BUMN

Andai BUMN Itu Dipegang Muhammadiyah: Apa Yang Terjadi?

Oleh: Among Kurnia Ebo
Mantan aktivis IMM Komisariat Gadjah Mada Yogyakarta

Miris. Itulah yang terlintas di pikiranku saat membaca berita yang tengah hits belakangan ini. Hampir semua BUMN merugi. Setidaknya ada 23 BUMN yang kerugiannya cukup ngeri. Bahkan ada BUMN yang terlibat membuat pelaporan keuangan fiktif demi gaya ABS, yang beruntungnya kemudian terbongkar. Cerita-cerita korupsi di BUMN juga tidak sedikit sampai ke telinga kita.

Krisis Jokowi: Anggaran Penyelamatan BUMN Lebih Besar dari UMKM, Faisal Basri: Ini Gila! Krisis Moral, Krisis Akhlak

 KONFRONTASI-Ekonom senior dari Universitas Indonesia, Faisal Basri, mengaku miris terhadap upaya pemerintah menyelamatkan UMKM di masa pandemi virus corona. Menurut dia, anggaran penyelamatan yang digelontorkan untuk UMKM lebih sedikit ketimbang anggaran yang dibenamkan untuk badan usaha milik negara (BUMN) melalui penyertaan modal negara (PMN) hingga dana talangan investasi.

BUMN akan dapat suntikan dana Rp 152,15 Triliun, Loh, BUMN itu yang harus nyuntik negara. Kok malah jadi "Vampir" penghisap uang negara? Menyedihkan!

KONFRONTASI -  Presiden Joko Widodo (Jokowi) resmi meneken Peraturan Pemerintah (PP) soal pemulihan ekonomi nasional (PEN) pascapandemi virus Covid-19. Dalam program PEN ini, perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) akan mendapatkan suntikan dana sebesar Rp 152,15 triliun.

Harga BBM Dunia Anjlok, tapi di Indonesia Tak Turun juga, Dahlan Iskan: Rakyat Bersedekah ke Pertamina

KONFRONTASI- Pada hari buruh ini, mantan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) periode 2010-2014, Dahlan Iskan, memposting tulisan menarik soal harga bahan bakar minyak (BBM). Saat harga minyak turun, drastis bahkan sempat minus, harga jual BBM domestik tak berubah.

Pencopotan Refly Harun Diduga Karena Pandangan Kritisnya Terhadap Kebijakan Rezim Jokowi

KONFRONTASI-Perombakan di jajaran PT. Pelabuhan Indonesia I (Pelindo I) Persero dinilai janggal lantaran keputusan yang termaktub dalam SK Menteri BUMN, Erick Thohir Nomor: 123/MBU/04/2020 itu ada nama Refly Harun yang dicopot dari posisi komisaris.

Menurut Ketua Aliansi Anak Bangsa, Damai Hari Lubis, langkah tersebut menjadi tanda tanya lantara ada pejabat perusahaan BUMN lain yang lebih layak dicopot.

BUMN di Bawah Bayang-bayang Kebangkrutan

KONFRONTASI - Kondisi ekonomi Indonesia ke depan akan mengalami kontraksi yang cukup memprihatinkan. Tak hanya ekonomi secara nasional yang akan terdepresiasi akibat kontraksi itu, sejumlah BUMN besar dalam bayang-bayang kebangkrutan.

"Resesi didepan mata dan akan dimulai saat masuk kuartal ke 2 /2020. Produk Domestik Bruto (PDB) akan mulai negatif. Saat ini saja banyak demand turun, stock berlebih," kata Anggota Komisi VI DPR RI Darmadi Durianto kepada wartawan, Kamis (16/04/2020).

Ayo Buruan! Kuota Mudik Gratis BUMN Tinggal Tiga Ribu Kursi

KONFRONTASI -    Program mudik gratis 2020 oleh Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang telah dibuka sejak Februari melalui portal https://mudikbumn.co.id mendapat antusiasme yang tinggi dari masyarakat.

Direktur Utama PT Jasa Raharja (Persero) Budi Rahardjo menyampaikan target pemudik yang akan diberangkatkan dalam program mudik bareng BUMN pada lebaran 2020 sebanyak 275 ribu orang atau meningkat 10 persen dibandingkan 2019 yang sebanyak 250 ribu orang.

Ingat, Pejabat BUMN Hanya Pengelola, Bukan Pemilik Perusahaan

KONFRONTASI-Menteri BUMN Erick Thohir mengingatkan bahwa jajaran pejabat BUMN hanya sebagai pengelola dan bukan pemilik perusahaan.

"BUMN kadang-kadang dipersepsikan hal yang salah, bahwa kita ini pemilik. Ini yang selalu kita betulkan dan sudah bicarakan ke Presiden langsung dan Menkeu bahwa kita ini pengelola, jadi badan usaha milik negara, bukan badan usaha milik nenek lu, karena itu artinya sudah pribadi," ujar Erick Thohir dalam CNBC Economic Outlook di Jakarta, Rabu.

Pages