17 November 2019

BUMN

Menteri Erick, Utang BUMN RI Makin Ngeri, Serem Nih!

KONFRONTASI- Utang BUMN RI terus mengalami pertumbuhan dalam kurun waktu lima tahun terakhir. Kemarin BI merilis statistik utang luar negeri Indonesia, utang luar negeri (ULN) BUMN RI juga tumbuh tinggi dalam satu tahun terakhir.

Menteri Erick, Utang BUMN RI Makin Ngeri, Serem Nih!

KONFRONTASI- Utang BUMN RI terus mengalami pertumbuhan dalam kurun waktu lima tahun terakhir. Kemarin BI merilis statistik utang luar negeri Indonesia, utang luar negeri (ULN) BUMN RI juga tumbuh tinggi dalam satu tahun terakhir.

Wah, Banyak Masalah Dan Pernah Dipenjara, Penunjukan Ahok Jadi Bos BUMN Berdampak Merusak pada Jokowi

KONFRONTASI- Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok disebut-sebut akan menjabat salah satu direksi Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Sebagai sosok yang kontroversial lantaran pernah terjerat kasus hukum hingga dipidana, penunjukan Ahok diyakini bakal merusak citra dan merugikan pemerintahan Presiden Joko Widodo.

Demikian disampaikan pengamat politik dari Universitas Al-Azhar Indonesia, Ujang Komarudin dilansir RMOL, Rabu (13/11).

"Merugikan Jokowi ya karena Ahok banyak masalahnya dan pernah dipenjara," kata Ujang.

Ahok Harus Mundur Dari PDIP Sebelum Jadi Bos BUMN

KONFRONTASI - Anggota Komisi VI DPR RI Ahmad Baidhowi menjelaskan  Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok harus melepas statusnya sebagai kader PDI Perjuangan jika ingin menjadi pimpinan BUMN. "Karena BUMN harus steril dari parpol, maka Ahok harus mundur dari parpol," ujar politisi muda PPP itu terkait rencana Menteri BUMN Erick Thohir menjadikan Ahok sebagai salah satu petinggi BUMN, kepada wartawan, Kamis (14/11).

Jokowi Ingatkan BUMN Jangan Serakah Ambil Semua Proyek Infrastruktur

KONFRONTASI- Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk tak mengambil semua pembangunan proyek infrastruktur. Peringatan tersebut merupakan yang kesekian.

Dalam beberapa kesempatan, Jokowi sudah sering mengeluarkan peringatan serupa. Ia meminta BUMN membagi pembangunan proyek infrastruktur kepada perusahaan swasta, termasuk kontraktor lokal.

Rp8.000 Triliun Aset BUMN, Rp1.000 Triliun Andil Kebijakan Rizal Ramli

KONFRONTASI- Presiden Joko Widodo menunjuk dua wakil menteri (wamen) Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Budi Gunadi Sadikin dan Kartika Wirjoatmodjo.

Begawan ekonomi kerakyatan Rizal Ramli berharap kombinasi ketiganya meningkatkan kinerja BUMN menjadi lebih baik.

“Saya liat Erick (Thohir, Menteri BUMN) bagus. Pengalaman profesional. Mudah-mudahan bisa memperbaiki sistem personalia, rekruitmen direksi dan komisaris BUMN. Karena selama ini hal tersebut kacau sekali,” kata Rizal di Jakarta, ditulis Selasa (29/10/2019).

Rizal Ramli: Tugas BUMN bukan hanya cari Untung, Tapi juga harus pompa Ekonomi Rakyat.

KONFRONTASI- Tokoh nasional Rizal Ramli  mengingatkan pemerintah dan publik: ''Bagaimana meningkatakan kinerja BUMN ? Effisiensi dan Return on Equity ? ''

Menurut RR, '' penunjukan personalia yang profesional, bukan sekedar titipan, sangat penting..''
RR, mantan Menko Ekuin,  mengingatkan: tugas BUMN bukan hanya cari Untung, Tapi juga harus pompa Ekonomi Rakyat.

Mampukah Erick Tohir selaku Meneg BUMN untuk melakukan tugas itu?

Rentan Kepentingan Bisnis, Erick Thohir Dianggap Tak Pantas Jadi Menteri BUMN

KONFRONTASI-Dukungan penolakan terhadap keberadaan Erik Thohir sebagai Menteri BUMN semakin bertambah luas. Erick Thohir yang dinilai tidak bebas dari kepentingan bisnis, dianggap tidak layak memegang kendali Kementerian yang mengurusi dan mengatur perusahaan negara tersebut.

Direktur Eksekutif CORE Indonesia Muhamad Faisal menyebut Erick Thohir akan rentan konflik kepentingan jika menjadi Menteri BUMN. Pasalnya, Erick akan kesulitan memilah-milih kepentingan bisnis saat mengelola perusahaan BUMN.

BUMN di Era Jokowi: Tukang Utang dan Terjerat Korupsi

KONFRONTASI -   Hampir genap lima tahun Presiden Joko Widodo (Jokowi) memimpin Negeri Katulistiwa. Berbagai kebijakan berjalan mengacu pada konsep Nawacita yang didengungkan sejak awal masa pemerintahan 2014 lalu.

Salah satu agenda prioritas nawacita ialah membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa dalam kerangka negara kesatuan.

Faisal Basri Sebut Rini Soemarno Jadikan BUMN Kacau

Pages