BNN

Peredaran Ganja dari Amerika Libatkan Anak-anak

KONFRONTASI - Seorang anak berinisial X (16), ditangkap Badan Narkotika Nasional (BNN) karena diduga terlibat peredaran narkotika jenis ganja dari Amerika Serikat, dengan barang bukti ganja seberat 256,80 gram.

"Ada tiga tersangka, yakni X, AML dan AMM. Modus mengedarkannya yakni dengan pemesanan secara online dan menjadikan anak-anak sebagai kurirnya," kata Kepala Bagian Hubungan Masyarakat BNN, Komisaris Besar Polisi Slamet Pribadi, di Jakarta, Kamis.

TNI, Polri, BNN Perlu Refleksi Diri. Ini lho kata Mantan Pejabat BNN: Keterlibatan Aparat Sudah Sejak Lama, Saat Ini Pun Masih Ada

KONFRONTASI- Mantan Deputi Bidang Pemberantasan Badan Narkotika Nasional (BNN) Benny Mamoto mengatakan, keterlibatan aparat dalam peredaran narkoba bukan lagi hal yang tabu. BNN, Polri dan TNI tak perlu marah lagi. Harus dewasa, cerdas dan bijak dalam bertindak, jangan menyalahkan Haris Kontras karena demi kepentingan umum..

Ternyata Freddy Budiman Punya Bos yang Juga Bakal Didor

KONFRONTASI-Freddy Budiman ternyata memiliki seorang bos bernama Chandra Salim alias Akiong, yang saat ini juga sudah divonis mati tapi belum dieksekusi.

"Chandra Salim alias Akiong adalah bos Freddy. Akiong merupakan penyokong dana untuk Freddy," kata Juru bicara Badan Narkotika Nasional (BNN) Kombes Slamet Pribadi dalam diskusi bertema Hitam Putih Pemberantasan Narkoba di kawasan Cikini, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (6/8).

BNN Disebut Terima Uang 'Titipan' Freddy, Begini Jawaban Buwas

Konfrontasi - Badan Narkotika Nasional (BNN) menanggapi serius pernyataan terpidana mati Freddy Budiman yang dituliskan Ketua Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Harris Azhar, yang diposting di Facebook resmi milik KontraS.

Tulisan Harris berjudul "Cerita Busuk dari Seorang Bandit" yang menyebutkan bahwa pejabat BNN menyalahgunakan kewenangannya membantu Freddy Budiman dalam melancarkan bisnis narkoba.

Polri Siap, Kapanpun BNN Butuh Bantuan

KONFRONTASI- Kepala Kepolisian Jenderal Badrodin Haiti menyatakan kesiapannya untuk membantu Badan Narkotika Nasional (BNN) dalam memperkuat memberantas narkoba.

"Karena infrastruktur kami sampai ke desa-desa," tegas Badrodin di sela-sela peringatan Hari Anti Narkotika Internasional 2016 di Tamansari, Jakarta Barat, Minggu (26/6).

Orang nomor satu di Korps Bhayangkara itu menyatakan, selama ini sinergi BNN dan Polri sudah baik dalam mengungkap jaringan narkoba. Saling kerja sama dalam memberantas narkoba harus ditingkatkan.

Hari Anti Narkoba 2016, Presiden Jokowi: Kita Kejar, Hajar, Tangkap Bandar Narkoba

Konfrontasi - Indonesia darurat narkoba. Presiden Joko Widodo menginstruksikan semua instansi pemerintah memberantas narkoba. Dia menegaskan, ego sektoral dalam pemberantasan narkoba mesti dihilangkan.

"Kita kejar, hajar, tangkap (bandar Narkoba). Baik sedang, kecil, besar," pinta Jokowi saat peringatan Hari Anti Narkotika Internasional 2016 di Tamansari, Jakarta Barat, Minggu (26/6/2016).

Hari Anti Narkoba 2016: Dalam Satu Tahun BNN Bongkar 1.015 Kasus Narkoba

Konfrontasi - Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komisaris Jenderal Budi Waseso mengungkapkan pencapaian pihaknya dalam upaya penanggulangan Narkoba baik dalam bidang pengurangan permintaan (demand) dan pengurangan pasokan (supply).

Dalam hal pengurangan demand melalui pencegahan, BNN telah melakukan upaya peningkatan ekstensifikasi dan intensifikasi komunikasi, informasi dan edukasi penyalahgunaan Narkoba ke seluruh Indonesia. Dalam hal ini, BNN menggunakan sarana media massa dan sosialisasi langsung.

BNN Kembali Bongkar Jaringan Narkoba Freddy Budiman

KONFRONTASI-Badan Narkotika Nasional (BNN) kembali mengungkap narkotika dan obat-obatan terlarang jenis sabu-sabu jaringan terpidana mati kasus narkoba Freddy Budiman dengan barang bukti tiga peti besi setebal lima centimeter.

"Ini jaringan Freddy Budiman dan komunikasinya ada dan ini tidak mengarang karena ada fakta-faktanya. BNN tidak ada kepentingan apa-apa," kata Budi Waseso yang akrab dipanggil Buwas itu di Jakarta, Kamis.

Buwas: Australia dan New Zealand Kirim Intel Pantau Dua Kota di Indonesia Penyuplai Narkoba

Konfrontasi - Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Pol Budi Waseso (Buwas) mengatakan seluruh wilayah Indonesia masuk daerah rawan penyalahgunaan narkotika.

"Kota-kota di Indonesia hampir semua ada pelabuhan-pelabuhan yang sangat kuat rentan adanya penyeludupan dan peredaran narkotika," kata Budi Waseso usai pencanangan Jalan Sehat Stop Narkotika HUT Ke-169 Boyolali, di Boyolali, Minggu (29/5/2016).

Pages