Bom Sarinah

PPATK Ungkap Adanya Aliran Dana Mencurigakan Pra Teror di Thamrin

KONFRONTASI -  Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) mengungkapkan adanya aliran dana mencurigakan sebelum ternyadinya teror di Jalan MH. Thamrin, Jakarta Pusat, 14 Januari 2016.

Ketua PPATK Muhammad Yusuf menjelaskan, temuan tersebut telah dilaporkan kepada kepada Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Mabes Polri.

Aliran dana tersebut mencapai puluhan juta rupiah yang dikirim beberapa kali. Namun pada saat itu tidak diketahui bahwa aliran dana tersebut akan digunakan untuk membiayai aksi teror di Jakarta.

Dua Jenazah Teroris Thamrin Dimakamkan di Jabar

Bom Sarinah, Thamrin Bukti Ideologi Kita Melemah

JAKARTA – Menanggapi pascaledakan bom di kawasan Thamrin, Jakarta Pusat yang dilakukan oleh kelompok berjaringan Islamic State of Iraq and Syria (ISIS). Anggota Komisi II DPR RI, Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (FPKB), Yanuar Prihatin menilai  ideologi nasional kita sedang menghadapi krisis ideologi.

Menurutnya, Pancasila hanya sebagai ideologi simbolik tanpa makna yang kuat di masyarakat. Baginya, kejadian bom Thamrin mestinya menyadarkan semua pihak bahwa proses penanaman ideologi pancasila belum tuntas dan nyaris diabaikan

Bahrun Naim Diburu Polisi, Keluarga Kena Dampak Sosial

KONFRONTASI-Aksi teror di kawasan Sarinah, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat pada Kamis 14 Januari lalu, telah menyeret nama Bahrun Naim hingga ramai diperbincangkan.

Setali tiga uang, keluarga Bahrun Naim di Solo ikut kena dampak sosial. Dahlan Zaim, adik Bahrun Naim mengaku, orang-orang yang dulunya dekat kini menjauhinya.

"Teman-teman saja, adik-adik kelas saya yang dulunya baik dengan saya menghindar dan seterusnya. Efek sosialnya itu," kata Zaim kepada wartawan di Solo, Selasa (20/1/2016).

Bom Thamrin: Polisi Periksa Napi Nusakambangan

KONFRONTASI-Anggota Detasemen Khusus 88 Antiteror Polri memeriksa seorang narapidana kasus terorisme di Lembaga Pemasyarakatan Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah, terkait serangan bom di kawasan Jalan MH Thamrin, Jakarta, pada 14 Januari.

"Satu napi dari Nusakambangan masih dibonpinjamkan untuk diperiksa," kata Kepala Divisi Humas Polri Irjen Anton Charliyan di Jakarta, Rabu.

Sikap Janggal Sejumlah Negara Terkait Bom Sarinah

KONFRONTASI-Sikap negara-negara sahabat seperti Amerika Serikat (AS) dan Australia sangat janggal menjelang terjadinya aksi teror di kawasan Sarinah, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat.

Pasalnya kedua negara tersebut sudah mengeluarkan "Travel Warning" atau larangan melakukan perjalanan ke Indonesia seminggu sebelum terjadinya teror bom di Jalan MH Thamrin pada Kamis (14/1).

Waduh, Jaringan Bom Thamrin Ancam Ledakkan Bali

KONFRONTASI-Seseorang tak dikenal yang menggunakan sepeda motor memberikan sepucuk surat ancaman di Kecamatan Buleleng. Dalam surat tersebut dinyatakan salah satu daerah di Bali akan diledakkan.

Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Anton Charliyan mengungkapkan adanya ancaman teror bom di Bali. Peneror diduga masih terkait jaringan pelaku bom Sarinah, Jakarta Pusat.

Ini Cerita Driver Go-Jek yang Selamatkan Wanita Korban Bom Thamrin

KONFRONTASI-Muhamad Yunus (33), pengemudi GO-JEK yang mendadak terkenal karena aksinya saat menolong salah seorang korban ledakan, Anggun Kartika Sari tersebar di sosial media, mengaku ingin bertemu dengan sosok Anggun Kartika Sari yang diselamatkannya saat insiden ledakan bom Thamrin terjadi pada Kamis (14/1).

Keluarga Yakin Rekaman Bantahan yang Beredar Suara Bahrun Naim

KONFRONTASI-Pihak keluarga Bahrun Naim, yang disebut-sebut merupakan dalang di balik teror bom di Jl. Thamrin, Jakarta, yakin suara rekaman yang banyak beredar memang suara yang bersangkutan.

"Saya yakin rekaman suara pernyataan itu, mas Bahrun. Namun, hal ini, masih perlu dibuktikan," kata Dahlan Zaim, adik kandung Bahrum Naim, di Solo, Selasa.

Sebelumnya beredar rekaman di situs berbagi audio SoundCloud yang diduga merupakan suara dari Bahrun Naim yang seolah membantah sebagai dalang di balik teror bom di Jl. Thamrin, Jakarta.

Rekaman Bantahan Bahrun Naim Beredar, Bagaimana Respon Polri?

KONFRONTASI-Menyikapi beredarnya sebuah rekaman audio yang mengaku diri sebagai Bahrun Naim, Kepala Bagian Penerangan Umum Mabes Polri, Kombes Suharsono, mengaku pihaknya tak tinggal diam.

Suharsono menegaskan Mabes tak gentar dan sudah melakukan pendalaman terhadap audio tersebut.

Dalam rekaman tersebut, Bahrun yang dituding sebagai orang bertanggungjawab atas aksi terorisme di kawasan Sarinah, Kamis (14/1) lalu itu membantah bahwa dia terlibat dalam operasi. 

Pages