BKPM

BKPM: Jumlah Izin Usaha Perhubungan Meningkat

KONFRONTASI - Jumlah izin usaha di bidang perhubungan yang dilaksanakan dalam Pelayanan Terpadu Satu Pintu di Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) bertambah menjadi 13 izin usaha dari sebelumnya 8 izin usaha.

Kepala Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian Perhubungan J.A. Barata mengatakan penambahan perizinan yang didelegasikan kepada BKPM tersebut merupakan implementasi dari fokus kerja Menteri Perhubungan untuk meningkatkan tata kelola regulasi transportasi yang berdampak pada peningkatan kualitas dan pelayanan jasa.

BKPM: Jumlah Izin Usaha Perhubungan Meningkat

KONFRONTASI - Jumlah izin usaha di bidang perhubungan yang dilaksanakan dalam Pelayanan Terpadu Satu Pintu di Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) bertambah menjadi 13 izin usaha dari sebelumnya 8 izin usaha.

Kepala Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian Perhubungan J.A. Barata mengatakan penambahan perizinan yang didelegasikan kepada BKPM tersebut merupakan implementasi dari fokus kerja Menteri Perhubungan untuk meningkatkan tata kelola regulasi transportasi yang berdampak pada peningkatan kualitas dan pelayanan jasa.

BKPM: Dua Negara Eropa Lirik Investasi Energi Terbarukan RI

Konfrontasi - Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mengidentifikasi minat investor asal Eropa, tepatnya Inggris dan Belanda yang membidik bidang pembangkit listrik tenaga surya dengan nilai investasi mencapai 370 juta dolar AS (setara Rp5,1 triliun, kurs Rp13.900).

Kepala BKPM Franky Sibarani dalam keterangan tertulis mengatakan investasi itu akan tersebar di beberapa lokasi di Indonesia, khususnya kawasan Indonesia bagian timur serta proyek waste-to-energy di Jawa Barat.

Serangan Thamrin Tidak Pengaruhi Investor

KONFRONTASI - Kepala BKPM Franky Sibarani menjelaskan peristiwa peledakan dan penembakan yang terjadi di Jalan Thamrin, Jakarta pada hari Kamis (14/1) tidak berdampak pada menurunnya jumlah pengguna layanan investasi di Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Pusat BKPM. Dari pantauan yang dilakukan oleh tim pelayanan BKPM, jumlah antrian yang dilayani oleh PTSP pusat selama beberapa hari terakhir tercatat stabil di angka 350-450 antrian.

BKPM: Tiongkok Berminat Investasikan USD2,16 Miliar di Sektor Energi Terbarukan

KONFRONTASI-Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mengidentifikasi minat investasi Tiongkok di sektor energi terbarukan senilai 2,16 miliar dolar AS (sekitar Rp29,1 triliun, kurs Rp13.500 per dolar AS) dalam kunjungan ke negeri tirai bambu itu sejak 14 Januari lalu.

BKPM: Investor Asing Lirik Usaha Pemakaman Rp270 Miliar

Konfrontasi - Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) menerima minat penanaman modal dari investor asing untuk usaha penyediaan kuburan atau pemakaman senilai 20 juta dolar AS (setara Rp270 miliar dengan kurs Rp13.500 per dolar AS).

Kepala BKPM, Franky Sibarani dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Jumat (27/11/2015), mengatakan investor itu telah menyiapkan lahan seluas 75 hektare untuk merealisasikan investasi tersebut.

14 Perusahaan Ini Siap Serap Puluhan Ribu Tenaga Kerja

KONFRONTASI-Sebanyak 14 perusahaan yang ada di wilayah Jawa Timur dan Jawa Tengah siap merekrut sebanyak 51.767 tenaga kerja dari kawasan setempat, karena perusahaan tersebut sedang dalam tahap konstruksi.

Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal, Franky Sibarani, Selasa mengatakan pihaknya telah mengidentifikasi rencana perekrutan tenaga kerja sejumlah 51.767 orang oleh 14 perusahaan yang dalam tahap konstruksi.

BKPM: Minat Investasi Capai USD165 Miliar

KONFRONTASI-Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mencatat minat investasi sebesar 165 miliar dolar AS, setara dengan Rp2.062 triliun (kurs Rp12.500) sepanjang satu tahun pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla.

Dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Selasa (20/10), data tersebut terkumpul dari 22 Oktober 2014 hingga 16 Oktober 2015 yang masuk baik dari perwakilan BKPM di delapan negara, serta tim "Marketing Officer" yang juga berkoordinasi dengan perwakilan RI di luar negeri.

Investor Italia Minati Proyek Infrastruktur

KONFRONTASI-Italia berminat untuk menanamkan modal di sektor infrastruktur dalam skema kerja sama pemerintah dan swasta (public private partnership/PPP).

 Melalui keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Sabtu, minat tersebut disampaikan Duta Besar Italia untuk Indonesia Federico Failia dalam kunjungannya ke Kantor Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Jakarta, Jumat (9/10).

Ada pun proyek infrastruktur yang diminati investor Italia antara lain jalan, listrik, pelabuhan dan pengolahan air.

Pages