BLBI

Kepala BIN: Samadikun Hartono Punya Lima Paspor

KONFRONTASI-Penangkapan buronan perkara Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) Samadikun Hartono diakui Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Sutiyoso cukup sulit. Pasalnya, mantan komisaris utama Bank Modern ini Punya 5 paspor berbeda dari Gambia dan Dominika.

"Kenapa sulit. SH punya lima paspor dari Gambia dan Dominika. Masing-masing paspor punya nama dan identitas berbeda," kata Sutiyoso dalam konferensi pers di Bandara Halim Perdanakusuma, Kamis (21/4/2016)

Buronan BLBI Samadikun Hartono Tiba di Jakarta

KONFRONTASI-Buronan kasus Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI), Samadikun Hartono, tiba di Jakarta sekitar pukul 21.45 WIB.

Saat tiba di bandara Halim,  Samadikun terlihat mengenakan baju garis-garis. Ia langsung dibawa menuju ruang VIP. Disana telah menunggu keluarga dan tim kuasa hukumnya.

Samadikun hanya sebentar menunggu di Halim Perdanakusuma. Tepat pukul 22.00 WIB, sebuah mobil minibus ELF berpelat merah dengan nomor B 7660 QK langsung membawa pria yang telah buron selama 13 tahun itu.

Tim Pemburu Koruptor Berupaya Pulangkan Samadikun Hartono

KONFRONTASI - Tim gabungan pemburu koruptor sampai sekarang masih berupaya memulangkan buronan kasus Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) Samadikun Hartono yang ditangkap di Tiongkok.

"Kita memang ada hubungan ekstradisi dengan mereka, tapi soal pemulangannya nanti akan disampaikan, ini ada prosedurnya," kata Jaksa Agung HM Prasetyo di Jakarta, Senin (18/4).

Ia menegaskan tim gabungan akan terus berusaha memulangkan buronan BLBI lainnya tersebut guna mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Buron BLBI Samadikun Hartono Ditangkap di China

KONFRONTASI-Buron kasus Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI), Samadikun Hartono, ditangkap oleh tim gabungan dari berbagai sektoral. Penangkapan dilakukan di China dan kini dalam proses pemulangan.

"Itu ditangkap oleh gabungan dari berbagai sektoral, ketuanya kejaksaan," ujar Jaksa Agung HM Prasetyo saat dihubungi wartawan, Sabtu, 16 April 2016.

Samadikun telah jadi buron cukup lama, yaitu sejak tahun 2003. Namun, karena menangkap seseorang tidak semudah membalikan telapak tangan, Samadikun baru tertangkap setelah 13 tahun.

Wah, Capim KPK Ini Mau Lupakan Mega Skandal BLBI dan Centurygate

KONFRONTASI-Calon pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Saut Situmorang mengaku akan melupakan kasus skandal Bank Century dan Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) apabila dirinya terpilih menjadi Ketua KPK. "Century dan BLBI akan saya lupakan, karena tidak membuat efisien. Kita menyimpang itu karena sistem," ujar Saut saat menjalani uji kepatutan dan kelayakan di Komisi III DPR RI, Jakarta, Senin malam.

Freeport dan BLBI sama Jahatnya. Harus jadi Prioritas KPK. Beranikah KPK, atau Cuma KKN kelas Teri yang Digaruknya?

KONFROMNTASI- Ppimpinan (capim) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang lama Abraham Samad mengatakan, korupsi besar (grand coruption) yang harus dilakukan penindakan oleh KPK jumlahnya harus sebesar Rp 50 miliar.

Bongkar Skandal Korupsi BLBI: Jaksa Agung dan KPK Ditantang Periksa Megawati

KONFRONTASI - Anggota Komisi III DPR RI, Wenny Warouw menantang Jaksa Agung HM Prasetyo dan kPK untuk berani membongkar secara tuntas kasus korupsi dalam pembelian piutang (cassie) oleh Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN) tahun 2003 silam.

"(Kasus) itu menjadi tanggung jawab beliau dan kPK. Kalau sudah berani buka kami akan terus mendorong supaya tetap dilanjutkan," katanaya kepada wartawan di Jakarta, Selasa (1/9).

Ini 8 Capim KPK. Beranikah Tuntaskan BLBI dan Centurygate? Ragu, ah !

Presiden Joko Widodo telah menerima delapan nama calon pimpinan KPK hasil seleksi yang dilakukan Pansel KPK di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (1/9/2015). Delapan nama itu dibagi menjadi empat kategori kompetensi, yakni pencegahan, penindakan, manajemen, serta supervisi, koordinasi, dan monitoring.

Berikut ini delapan capim KPK yang diterima Presiden Jokowi dari Pansel:

Bidang Pencegahan
Staf ahli Kepala BIN Saut Situmorang dan pengacara publik Surya Tjandra.

Pages