19 June 2018

brasil

Pelatih Brasil Tite Kecewa Penyelesaian Akhir Tim Samba

KONFRONTASI -   Pelatih Brasil, Tite kecewa dengan penyelesaian akhir anak asuhnya. Menurut dia, terlalu banyak tendangan tak tepat sasaran di laga lawan Swiss.

Bertanding di Rostov Arena pada laga pertama Piala Dunia 2018 Grup E, Senin (18/6/2018) dini hari WIB, Brasil ditahan imbang Swiss 1-1.

Brasil sempat memimpin lebih dulu melaluui gol indan Philippe Coutinho. Swiss bisa menyamakan skor di babak kedua berkat gol Steven Zuber.

Prediksi Brasil vs Swiss

KONFRONTASI-Semerbak kopi Brasil siap menyentak serabut syaraf pecinta sepak bola mundial. Pasukan negeri Samba memproklamasikan diri dengan berujar, "kami bangkit untuk menang", dan Rostov Arena menjadi saksi historis bahwa kejayaan diusahakan terus menerus, bukan mengemis belas kasihan orang lain.

Sebagai juara dunia lima kali, Brasil tidak terus mengulang-ulang sejarah masa silam. Bagi mereka, sejarah adalah sekarang, karena itu menantang untuk dimenangkan. Saatnya tiba, Neymar dan kawan-kawan siap menerima tantangan Swiss dalam laga Grup E Piala Dunia 2018 yang dihelat di Rostov Arena, Rostov-On-Don pada Minggu pukul 21.00 waktu setempat, atau Senin dini hari, pukul 02.00 WIB. Pertandingan itu akan ditayangkan secara langsung oleh Trans TV.

Duel ini disebut spektakuler oleh sejumlah pengamat, karena mendaulat Brasil sebagai kandidat juara Piala Dunia melupakan kenangan traumatis di Piala Dunia 2014.

Perlu dua tahun bagi Brasil agar bangkit dari kisah sarat derai air mata, karena tim kesayangan negeri mereka gagal menjadi juara dunia. Di pertengahan 2016, pelatih Tite menyuntikkan serum kepercayaan diri kepada seluruh personel tim.

Ini lantaran para pemain Brasil ditekuk sekaligus dipermalukan Jerman dengan skor 1-7 oleh Jerman di hadapan publik negeri sendiri. Di Moskow, mereka bertekad bangkit untuk meraih kemenangan.

Alhasil, mereka lolos ke Piala Dunia 2018 setelah lebih dulu melalui jalan sarat onak berduri di babak kualifikasi zona Amerika Selatan. Brasil merombak komposisi pemain dengan mempertahankan enam pemain yang berpengalaman berlaga di Piala Dunia.

Tim berjuluk Selecao sedari awal menyadari bahwa Swiss siap tampil dengan mengembangkan corak permainan yang serba menekan pertahanan lawan. Untuk itu pasukan asuhan Tite perlu lebih tampil ekstra waspada dan ekstra bersabar, karena kesalah sekecil apapun bakal membawa petaka.

Tite menyusun komposisi pemain dengan mengandalkan kuartet Neymar, Gabriel Jesus, Philippe Coutinho dan Willian. Keempat pemain sarat pengalaman ini memiliki kreativitas, penguasaan bola yang mumpuni, mobilitas yang tiada henti, dan kecermatan serta kejelian memanfaatkan setiap peluang menjadi gol.

Sementara itu, Swiss siap tampil dengan bermodal kepercayaan diri setelah mampu bermain imbang 1-1 melawan Spanyol dan menundukkan Jepang 2-0 dalam laga pemanasan jelang Piala Dunia.

Pelatih Swiss, Vladimir Petkovic terus mencermati gaya permainan khas Amerika Latin jelang melawan Brasil. Mereka menyimpan memori setelah mampu mengalahkan Argentina di babak 16 besar Piala Dunia 2014 di Brasil.

Brasil mengandalkan Neymar yang membela Paris Saint-Germain. Ia punya segudang kreativitas dalam menyerang dengan ditopang skill yang jempolan. Hanya saja, Selecao masih punya pekerjaan rumah besar, yakni memperbaiki lini pertahanan.

Bek Brasil, Thiago Silva menyatakan, "Sesudah tiga bulan, dan ia tampil dalam pertandingan, ia (Neymar) kembali kepada performa berkelas. Perkembangannya sungguh luar biasa."

"Kalah 1-7 dari lawan tidak mengusik kami terlalu lama. Kami harus tampil sebagai juara dunia. Saatnya mengukir kembali sejarah," katanya.

Pada bagian lain, Petkovic mengatakan, "Kami berada dan bertanding di sini untuk menang, bukan tampil indah menawan. Kami berusaha tampil disiplin dengan mengandalkan organisasi pertahanan yang solid. Anda perlu memancing keluar tim seperti Brasil dan mendorong mereka berbuat kesalahan. Dengan begitu anda memperoleh kesempatan. Kami berusaha mencetak satu atau dua gol untuk menang."

Persatuan Sepak Bola Brasil Rilis Skuad Piala Dunia 2018

KONFRONTASI -  Pelatih Timnas Brasil Tite telah mempunyai kerangka tim yang bakal dibawa ke putaran final Piala Dunia 2018. Dalam pengumuman 23 pemain yang akan dibawa ke Rusia, Selasa (15/5/2018), tidak banyak kejutan.

Neymar Pede Bisa Kembali Sebelum Piala Dunia 2018

Konfrontasi - Pemain Paris Saint-Germain (PSG), Neymar Jr, yakin bisa kembali bergabung dengan skuad timnas Brasil untuk Piala Dunia 2018 setelah pulih dari cedera metatarsal.

Mantan bintang Barcelona ini dikabarkan sudah bugar pada 17 Juni nanti kala Brasil menghadapi timnas Swiss dalam ajang Piala Dunia.

Saat ini, Neymar sedang menepi. Dia menjalani proses pemulihan setelah operasi patah tulang metatarsal sejak Februari 2018 lalu.

Cedera Paksa Neymar Ucapkan Selamat Tinggal Piala Dunia 2018

Konfrontasi - Raksasa Prancis, Paris Saint-Germain sudah merelakan Neymar dioperasi. Tetapi itu tak berarti Neymar hanya akan merelakan penampilannya pada leg kedua 16 Besar melawan Real Madrid di Parc des Princes, Paris, pekan depan (7/3). Lebih parah, Neymar harus siap-siap mengucap selamat tinggal pada Piala Dunia 2018.

Argentina Impikan Messi Vs Neymar di Final Piala Dunia

Konfrontasi - Pelatih Argentina, Jorge Sampaoli, sudah punya final impian di Piala Dunia 2018. Mantan pelatih Sevilla ini berharap, Argentina bisa bertemu Brasil di Rusia nanti.

Bukan tanpa alasan Sampaoli berharap bertemu rival di Amerika Selatan tersebut. Dia ingin Lionel Messi kembali bertemu dengan Neymar sebagai musuh.

Sebelumnya, Neymar dan Messi sama-sama membela Barcelona. Namun, di musim panas ini, Neymar memilih hengkang ke Paris Saint-Germain dengan nilai transfer  €222 juta.

Neymar Pede Brasil akan jadi Juara Piala Dunia 2018

Konfrontasi - Superstar Brasil Neymar berjanji akan memberikan segalanya untuk mengantar negaranya menjadi juara di Piala Dunia 2018, di Rusia mulai Juni tahun depan.

"Piala Dunia tahun depan akan menjadi sangat berarti buat orang Brasil. Saya akan memberikan semuanya dan Brasil akan menjadi juara," kata Neymar seperti dikutip dari laman FIFA.

Pemain termahal di dunia itu mengatakan, Timnas Brasil saat ini sudah berbeda dengan tim tiga tahun lalu, saat mereka melakoni Piala Dunia di kandang sendiri.

Rizal Ramli berefleksi tentang Brasil di bawah Presiden Lula, Kilas Balik

Video Neymar Nangis saat Jumpa Pers

Konfrontasi - Ada pemandangan unik dalam jumpa pers pasca Brasil menaklukkan Jepang 3-1 di laga uji coba, Jumat malam, 10 November 2017. Bintang Brasil, Neymar Jr menangis.

Neymar menangis ketika pelatih timnas Brasil, Tite mencoba membela dirinya. Seperti diketahui, Neymar kerap menjadi sasaran berita miring di media Prancis.

Neymar dituding bersikap arogan dan sering berselisih dengan rekan setim dan pelatih di timnas Brasil dan Paris Saint Germain (PSG). Tuduhan yang coba dibantah oleh Tite.

Terlibat Suap, Ketua Olimpiade Brasil Mundur

KONFRONTASI-Ketua Komite Olimpiade Brasil Carlos Arthur Nuzman mengumumkan pengunduran dirinya Rabu (Kamis WIB), menyusul penahanannya pekan lalu atas kasus suap dalam pencalonan kota Rio de Janeiro sebagai tuan rumah Olimpiade 2016.

Nuzman (75), pekan lalu mengatakan bahwa ia mundur sementara.

Namun dalam suratnya ke komite pada Rabu ia mengatakan bahwa ia perlu mencurahkan perhatiannya pada urusan hukumnya, dimana ia akan melakukan pembelaan.

Dalam suratnya, ia membantah telah melakukan kesalahan.

Pages