19 August 2018

budaya

Setelah Petani dan Serikat Buruh, Kini Kelompok Budaya Desak Rizal Ramli Maju Pilpres 2019

Dukungan kepada Calon Presiden Rizal Ramli sampai saat ini masih terus berlangsung. Sebelumnya dari barisan pertani, pekerja dan aktivis hingga ibu-bu, kini sebuah kelompok Paguyuban pelestari budaya Gayatri Kabupaten Tulungagung menyatakan dukungannya.

Pawai Budaya Diikuti 23 Etnis di Kendari

KONFRONTASI-Pemerintah Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), menggelar pawai budaya nusantara yang diikuti 23 etnis yang mendiami kota itu, Sabtu.

Pawai budaya nusantara itu merupakan rangkaian peringatan hari ulang tahun (HUT) ke-187 Kota Kendari 2018.

Agama dan Budaya Tak Bisa Dipisahkan Dalam Sejarah Islam di Indonesia

Budayawan Dr. Ngatawi Al-Zastrow

KONFRONTASI - Agama dan budaya yang ada di Indonesia jika dilihat dari konteks Islam yang berkembang dan hidup di nusantara ini telah menjadi hubungan simbiosis. Dimana agama itu sendiri butuh alat ataupun metode untuk disampaikan kepada masyarakat. Agar orang paham terhadap agama maka dibutuhkan metode ataupun alat supaya agama itu bisa dipahami orang.

Agama dan Budaya Itu Ruh Pancasila, Tak Perlu Dipertentangkan

KONFRONTASI - Indonesia adalah negara yang beragama dan berbudaya yang selama ini menjadi ruh ideologi bangsa ini yaitu Pancasila. Karena itu, agama dan budaya tidak perlu dipertentangkan atau bahkan dibenturkan, tetapi harus dilestarikan agar bangsa ini selalu menjadi bangsa yang harmoni dan damai.

Anak Gadisnya Bicara dengan Teman Prianya, Pasutri Edan Ini Tega Bunuh dan Bakar Anaknya Sendir

Konfrontasi - Budaya di sebuah tempat terkadang membuat orang melakukan hal-hal di luar akal sehat. Dilansir Next Shark, ada seorang gadis remaja 13 tahun di India yang dibunuh secara brutal oleh orang tuanya sendiri.

NDTV melaporkan bahwa Radhika digambarkan oleh teman-temannya sebagai anak yang cerdas dan selalu bergembira. Dia juga bernyanyi namun akhirnya dia menjadi salah satu korban pembunuhan termuda di India.

Perjalanan Anak Pergerakan, Inteligensia dan Penyair dari Bagelen : Catatan Kecil

Tangan tangan musim gugur menerpa sinagoga dan menara Binghamton Seakan mengulur pisau pisau cukur dari pohon ke pohon

Kurenggut tubuhmu yang kokoh bagai kayon, Terbayang perempuan Palestinaku di Hebron. Hanya angin.  Hanya dingin membekas kenangan. Terulur di tiap sekon

(Jericho-New York-Jakarta: 1990-2006: sajak ''Melewati Binghamton'', Herdi Sahrasad)

Negara Yang Phoby Islam, Mencoba Melawan Budaya Muslim

KONFRONTASI - Sebuah desa di Hungaria melarang pemakaian busana muslim dan dikumandangkannya adzan. Dengan mempelopori apa yang disebut "perang melawan budaya Muslim," desa itu berharap bisa menarik warga Kristen Eropa lain yang keberatan dengan keberagaman di negara mereka sendiri.

"Kami terutama menyambut orang-orang dari Eropa barat- mereka yang tidak ingin hidup dalam masyarakat multikultural," kata Laszlo Toroczkai dalam Program Victoria Derbyshire BBC. "Kami tidak ingin menarik warga Muslim ke desa kami."

Meraba Sumanang Lewat Perjamuan Luka & Menjadi Ikan

KONFRONTASI- Kali ini. Saya tergelitik dan walau sangat-sangat pemula. Pun tidak tahu atau bahkan secara khusus mempelajari apa itu etika, aturan main, dan kualitas dari sebuah sajak.
 

Oleh: Ilhan Erda

Dalam hal ini, saya tak ingin spesifik bahasannya puisi saja, tapi juga dari seluk beluk awal, filosofis dan backround daripada si pawang  itu sendiri. Penyairnya sendiri.

GMT di Mata Peramal Suku Dayak

Konfrontasi - Kekayaan budaya setempat juga terlibat dalam gerhana Matahari total (GMT) kali ini di Kalimantan Tengah. Mereka adalah peramal suku Dayak yang akan memperkirakan dari sisi budaya, apakah gerhana Matahari ini baik atau buruk untuk bangsa Indonesia.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kalimantan Tengah, Yuel Tenggara, di Palangka Raya, Selasa (8/3), mengatakan, "Apabila dalam ramalan tersebut nanti banyak membawa keburukan, maka apa langkah yang perlu dipersiapkan."

Sambut Gerhana Matahari Total, Balikpapan Gelar Atraksi Budaya

Konfrontasi - Atraksi budaya akan digelar Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata dan Budaya Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, menyambut dan memeriahkan fenomena alam gerhana matahari total pada 9 Maret 2016.

"Gerhana matahari total tahun ini (2016) melewati Balikpapan, kami akan manfaatkan dengan menggelar atraksi budaya dan kegiatan lainnya," kata Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata dan Budaya Kota Balikpapan, Oemy Facesli saat dihubungi di Balikpapan, Sabtu (27/2/2016).

Pages