blunder

Blunder Pak Jokowi? PDIP Persoalkan Perppu 1/2020. Berat sekali, Melanggar Konstitusi dan Sangat Berpotensi Lindungi Korupsi-Kolusi

KONFRONTASI- Kalau PDIP waras, maka adanya Perppu 1/2020 oleh Presiden Jokowi jelas akan ditentang dan ditolak oleh partai banteng moncong putih itu. Mengapa? Karena Perppu itu.melanggar Konstitusi dan  sangat berpotensi/berpeluang melindungi korupsi-kolusi serta memangkas/mencabut kontrol DPR-RI terhadap pemerintah. Wah.

Adrian Blunder, Klopp: Kami Tidak akan Menghakiminya

Konfrontasi - Pelatih Liverpool Jurgen Klopp menolak menyalahkan Adrian atas kekalahan Liverpool dari Atletico Madrid. Meski demikian pelatih asal Jerman itu mengakui kesalahan kiper asal Spanyol itu berdampak atas tersingkirnya The Reds di babak 16 besar Liga Champions 2019/2020.

Liverpool gagal mempertahankan gelar setelah dikalahkan Atletico Madrid 2-3 dalam perpanjangan waktu pada leg kedua babak 16 besar di Anfield, Rabu (11/3/2020) waktu lokal atau Kamis (12/3/2020) dini hari WIB. The Reds kalah agregat 2-4.

Blunder, Jokowi harus pecat Ketua BPIP

Oleh:  Ali Lubis, SH
      

 

Yudian Wahyudi yang belum lama diangkat oleh Jokowi sebagai ketua BPIP (Badan Pembinaan Ideologi Pancasila) membuat pernyataan blunder, yaitu Sebut Agama sebagai musuh terbesar Pancasila.

Kita semua tahu mayoritas penduduk Indonesia adalah Pemeluk Agama, ada 6 Agama yang diakui di Indonesia oleh karena itu sangat ngawur statement tersebut.

Pakar Keamanan Cyber: Racun VPN Terlanjur Meluas, Pemerintah Dinilai Blunder

KONFRONTASI -  Akses media sosial (medsos) dan instant messaging seperti WhatsApp, Line, Facebook, dan Instagram sempat dibatasi beberapa hari lalu. Pembatasan yang dilakukan sejak Rabu (22/5) itu menyusul tidak kondusifnya situasi politik di Indonesia. Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) pun akhirnya mencabut kembali pembatasan akses setelah kondisi dinyatakan sudah kondusif.

Blunder Tim Jokowi Yang Untungkan Prabowo

Oleh: Pangi Syarwi Chaniago

 

 


Menteri Komunikasi dan Informasi (Kominfo) menjadi sorotan dijagat media sosial dan bikin heboh jagat politik nasional. Menteri komunikasi menjadi perbincangan dijagat maya bahkan sampai menjadi trending topic dunia bukan karena prestasi tapi karena peristiwa/fenomena yang kurang bijak sebagai menteri.

Budayawan: Blunder Besar kalau PAN Masuk Kabinet. Jokowi bakal Hancur, Lengser.

KONFRONTASI-Budayawan Ridwan Saidi menilai masuknya Partai Amanat Nasional (PAN) ke dalam pemerintahan akan menggemukan kabinet.

Ridwan mengatakan, jika reshuffle untuk menggemukkan kabinet maka hal itu akan menjadi blunder.

"Menggemukkan kabinet pintu masuk bagi kejatuhan Jokowi. Sedangkan reshuffle dengan opsi membenahi kabinet justru akan menciptakan konflik dengan partai pendukung," kata Ridwan Saidi dalam diskusi Forum Senator untuk Rakyat bertema 'Mungkinkah Kabinet 100 persen Jokowi, di Jakarta, Minggu (15/11/2015).

Kata Fadli Zon, Mendagri bikin blunder dua kali

KONFRONTASI-Wakil Ketua DPR Fadli Zon menyoroti kebijakan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo. Menurut Fadli, dalam hal tertentu, kebijakan Mendagri kurang tepat.

"Sudah 2 kali, Mendagri bikin blunder. Pertama, memaksakan pelantikan Ahok jadi Gubernur. Ini pelanggaran UU. Kedua, pengosongan kolom agama," katanya melalui akun Twitter, @fadlizon.

Terkait pengangkatan Ahok sebagai gubernur DKI Jakarta, saat ini DPRD DKI Jakarta tengah meminta fatwa ke Mahkamah Agung (MA). Hal itu dijadikan dasar pengangkatan Ahok untuk menggantikan posisi yang ditinggalkan Jokowi.

Perppu SBY Jadi Blunder

JAKARTA-Politikus Partai Persatuan Pembangunan, Ahmad Yani, mengecam usulan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang mengajukan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Pemilihan Umum Kepala Daerah. Selain dianggap tidak konsisten, Yani juga menilai rencana SBY membawa masalah baru bagi pemerintah Joko Widodo-Jusuf Kalla.

"Jika diajukan, perpu akan dibahas pada masa sidang selanjutnya, yaitu ketika Jokowi memerintah. Di situlah problem baru akan dimulai karena Jokowi tidak setuju pemilihan oleh DPRD," kata Yani ketika dihubungi pada Selasa, 30 Oktober 2014.

Ahok Keluar dari Gerindra, Menuai Badai

KONFRONTASI- Ahok alias Basuki Tjahaya Purnama, kini  menuai badai. Mundurnya Wakil Gubernur DKI Basuki Tjahja Purnama alias Ahok dari Partai Gerindra merupakan kasus yang jarang sekali ditemukan pada kepala daerah lain. Langkah Ahok sangat disayangkan.

"Saya kira Ahok blunder mengundurkan diri dari parpol (partai politik) pendukung di saat ia sedang membutuhkan dukungan parpol untuk naik jabatan dari wakil gubernur menjadi gubernur," kata pengamat politik dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Pangi Syarwi Chaniago kepada INILAHCOM, Minggu (21/9/2014).