Barack Obama

Obama apologises to MSF and Afghans for Kunduz strike

KONFRONTASI-US President Barack Obama called the head of medical charity Doctors without Borders (MSF) and the Afghan president to apologise for the US air strike that hit a hospital in the provincial capital of Kunduz.

Obama called President Ashraf Ghani and MSF President Joanne Liu on Wednesday to express regret for the loss of life in the attack that killed 22 people and injured 37 others.

Obama-Zarif Berjabat Tangan, Parlemen Iran Murka

KONFRONTASI-Kabar bersalamannya Menteri Luar Negeri Iran Javad Zarif dengan Presiden AS Barack Obama memicu keluarnya umpatan "Matilah Amerika" di parlemen Tehran dan sekaligus tudingan ada gerakan mata-mata.

Kementerian Luar Negeri Iran sendiri meluruskan kabar ini dengan mengatakan Obama dan Zarif tidak disengaja berpapasan, namun tidak membantah adanya jabat tangan seperti dilaporkan kantor berita semi resmi ISNA.

Kejadian itu sendiri terjadi di Majelis Umum PBB di New York, Senin waktu AS.

Gedung Putih-Kremlin Akan Bertemu Bahas Dua Masalah Global

Konfrontasi - Presiden Amerika Serikat, Barack Obama, dan Presiden Rusia, Vladimir Putin, dipastikan akan bertemu di New York pekan depan meski kedua belah pihak belum menyepakati prioritas utama apa yang akan dibicarakan.

Pihak Gedung Putih menegaskan pertemuan Obama dan Putin harus fokus pada persoalan di Ukraina timur, di mana gerilyawan pro-Moskow tengah mengangkat senjata melawan pemerintahan di Kiev sehingga memicu sanksi ekonomi kepada Rusia.

Hormati Kedatangan Paus Para Anggota Kongres AS Dilarang Bersalaman

Konfrontasi - Pimpinan Kongres Amerika Serikat pada Kamis (17/9/2015), memberikan arahan mengenai tata tertib anggotanya dalam menyambut Paus Fransiskus.

Dalam aturan itu, Pimpinan Kongres yang terdiri dari empat orang tersebut, meminta agar anggota Kongres untuk tidak berjabat tangan dan melakukan percakapan dengan Sri Paus.

Obama orders US to take in 10,000 Syrian refugees

KONFRONTASI-US President Barack Obama has ordered his administration to prepare to take in at least 10,000 Syrian refugees over the next year, according to the White House.

White House spokesman Josh Earnest said on Thursday Obama had asked staff to "scale up" the number of refugee admissions.

"He has informed his team that he would like them to make preparations to accept at least 10,000 Syrian refugees in the next fiscal year," Earnest said.

29 Ilmuan Top Nuklir AS Apresiasi Kesepakatan Nuklir Iran

Konfrontasi - Lebih dari selusin ilmuwan top Amerika Serikat, yang di antaranya para peneliti nuklir dan peraih hadiah Nobel, Sabtu (8/8/2015) waktu setempat, memuji kesepakatan nuklir Iran sebagai pencapaian keamanan terbesar, lapor New York Times seperti dikutip AFP.

Surat dua halaman dari para pakar nuklir terkenal di dunia ini menjadi penyemangat Obama yang tengah melancarkan upaya besar menjual kesepakatan ini kepada para anggota Kongres AS yang umumnya skeptis.

White House rejects petition to pardon Snowden

KONFRONTASI-The Obama administration has rejected a petition signed by almost 168,000 people calling on it to pardon former intelligence contractor Edward Snowden for leaking US government secrets.

The White House re-iterated its tough stance against the exiled fugitive, whom supporters regard as a whistleblower, in response to the petition on its own website.

Obama urges Ethiopia to end crackdown on opposition

KONFRONTASI-Barack Obama has met the Ethiopian prime minister on the first visit by a serving US president to a nation with one of the fastest-growing economies in Africa but which has often been criticised for its rights record.

In a joint press conference on Monday in the capital, Addis Ababa, Obama urged East Africa's most populous country to curb its crackdown on opposition members and limits on press freedom.

Obama Mulai Kunjungan Kenegaraan ke Kenya

Konfrontasi - Presiden Amerika Serikat Barack Obama tiba di Nairobi, ibukota Kenya, Jumat (24/7) malam, untuk memulai kunjungan kenegaraan pertama sejak menjabat sebagai presiden ke negeri kelahiran ayahandanya.

Pengamanan digelar besar-besaran menjelang ketibaan Obama, sehingga jalan, yang biasa macet parah, lengang selama Obama di Kenya hingga Minggu malam, karena Presiden Amerika Serikat itu akan melanjutkan perjalanannya ke Ethiopia.

Pages