Bulog

Bulog NTT Gelar Operasi Pasar

Konfrontasi - Perum Bulog Nusa Tenggara Timur tengah menggelar operasi pasar murah untuk menyeimbangkan harga beras yang terus melonjak naik di dua pasar tradisional yang ada di Kota Kupang.

Kepala Bagian Humas Perum Bulog NTT Oni Nawa ketika dikonfirmasi di Kupang, Selasa (29/12), mengatakan operasi pasar murah tersebut digelar sejak 12 Desember 2015 dan akan berakhir pada Februari 2016.

Bulog Kembali Datangkan Beras Premium untuk Batam

Konfrontasi - Badan Urusan Logistik (Bulog) kembali mendatangkan 1.200 ton beras kualitas premium untuk memenuhi kebutuhan pangan warga Kota Batam dan Kabupaten Karimun Kepulauan Riau jelang Natal 2015 dan Tahun Baru 2016.

"Beras premium baru datang sebanyak 1.200 ton untuk Karimun dan Batam. Sebanyak 350 ton untuk Karimun, dan sisanya untuk Batam," kata Kepala Bulog Subdivre Batam, Pengadilan Lubis di Batam, Rabu (23/12).

Bulog Sulut Salurkan Raskin 100 Persen

Konfrontasi - Perum Bulog Divre Sulawesi Utara (Sulut) telah menyalurkan 100/persen beras masyarakat miskin (raskin) di tahun 2015, untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan bahan pangan.

"Kami telah menerbitkan surat perintah pengeluaran barang/Delivery Order (SPPB/DO) beras sudah 100 persen tinggal pendistribusiannya saja yang sementara dilakukan,"kata Kepala Perum Bulog Divre Sulut Sabaruddin Amrulla di Manado, Rabu (23/12).

Serapan Beras Bulog Sulut Masih Minim

Konfrontasi - Serapan beras lokal oleh Perum Bulog Divre Sulawesi Utara hingga di penghujung tahun 2015 masih sangat minim.

"Penyerapan beras petani lokal di Sulut dan Gorontalo yang menjadi wilayah kerja Bulog Sulut masih jauh dari yang ditargetkan," kata Kepala Perum Bulog Divre Sulut, Sabaruddin Amrulla di Manado, Selasa (15/12).

Dia mengatakan hingga tanggal 7 Desember 2015 beras yang terserap dari petani lokal baik di Sulut maupun Gorontalo sebanyak 9.424 ton .

Bulog Nusa Tenggara Timur Miliki Stok Beras 7.928 Ton

Konfrontasi - Perum Bulog Nusa Tenggara Timur miliki stok beras sebanyak 7.928 ton yang bisa memenuhi kebutuhan warga hingga tiga bulan ke depan.

"Artinya masih sangat mampu memenuhi kebutuhan masyarakat saat Natal dan tutup tahun hingga awal bulan Februari 2016 mendatang," kata Kepala Bagian Humas Badan Urusan Logistik Divisi Regional Nusa Tenggara Timur, Oni Nawa di Kupang, Senin (14/12).

Natal: Bulog Papua Datangkan 45.000 Ton Beras

KONFRONTASI - Manajemen Bulog Divisi regional (Divre) Papua mendatangkan 45.000 ton beras untuk menghadapi Natal 2015 dan Tahun Baru 2016.

"Untuk semua wilayah ada 45 ribu ton, ini pengisian stok dalam menghadapi Natal dan tahun baru, itu sekaligus untuk mengisi stok tiga bulan ke depan," ujar kepala Bulog Divre Papua Arif Mandu di Jayapura, Rabu.

Menurutnya, secara berkala Bulog selalu menambah stok yang ada untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, terutama menjelang hari-hari besar keagamaan seperti Natal.

Bulog Bali Siap Gelar Operasi Pasar Beras

Konfrontasi - Perum Bulog Divisi Regional Bali siap menggelar operasi pasar kebutuhan pokok beras mengantisipasi lonjakan harga dan kebutuhan menjelang akhir tahun.

"Untuk rencana operasi pasar, Bulog Bali sudah siap. Tinggal menunggu permintaan dari pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten dan pemerintah kota," kata Kepala Perum Bulog Divisi Regional Bali, I Wayan Budhita di Denpasar, Rabu (2/12).

Proses Administrasi Hambat Penyaluran Raskin di Penajam

KONFRONTASI-Penyaluran beras untuk warga miskin tahap kedua periode Mei-Agustus 2015 untuk 10,628 rumah tangga sasaran manfaat di Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, terhambat lambatnya proses administrasi di daerah itu.

"Pendistribusian raskin tahap kedua mengalami keterlambatan karena masih ada kecamatan yang belum menyerahkan surat permintaan alokasi beras yang dihimpun dari desa dan kelurahan setempat," ucap Plt Sekretaris Kabupaten Penajam Paser Utara, Tohar di Penajam, Minggu.

Bulog Jamin Beras Petani Tak Dikenai PPh

KONFRONTASI-Perum Bulog menjamin pengadaan beras maupun gabah dari petani oleh perusahaan negara tersebut tidak akan dikenai pajak penghasilan (PPh) sehingga petani tak perlu kuatir menjual hasil panen ke Bulog.

Dirut Perum Bulog Jarot Kusumayakti mengatakan hal itu di Jakarta, Rabu, menanggapi keluhan petani maupun pengusaha penggilingan beras yang merasa keberatan dengan pengenaan PPh saat menjual beras ke Bulog.

Hafiz Tohir: Gimana nih BULOG, yang lama belum kepake, sekarang minta lagi

KONFRONTASI - Dalam rapat kerja komisi VI dengan Perum Bulog senin (24/08), ketua komisi VI DPR RI Ir. H. Achmad  Hafiz Tohir mengatakan ini Bulog seperti baru kawin eh mau kawin lagi pasalnya pernyertaan modal negara (PMN) dalam APBN Tahun 2015 sebesar Rp 3 Triliun serapan masih belum ada sama sekali  karena persoalan birokrasi yang cukup panjang, eh untuk RAPBN 2016 minta lagi PMN 2 Triliun. 

Pages