Cabul

Kerap Fitnah HRS 'Habib Cabul', Dosen Ini Akhirnya Ngaku Dialah Yang Cabul Dan Penjahat Kelamin

KONFRONTASI -    Seorang dosen di Jogja Bambang Ariyanto membuat pernyataan mengejutkan di media sosial.

Aktivis media sosial (medsos) yang selama ini getol mendukung Jokowi dan pemerintah itu mengaku telah melakukan pelecehan seksual ke sejumlah korban di antaranya civitas academica UGM.

Pelecehan seksual berkedok penelitian itu untuk memenuhi fantasi seksualnya berhubungan bertukar pasangan alias swinger.

Pengakuan megejutkan itu ia unggah melalui di media sosial Facebook @Bams Utara pada Minggu (2/8/2020) lengkap dengan video dirinya.

Ya Ampun, Bocah 12 Tahun Cabuli Empat Temannya dan Balita 3 Tahun

KONFRONTASI-Diduga karena pengaruh film dewasa yang ditontonnya, seorang bocah berusia 12 tahun mencabuli empat teman mainnya, serta seorang balita berusia 3 tahun di Karawang, Jawat Barat.

"Salah satu dari lima korban itu masih berumur tiga tahun," kata Kepala Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Karawang, Ipda Herwit Yuanita, di Karawang, Rabu (25/10/2017).

Kurang Ajar! Oknum Guru Ngaji Cabuli Muridnya

KONFRONTASI-Warga di lingkungan jalan Damai, Kota Belinyu, Kecamatan Belinyu, Kabupaten baru-baru ini digegerkan kejadian 'tabu', bahkan kejadian tersebut itu pun sempat pula membikin geram sebagian besar warga di lingkungan setempat lantaran kejadian itu menimpa salah satu bocah yang baru duduk di sekolah dasar (SD).

Kejadian tindak perbuatan dugaan asusila tersebut terjadi ketika, sebut saja Melati (12), warga lingkungan jalan Damai, Belinyu yang baru duduk di bangku kelas V SD bermaksud belajar mengaji di sebuah tempat pengajian yang tak jauh dari tempat tinggal korban atau masih di lingkungan jalan Damai, Belinyu.

"Kejadiannya Rabu (17/5--red) malam saat itu anak saya bermaksud belajar ngaji dengan guru ngaji itu," kata orangtua korban yang enggan disebutkan identitasnya, seperti diberitakan bangkapos.com, Sabtu (20/5/2017) malam melalui sambungan telepon.

Namun tanpa diduga sang guru ngaji cabul itu (Ja) malam itu tiba-tiba langsung membuka celana di hadapan anaknya (korban), seketika itu pula sang guru ngaji itu pun meminta korban agar memegang kelaminnya.

"Anak saya kaget saya menyaksikan tingkah sang guru ngajinya itu lantaran diminta untuk memegang biji burungnya itu," kata orang tua korban mencoba menceritakan kronologis kejadian yang telah menimpa anak kandungnya belum lama ini.

Tak cuma itu menurut penuturan korban, saar kejadian korban dipaksa agar wajah korban lebih mendekat lagi ke bagian kelamin pelaku. Namun untunglah saat itu korban meronta dan berhasil lolos dari perbuatan bejat sang guru ngaji itu.

"Nah setelah berhasil kabur malam itu anak saya langsung menceritakan kejadian itu kepada istri saya (istrinya--red)," terangnya.

Tanpa diduga pula malam itu pun justru sempat tersiar di telinga warga di lingkungan setempat, tak urung sejumlah warga pun langsung beramai-ramai mendatangi kediaman sang guri ngaji bejat itu.

"Malam itu lah ratusan warga yang datang mencari guru ngaji itu. Warga kesal karena perbuatan sang guru ngaji tersebut," katanya.

Namun untunglah malam itu pihak aparat kepolisian berhasil meredam kemarahan warga, dan si pelaku malam itu pun langsung digiring ke Mapolsek Belinyu guna diamankan.

Meski begitu ia sendiri berharap agar pelaku dikenakan sanki yang berat atas perbuatan bejat terhadap anak kandungnya itu (Melati).

"Sanksi yang beratlah terhadap si pelaku itu. Terlebih saya kesal karena diketahui sang pelaku itu pendatang dan dikenal sering ceramah di mesjid-mesjid tapi malah berbuat bejat," sesalnya.

Korban Teriak, Pemuda Cabul Dibekuk Warga

KONFRONTASI-Seorang pemuda berinisial ZP (18) ditangkap warga Jalan Gugus, Kelurahan lembah Sari, Kecamatan Rumbai Pesisir, Pekanbaru, Riau.

ZP kepergok hendak mencabuli seorang pelajar usia 14 tahun, Senin (24/4). Pelaku yang berusaha dimelarikan diri dapat ditangkap warga lalu diserahkan ke pihak kepolisian.

Senin sekitar pukul 04.30 WIB, korban tengah tertidur pulas di warung milik orang tuanya. Pelaku datang ke warung tersebut dengan cara mengendap-endap.

Dia masuk ke dalam warung melalui pintu belakang dan melepas gembok pintu yang tak terkunci.

Berhasil masuk ke dalam warung secara diam-diam, pelaku menuju tempat tidur korban. Lalu meraba-raba bagian tubuh perempuan di bawah umur tersebut.

Seketika korban terbangun dari tidurnya lalu berteriak melihat pelaku yang hanya menggunkan celana dalam.

"Pelaku diduga sudah berulang kali mengintip dan mencari waktu saat orang tua korban tidak berada di warung. Saat itulah pelaku masuk ke dalam warung," sebut Kompol Bimo Ariyanto, Kepala Satuan (Kasat) Reskrim Polresta Pekanbaru, Selasa (25/4) kemarin

Cabuli Anak Tetangga, Residivis Dicokok Warga

KONFRONTASI-Seorang gadis 15 tahun di Medan, berinisial Mel, 15, dicabuli tetangganya bernama Sami Tarigan, 30.

Parahnya, pelaku bejat ini pernah hidup di balik jeruji besi terlibat kasus pembunuhan.

Peristiwa itu terjadi di rumah Melati kawasan Jalan Pasar I, Saentis, Kecamatan Percut Seituan pada awal April lalu. Hanya saja, pelaku baru diringkus Senin (10/4) kemarin.

Informasi dari Polsek Percut Sei Tuan, Rabu (12/4) menyebut, sore itu kedua orang tua Melati sedang tak di rumah. Ya, keduanya bekerja mencari nafkah.

Benar-benar Durjana, Tega-teganya Ayah Cabuli Putri Kandungnya Sendiri

KONFRONTASI-Edi Santoso, warga Jebres, Solo, harus mendekam di penjara karena dilaporkan istrinya sendiri. Pria tersebut dilaporkan atas tindakan pencabulan terhadap anak di bawah umur, yang tak lain adalah anak kandungnya sendiri.

Dalam pemeriksaan, diketahui Edi melancarkan aksi bejatnya selama setahun terakhir. Adapun korban adalah anak kandungnya sendiri yang kini masih duduk di bangku kelas 6 SD.

Divonis 6,5 Tahun Penjara, Kakek Cabul Ini Nangis

KONFRONTASI- Seorang kakek berusia 71 tahun menangis di ruang tahanan pengadilan Negeri Kelas IA Tanjungkarang, Lampung, .  Dia  tidak terima dengan vonis majelis hakim yang menghukumnya 6,5 tahun penjara.

"Saya tidak terima. Ini tidak sesuai sama perbuatan saya dan apa yang saya lakukan,” kata kakek bernama Sapri tersebut. . Tahanan lain pun terpaksa harus menenangkannya.

Lagu-Lagu Dangdut Berjudul Vulgar, KPI Jawa Barat Berikan Label "Merah"

Konfrontasi - Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Jawa Barat (Jabar) merilis sejumlah lagu dangdut yang dinilai berisi lirik dan judul yang vulgar. Sejumlah artis dangdut terkenal masuk dalam 'daftar merah' KPID Jabar.

Komisioner Komisi Penyiaran Daerah (KPID) Jawa Barat, Neneng Athiatul Faiziyah, mengatakan umumnya lagu yang masuk daftar merah KPID Jabar tersebut berbau cabul atau terkait kesusilaan.

Sungguh Bejat, Pimpinan Pesantren Cabuli 4 Santriwati

KONFRONTASI-Seorang pimpinan pondok sekaligus pengajar di pondok pesantren kawasan Taktakan, Kota Serang, berinisial AK (45), terlibat kasus pencabulan.

Aksi bejat pelaku diketahui setelah empat orang santriwati melapor ke petugas Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (UPPA) Polres Serang. Keempat santriwati itu adalah MH (17), LH (17), SA (15) dan JT (16).

Kepada petugas kepolisian, salah seorang korban menceritakan, dalam aksinya pelaku kerap meremas payudara santriwati, mencium, memeluk, bahkan memegang alat kelaminnya.

Pages