BNN

BNN: 29.940 Warga Ambon Gunakan Narkoba

Konfrontasi - Data Badan Narkotika Nasional (BNN) provinsi Maluku tahun 2015 tercatat sebanyak 29.940 warga kota Ambon menggunakan narkoba.

"Pengguna narkoba di kota Ambon tersebar di empat kecamatan, hal ini menimbulkan kerugian yang tidak sedikit yakni korban jiwa," kata Wali Kota Ambon, Richard Louhenapesssy saat dekelarasi stop narkoba di Ambon, Jumat (27/5/2016).

Menurut dia, jumlah pengguna narkoba di Ambon terus mengalami peningkatan setiap tahun.

Tiongkok Importir Utama Narkotika Nasional

Konfrontasi - Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Budi Waseso mengungkapakan, peredaran narkotika di Indonesia mayoritas dipasok dari Tiongkok. Narkotika asal negeri Tirai Bambu itu diproduksi melalui industri rumah tangga (home industri).

"Jaringannya macam-macam. Sampai saat ini yang terbesar dari Cina. Kalau Cina ini kan produksinya besar, home industry," kata pria yang akrab disapa Buwas di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta Pusat, Jumat (27/5/2015).

Cegah Peredaran Narkoba Polda Bali Perketat Penjagaan di Udara dan Darat

Konfrontasi - Kepolisian Daerah (Polda) Bali memperketat pengawasan di pintu-pintu masuk dan keluar Pulau Dewata sehubungan semakin maraknya peredaran narkotika dan bahan obat berbahaya (narkoba) melalui jalur udara dan darat.

"Untuk langkah selanjutnya kami akan perketat pengawasan di pintu keluar masuk Bali melalui Bandara Ngurah Rai dan Pelabuhan Gilimanuk," ujar Direktur Reserse Narkoba (Diresnarkoba) Polda Bali, Kombes Franky Haryanto, di Denpasar, Sabtu (21/5/2016).

BNN Pusat Serahkan Hasil Pemeriksaan Bupati Bengkulu ke Daerah

Konfrontasi - BNN pusat telah menyerahkan hasil uji laboratorium narkoba Bupati Bengkulu Selatan Dirwan Mahmud ke BNNP Bengkulu. Hasil tes darah dan rambut itu akan diumumkan hari ini di Bengkulu.

"Pukul 15.00 WIB hari ini diumumkan (hasilnya)," kata Kepala BNNP Bengkulu Kombes Pol Budiharso dikutip dari detikcom, Jumat (20/5/2016).

Rp37 Miliar Aset Sindikat Narkoba Disita BNN

KONFRONTASI - Badan Narkotika Nasional (BNN) menyita total Rp36,9 miliar aset yang didapat dari pengungkapan kasus tindak pidana pencucian uang (TPPU) kejahatan narkotika. Aset tersebut disita dari tiga jaringan sindikat narkoba periode Maret hingga April 2016.

Aset pertama disita dari sindikat Radir asal Aceh-Medan. Polisi menangkap kurir, AG dan AD, saat membawa 11 kilogram sabu dan 4.951 butir pil ekstasi, Sabtu 19 Maret. Dari penangkapan itu, BNN mengamankan FR dan MU yang diduga terlibat dalam jaringan TPPU sindikat narkoba.

Usai Digarap BNN, Ini Komentar Bupati Bengkulu

Konfrontasi - Bupati Bengkulu Selatan, Dirwan Mahmud lakukan pemeriksaan urin, darah dan rambut di Jakarta. Dia tiba di Gedung BNN, didampingi Direktur Prekursor dan Psikotropika BNN, Brigjen Pol Anjan Pramuka pada pukul 19.39 WIB. 

Selang satu jam kemudian, sekitar pukul 20.45 WIB, Bupati Dirwan keluar dari ruangan pemeriksaan. Dia menegaskan dirinya tidak bersalah dan tidak tahu apa-apa soal narkotika di ruangan kerjanya.

Ini Alasan Jupiter Fortissimo Terjerumus Narkoba

Konfrontasi - Aktor Jupiter Fortissimo sempat mengaku kepada polisi menggunakan narkoba jenis sabu-sabu karena sepi job. Namun sepertinya ada faktor lain sang aktor terjerumus ke dunia narkoba.

“Dia keterangannya untuk dipakai sendiri. Yang positif cuma dia dan temennya F itu. Dia ngaku salah bergaul,” terang Kapolsek Metro Tamansari, AKBP Suhermanto, Jumat (13/5/2016).

Pemilik nama lengkap Jupiter Fortissimo Jansen Talloga itu membeli barang terlarang tersebut dari F, yang diketahui sebagai bandar.

BNN Periksa Darah dan Rambut Bupati Bengkulu

Konfrontasi - Badan Narkotika Nasional (BNN) akhirnya memboyong Bupati Bengkulu Selatan, Bengkulu, Dirwan Mahmud, ke markas BNN di Cawang, Jakarta Timur, Sabtu (14/5) sore. 

Saat ini, tim BNN yang memback up BNN Provinsi Bengkulu tengah dalam perjalanan ke Jakarta menggunakan pesawat terbang. Tim bersama Bupati Bengkulu diperkirakan tiba di Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta sekitar pukul 16.50. 

Juru bicara BNN Kombes Slamet Pribadi mengatakan Bupati Bengkulu akan melakoni serangkaian tes. 

Buwas Akui Banyak Intervensi Penyelidikan Bupati Bengkulu

Konfrontasi - Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Pol Budi Waseso yang akrab dipanggil Buwas mengatakan terkait kasus temuan narkotika dan obat-obatan terlarang (narkoba) di ruang kerja Bupati Bengkulu Selatan, Dirwan Mahmud ada beberapa pihak yang melakukan intervensi.

"Banyak intervensi dalam kasus ini yang bila terbukti terlibat akan dikenakan pasal 556 KUHP," kata Buwas di Jakarta, Jumat (13/5/2016).

BNN Ringkus Pengedar Narkoba Internasional Jaringan 'Mike Tyson'

Konfrontasi - Badan Narkotika Nasional (BNN) menggulung jaringan sindikat pemasok narkotika jenis sabu berskala internasional.

Dalam pengungkapan kasus itu, BNN menangkap pria bernama Muhammad Adam, yang tak lain kepala dari kurir-kurir pemasok sabu dari luar negeri. Ada 8 kurir narkoba yang bekerja di bawah komando pria yang berperawakan mirip petinju legendaris, Mike Tyson.

"Nah ini, komandannya nih, kayak Mike Tyson," ujar Kepala BNN Komjen Pol Budi Waseso, Jumat (13/5/2016).

Pages