BNN

Tertangkap Nyabu, Tiga Kru Lion Air Diperiksa BNN

konfrontasi - Tiga kru maskapai penerbangan Lion Air yang ditangkap Badan Narkotika Nasional Provinsi Banten pada Sabtu (19/12), diperiksa penyidik BNN.

"Informasi yang saya dapat, mereka bertiga bersama satu tersangka lain NM (33) tidak ada masalah, baik-baik saja. Bahkan terlihat gembira dan tertawa-tawa," kata Kepala Badan Narkotika Nasional Komjen Budi Waseso di Jakarta, Rabu.

BNN Tangkap Kru Pesawat yang Asik Nyabu

Konfrontasi - Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Banten berhasil menggelar operasi tangkap tangan (OTT) terhadap tiga orang kru maskapai penerbangan.

Ketiganya ditangkap tengah asyik mengisap sabu-sabu di sebuah apartemen di wilayah Tangerang Selatan, Banten, pada Sabtu (19/12) lalu.

"Sampai saat ini info yang saya dapat ada satu pramugari, satu pramugara, dan satu kopilot," kata Kepala Bagian Humas Badan Narkotika Nasional (BNN) Kombes Pol Slamet Pribadi, pada Selasa (22/12/2015).

Polda Jabar Tangkap Warga Aceh Bawa Sabu di Tol Cipali

Konfrontasi - Seorang pria asal Desa Kuala Raja, Kecamatan Kuala, Kabupaten Bireun, Nangroe Aceh Darusalam (NAD), A (42), ditangkap polisi di Tol Cipali kilometer 102, Minggu (20/12/2015).

Dia ditangkap bersama seorang rekannya bernama Z (24) ketika mengendarai truk tronton boks.

Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol Sulistyo Pudjo Hartono, mengatakan, penangkapan A dan Z itu dilakukan sekitar pukul 02.15 WIB.

Kenali Ciri-Ciri Fisik Pengguna Narkoba Selain Lewat Urine

Konfrontasi - Selain pemeriksaan urin dan lab, sebaiknya jangan abaikan ciri-ciri fisik untuk mengendus apakah seseorang memakai narkoba atau tidak.

"Ada ciri-ciri fisik pengguna narkotika. Misalnya, lebih lama dalam berpikir (lemot) sensitif, mudah marah, loyo, selaput mata bawah memerah. Perhatikan juga apakah di rumah banyak barang-barang yang hilang atau tidak," kata Kepala Bagian Hubungan Masyarakat Badan Narkotika Nasional (BNN), Kombes Pol Slamet Pribadi, diberitakan ANTARA News, Jumat (11/12/2015).

Budi Waseso Minta Jaksa Agung Percepat Eksekusi Mati Bandar Narkoba

KONFRONTASI - Jaksa Agung diharapkan segera melakukan eksekusi hukuman mati jilid III bagi terpidana mati kasus narkoba. 

"Saya sampaikan itu (hukuman mati) untuk efek jera. Jangan lama-lama. Jaksa Agung akan dorong ini untuk percepatan," kata Kepala BNN Budi Waseso (Buwas) di kantor Kementerian Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam), Jalan Medan Merdeka Barat, Rabu, 2 Desember 2015.

Tangkap Pengedar Narkoba, BNN Gandeng TNI

KONFRONTASI - Guna menangkap para pengedar narkotika di Indonesia, Badan Narkotika Nasional (BNN) akan menggandeng Tentara Nasional Indonesia (TNI) 

"Sebentar lagi kami akan memiliki Memorandum of Understanding (MoU) dengan TNI," ujar Kepala BNN Komjen Polisi Budi Waseso di Kantor Kemenkopolhukam, Jakarta, Rabu.

Dengan MoU ini, TNI akan diikutsertakan dalam operasi pengejaran bandar dan pengedar narkotika, kata mantan Kepala Bareskrim Mabes Polri itu.

BNN Jawa Timur Dukung Ide Penjara Buwas

Konfrontasi - Kepala Bidang Pemberantasan Badan Narkotika Nasional Provinsi Jawa Timur, Bagio Hadi, menyatakan kalau pihaknya siap mendukung sepenuhnya keinginan adanya fasilitas penjara khusus bagi bandar narkotika yang dikelilingi ikan piranha dan buaya di Pulau Kangean, Jawa Timur. Keinginan itu sebelumnya disampaikan Kepala Badan Narkotika Nasional, Budi Waseso saat berkunjung ke Jawa Timur.

“Selama itu untuk kebaikan, kami BNNP Jawa Timur sangat mendukung,” kata Bagio, Minggu (29/11/2015).

BNN: Media Punya Andil Besar Selamatkan Masyarakat dari Bahaya Narkoba

Konfrontasi - Badan Narkotika Nasional menilai media massa memiliki peran yang sangat besar dalam membebaskan masyarakat dari bahaya dan ancaman penyalahgunaan narkoba.

"Terima kasih kepada para wartawan yang selama ini banyak memberitakan kiprah BNN dalam pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran narkoba," kata Direktur Advokasi BNN, Yunis Farida Oktoris, di Jakarta, Sabtu (28/11/2015).

BNN: Ada Oknum Aparat yang Terlibat Pengedaran Narkoba

Konfrontasi - Terbongkarnya kasus peredaran narkoba yang melibatkan aparat kepolisian berinisial AM di Kalimantan Timur membuktikan adanya keterlibatan oknum aparat dalam membantu peredaran narkoba.

"Meski tangkapan kali ini kecil, tapi ini membuktikan bahwa adanya keterlibatan oknum aparat," kata Deputi Bidang Pemberantasan Badan Narkotika Nasional (BNN) Irjen Dedi Fauzi Elhakim, di Gedung BNN, Jakarta, Senin (23/11).

"Mereka (oknum aparat) yang ingin cepat kaya tapi dengan jalan pintas," katanya.

Pages