pernah sebuah negara jadi negara hukum. Harus kalau bisa jadi negara akhlak atau moral. Kalau negara hukum, ada orang mati di jalan, anda lewati (tidak menolong), tidak masalah menurut hukum, tapi salah menurut akhlak.

Cak Nun: Ucapan Megawati Soekarnoputri Resminya Kafir

Konfrontasi - Budayawan Emha Ainun Nadjib atau Cak Nun mengomentari isi pidato Ketua PDIP Megawati Soekarnoputri saat ulang tahun PDIP ke-44, pada 10 Januari 2017.

Saat itu, Megawati menyindir para ulama penganut ideologi tertutup yang disebut ‘para peramal masa depan’ yang meramalkan kehidupan akhirat, tetapi mereka sendiri belum pernah mengalaminya.

Pages