Brunei Darussalam

Dalam Dua Tahun 100 Orang Jadi Mualaf di Daerah Kabupaten Belait, Brunei Darussalam

KONFRONTASI -    Pusat Dakwah Islam Cabang Kabupaten Belait, Brunei Darussalam, menggelar dua acara pengucapan syahadat bagi Aliffi bin Rosman (27 tahun) dan sepasang ibu dan anak, Saidah anak Tinting (66) dan Denny Yapp (40).

Acara konversi ini diawasi oleh Ustad Muhammad Rushdi bin Abdullah, seorang tokoh agama di wilayah tersebut, dan Ustadzah Salimah binti Haji Hassan, Pembantu Unit Dakwah Distrik Belait, dan Ustad Muhammad Nur Aisamuddin bin Muhammad Hanafi.

84 Hari Brunei Darussalam Nol Kasus Covid-19

Konfrontasi - Brunei Darussalam masih nol kasus baru Covid-19 selama hampir tiga bulan terakhir. Di Asia Tenggara, Brunei merupakan salah satu negara yang paling sedikit kasus infeksi dan kematian akibat virus yang menyerang pernapasan itu.

Sampai Kamis (30/7/2020) kemarin, Brunei memasuki hari ke-84 tanpa kasus baru Covid-19. Menurut Kementerian Kesehatan Brunei, tidak ada kasus aktif yang kini dirawat di Pusat Isolasi Nasional, demikian yang dilaporkan Xinhua, Jumat (31/7/2020).

Brunei Perpanjang Moratorium Hukuman Mati untuk LGBT

KONFRONTASI-Sultan Brunei Hassanal Bolkiah pada Minggu memperpanjang moratorium hukuman mati seks gay, berupaya meredam reaksi global yang dipelopori oleh sejumlah selebritas seperti George Clooney dan Elton John.

Negara kecil Asia Tenggara tersebut menuai protes ketika pihaknya memberlakukan penafsiran hukum Islam Syariah pada 3 April. Berdasarkan hukum tersebut, kasus sodomi, perzinaan dan pemerkosaan akan diganjar hukuman mati -- termasuk rajam. Sedangkan untuk kasus pencurian akan dipotong tangan

Brunei Surati Parlemen Eropa Terkait Hukuman Rajam Bagi Pelaku Homoseksual

KONFRONTASI-Kerajaan Brunei Darussalam mengirimkan surat kepada Parlemen Eropa untuk membela keputusannya memberlakukan hukum syariah Islam termasuk hukum rajam hingga mati bagi kaum homoseksual.

Melalui surat kepada Anggota Parlemen Eropa (MEP) tertanggal 15 April, pihak kerajaan menjabarkan kaitan tujuan pemberlakuan hukuman tersebut dengan nilai-nilai tradisional, agama, dan budaya di Brunei.

50 Tahun Berkuasa, Sultan Brunei Gelar Pesta Sebulan Penuh

Konfrontasi - Sekitar 80 ribu penduduk Brunei Darussalam menyambut iring-iringan kereta yang dinaiki Sultan Hassanal Bolkiah dan istrinya, Raja Isteri Pengiran Anak Hajah Saleha, Kamis (5/10/2017).

Hari itu, sultan ke-29 Brunei Darussalam tersebut tepat bertakhta selama 50 tahun. Dia menandainya dengan menyapa warga. Hampir seluruh penduduk mengarahkan kamera telepon genggam begitu kereta sang sultan lewat.

’’Saya tidak sabar menunggu Sultan. Dia telah menjadi pemimpin kami selama 50 tahun dan saya sangat senang bisa di sini serta menjadi bagian dari sejarah,’’ ujar Mohamad Zaidil Hayat Abdullah yang datang bersama anak dan istrinya.

Iring-iringan kereta itu dipimpin band militer. Mereka berangkat dari Istana Nurul Iman. Parade itu hanyalah awal dari perayaan yang rencananya berlangsung selama sebulan penuh.

Hari ini rencananya kerajaan menggelar perjamuan untuk para pemimpin negara-negara sekitarnya di istana negara. Di antaranya, Perdana Menteri (PM) Singapura Lee Hsien Loong, Pangeran Edward dari Inggris, Pangeran Hashim bin Al Hussein dari Jordania, dan Yang di-Pertuan Agong Sultan Muhammad V dari Malaysia.

Selain itu, ada pembukaan taman kota dan berbagai hal lainnya. ’’Tugas Sultan adalah bersikap adil terhadap rakyatnya, dan tugas rakyat adalah setia terhadap Sultan-nya,’’ ujar Sultan yang bertakhta sejak 5 Oktober 1967 dalam pidatonya kemarin.

Surat Kabar "Brunei Times" Tiba-tiba Tutup

KONFRONTASI-Surat kabar harian terbesar kedua Brunei Darussalam, "Brunei Times", meluncurkan terbitan terakhirnya, Senin, setelah tiba-tiba mengumumkan rencana penutupannya pada akhir pekan lalu, yang memicu dugaan "online" tentang alasannya.

Surat kabar itu, yang mulai diluncurkan pada 2006, pada Minggu mengumumkan di halaman depannya bahwa mereka akan berhenti terbit pada hari berikutnya.

Penyanyi Asal Brunei Ini Siap Ganti Kewarganegaraan Demi Janda Ini

Konfrontasi - Pasangan kekasih Rina Nose dan Fakhrul Razi ‎tidak bisa dipisahkan lagi. Di setiap kesempatan, selalu ada Fakhrul yang setia menemani Rina. Rina pun seakan tidak bisa jauh dari Fakhrul. 

Demi membuktikan keseriusannya kepada Rina yang sudah menjanda dua kali itu, Fakhrul pun membeli sebuah apartemen. Tak hanya itu, dia pun siap ganti kewarganegaraan bila sudah resmi menjadi pasangan hidup bagi Rina.

Sultan Bolkiah Yakin KAA akan Mampu Tingkatkan Solidaritas

KONFRONTASI-Sultan Brunei Darussalam Hassanal Bolkiah mengatakan Konferensi Tingkat Tinggi Asia Afrika (KAA) akan mampu meningkatkan solidaritas di antara negara-negara yang tergabung di dalamnya.

"Peringatan KAA akan mampu meningkatkan solidaritas, kerja sama ekonomi dan sosio kultural bagi semua yang terlibat," katanya dalam pidatonya pada pertemuan tingkat kepala negara-pemimpin KTT Asia Afrika di Balai Sidang Jakarta, Rabu.

Dia juga yakin pertemuan konferensi itu dapat meningkatkan kerja sama dan interkonektivitas di berbagai sektor serta meningkatkan investasi.

Pages