BNN

Tersangka Narkoba Ini Bukan WNI?

KONFRONTASI - Deputi Pemberantasan BNN Irjen Arman Depari menduga Sadikin yang ditangkap pada Kamis (15/3) malam di kawasan Ancol merupakan warga negara asing (WNA). Namun, BNN masih memeriksa Sadikin yang diduga sebagai kaki tangan sindikat narkoba Taiwan.

Arman mengatakan, Sadikin memang mengaku warga negara Indonesia (WNI). Pria bermata sipit itu juga memiliki memiliki kartu tanda penduduk (KTP).

Ditangkap karena Sabu, Ketua NasDem Jalani Rehabilitasi

KONFRONTASI - Badan Narkotika Nasioanal (BNN) Kota Gorontalo akhirnya memastikan Ketua Partai NasDem Kabupaten Pohuwato, Gorontalo, berinisial MY yang ditangkap terkait kasus sabu, Kamis (22/2/2018) lalu akan direhanilitasi.

"MY mau direhab. Insyallah direhabilitasi sesuai hasil assessment BNN. Dia rehab di Badoka, Makassar," ucap Kepala BNN Kota Gorontalo, Roy Bau, Rabu (28/2) siang.

Roy juga menyatakan saat ini MY alias MIK masih dalam proses pemeriksaan dan penyelidikan.
 

Buwas Harapkan Calon Penggantinya di BNN Miliki Integritas

KONFRONTASI-Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN), Komisaris Jenderal Polisi Budi Wases, berkata soal calon penggantinya. Dia mengharapkan penggantinya adalah orang yang memiliki integritas baik dalam menjalankan tugas.

"Maka kalau tidak punya integritas yang baik, saya yakin tidak mungkin bisa bekerja dengan baik di BNN," kata dia, di Bogor, Kamis usai meresmikan Pusat Laboratorium Narkotika dan fasilitas anjing pelacak narkotika atau Unit Deteksi K9.

Komisi III DPR Dorong BNN Lakukan Tes Urine ke Seluruh Artis

KONFRONTASI - Maraknya sejumlah artis yang terjerat dalam kasus narkoba membuat anggota Komisi III Ahmad Sahroni prihatin. Dia meminta Badan Narkotika Nasional (BNN) berperan aktif melakukan tes urine terhadap semua artis di Indonesia.

Sahroni mendorong BNN bekerjasama dengan perhimpunan artis untuk tes urine sekaligus sosialisasi bahaya zat terlarang tersebut.

Anjan P Putra: BNN Gerebek Pabrik Ekstasi di Perumahan Alam Raya, Benda - Tangerang

KONFRONTASI - Badan Nasional Narkotika (BNN) menggerebek sebuah rumah di Perumahan Alam Raya di Benda, Tangerang. Rumah tersebut dijadikan home industry ekstasi.

"Ada beberapa bahan baku yang kita temukan di TKP, di antaranya sekitar 7 kg bahan prekusor," ujar Direktur Prekusor dan Psikotropika BNN Anjan P Putra kepada detikcom, Rabu (17/1/2018).

Di lokasi tersebut, petugas juga menyita 11.000 butir pil ekstasi siap edar. Sejumlah peralatan untuk membuat ekstasi turut diamankan petugas BNN.

Terkait Sindikat Bisnis Narkotika, Sipir Rutan Purworejo Ditangkap BNN

KONFRONTASI - Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Jawa Tengah dilaporkan menangkap Kepala Rumah Tahanan Purworejo berinisial CAS berkaitan dengan sindikat bisnis narkotika yang dilakukan di dalam tahanan.

Kepala Bidang Pemberantasan BNN Provinsi Jawa Tengah AKBP Suprinarto di Semarang, Senin, membenarkan hal tersebut ketika dikonfirmasi.

"Ditangkap tim gabungan BNN pusat," katanya.

Menurut dia, CAS ditangkap di Purworejo pada Senin siang.

Dramaturgi BNN Diskotik MG: Apaan Masyarakat Yang Salah?

Oleh: Djoko Edhi Abdurrahman
Anggota Komisi III DPR 2004 - 2009, Wakil Sekretaris Lembaga Penyuluhan Bantuan Hukum Nahdlatul Ulama, PBNU

Ada yang salah dari Humas BNN. Kasus psikotropika Diskotik MG International Club menyalahkan masyarakat karena apatis sehingga MG bisa beroperasi 2,4 tahun: tak terendus BNN. Jika tak salah adalah pernyataan Kombes Sulis.

Tak Peduli Disebut Pelanggar HAM, Buwas Perintahkan Anggota BNN Tembak Bandar Narkoba dengan Peluru Tajam

KONFRONTASI-Kepala Badan Nasional Narkotika Komisaris Jenderal Budi Waseso mengatakan sudah memiliki cara yang kejam untuk membuat bandar narkoba kapok dan tak mau mengedarkan barang haram itu lagi di Indonesia.

Budi alias Buwas mengatakan, dia sudah menginstruksikan seluruh anggota BNN untuk tak lagi memakai peluru karet dan hampa untuk menghentikan aksi bandar narkoba. Tapi, anggota BNN harus menggunakan peluru tajam untuk menembak bandar.

Sindikat Pengedar Narkoba Malaysia Dibekuk BNN, 30Kg Sabu Disita

KONFRONTASI - Badan Narkotika Nasional (BNN) dini hari tadi, Minggu (5/11) sekitar pukul 02.30 di Jalan Medan - Banda Aceh, Kab Aceh Tamiang berhasil menangkap jaringan narkotika Internasional Malaysia - Aceh.

Dikatakan Deputi Bidang Penindakan dan Pemberantasan BNN, Irjen Pol Arman Depari yang berhasil ditangkap yakni Abidar (18) warga Senembuk Rambung Idi, Aceh Timur.

"Barang bukti narkotika (jenis sabu, red) yang berhasil diamankan sebanyak 30 bungkus, kurang lebih 30 Kg," kata Arman melalui siaran pers yang diterima hari ini.

Pages