BKPM

BKPM: Produsen Alat Musik Jepang Komitmen Investasi 43,4 Uuta Dolar AS

KONFRONTASI - Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mencatatkan komitmen investasi produsen alat musik asal Jepang dengan nilai penanaman modal mencapai 43,4 juta dolar AS (setara Rp568,54 miliar).

Investasi tersebut akan menggunakan layanan proses pengurusan izin selama tiga jam ( izin investasi 3 jam) dan memanfaatkan fasilitas Kemudahan Investasi Langsung Konstruksi (KLIK).

Ini Dua Fokus Investasi 2017

KONFRONTASI-Pemerintah fokus untuk mendorong investasi industri padat karya dan industri berorientasi ekspor, khususnya dalam upaya memaksimalkan penciptaan lapangan kerja di dalam negeri atau mengoptimalisasi lapangan kerja yang sudah ada.

Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Thomas Lembong pada Rapat Kerja Kementerian Perdagangan menyebutkan bahwa pihaknya akan fokus pada dua sektor tersebut, dengan menyiapkan strategi investasi yang bisa membuka lapangan kerja baru.

Ketidakpastian Global Bisa Bikin Target Investasi 2017 Tak Tercapai

Kepala BKPM Thomas Lembong dan Menteri ESDM Ignasius Jonan (doc: aktual)

KONFRONTASI -  Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) menyebut, berbagai situasi dan kondisi ekonomi politik global bisa jadi akan memengaruhi outlook investasi serta pencapaian target investasi tahun 2017 ini.

Menurut Kepala BKPM, Thomas Lembong, kondisi ketidakpastian ekonomi politik global bisa memicu tak tercapainya target investasi tersebut.

BKPM: Tren Investasi Tiongkok Terus Meningkat

KONFRONTASI-Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Thomas Trikasih Lembong menilai tren investasi Tiongkok akan terus meningkat pada masa mendatang.

"Saya kira tren investasi Tiongkok terus meningkat drastis seiring dengan meningkatnya investasi Tiongkok di Asia Pasifik, bahkan di dunia," katanya dalam paparan realisasi investasi 2016 di Jakarta, Rabu.

Berdasarkan data realisasi investasi 2016, Tiongkok menduduki peringkat ketiga dari lima negara yang paling besar menanamkan modalnya di Indonesia.

Hong Kong dan Tiongkok Susul Dua Negara Ini Jadi Investor Terbesar di Indonesia

Konfrontasi - Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) menyatakan, Singapura masih menjadi negara terbesar yang menanamkan investasi di Indonesia. Realisasi investasi nasional mencapai Rp 298,1 triliun hingga semester I tahun ini.

Pada semester I 2016, total nilai investasi Negeri Singa tersebut ‎mencapai US$ 4,9 miliar dengan jumlah 2.675 proyek.

BKPM: Tax Amnesty Berpotensi Gerus Investasi Asing

KONFRONTASI-Program pengampunan pajak (tax amnesty) berpotensi menurunkan porsi penanaman modal asing (PMA) dan meningkatkan investasi lokal. Penurunan tersebut terutama pada PMA yang berasal dari Singapura.

"Sangat mungkin (turun) karena Investasi terbesar di Indonesia salah satunya Singapura. Kita lihat karena itu dia negara tax haven," ujar Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Franky Sibarani, Senin (18/7/2016).

Industri Perfilman Indonesia Terbuka 100 Persen Untuk Asing

KONFRONTASI-Langkah pemerintah membuka 100 persen investasi asing untuk sektor perfilman mendapat respon positif dari Asosiasi produsen film Amerika Serikat.

Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Franky Sibarani mengatakan respon positif itu merupakan awal yang sangat baik untuk membuat perusahaan-perusahaan perfilman asing dapat mulai mempertimbangkan untuk berinvestasi di Indonesia.

BKPM: Investor Selandia Baru Minat Bangun Peternakan Sapi di Papua

Konfrontasi - Investor Selandia Baru menyampaikan minatnya untuk berinvestasi di Indonesia. Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Franky Sibarani menyampaikan hal itu usai berkunjung selama dua hari ke negara tersebut.

Franky menyatakan, investor asal Selandia Baru berminat menanamkan modalnya di Indonesia pada tiga sektor utama, yaitu sektor jasa pendukung kesehatan, sektor infrastruktur pengolahan air bersih berbasis energi terbarukan dan sektor peternakan, dalam hal ini peternakan sapi.

Investasi Industri Alas Kaki Terdegradasi

KONFRONTTASI-Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) menyatakan investasi industri alas kaki nasional jatuh pada triwulan pertama 2016 menjadi hanya Rp372 miliar dibandingkan periode sama tahun 2015 yang mencapai Rp12,84 triliun.

"Ini sangat mungkin terjadi karena beberapa proyek perluasan investasi industri sepatu nasional sudah selesai," kata Kepala BKPM Franky Sibarani di Jakarta, Senin, dan menyebut bahwa penurunan itu wajar.

Pages