Barack Obama

Obama Bersumpah Akan Membunuh Pemimpin ISIS

Konfrontasi - Presiden Amerika Serikat Barack Obama kembali menyerukan determinasi kuat untuk menghancurkan kelompok militan Islamic State (ISIS), dengan bersumpah akan membunuh semua pemimpinnya dan menstabilkan Timur Tengah.

Dengan nada tinggi, Obama menegaskan AS dan sekutu terus berjuang memerangi ISIS di Irak dan Suriah. Namun sang presiden mengakui perkembangan operasi gabungan ini perlu dipercepat.

Obama Pergi, Jokowi Kecewa?

Konfrontasi - Presiden Amerika Serikat Barack Obama menjadi magnet dalam setiap pertemuan di Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Perubahan Iklim di Paris, Prancis.

Namun, magnet kuat yang dimiliki presiden kulit hitam pertama di Amerika itu membuat agenda pertemuan Mission Inovation yang digelar di sela-sela KTT Paris pada Senin (30/11) sore waktu setempat menjadi sedikit kacau.

Gitmo closure improbable as Obama signs defense bill

KONFRONTASI-US President Barack Obama has signed the defense bill for the fiscal year 2016, making the closure of the infamous prison at Guantanamo Bay even more difficult.

The White House said in a short statement on Wednesday that the president had signed the National Defense Authorization Act (NDAA).

The move makes it more difficult for the president to keep his promise in 2008, while campaigning to enter the White House.

The $615 billion defense bill bans transfer of prisoners from the US naval base in Cuba to the United States.

Erdogan-Obama Kurangi Ketegangan Setelah Pesawat Rusia Ditembak Jatuh

Konfrontasi - Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan dan Presiden Amerika Serikat Barack Obama pada Selasa (24/11) sepakat tentang perlunya mengurangi ketegangan dan mencegah terulangnya insiden serupa setelah pasukan Turki menembak jatuh sebuah pesawat Rusia di perbatasan Suriah.

Pesawat milik Rusia ditembak jatuh karena diduga melanggar ruang udara Turki, kata kantor kepresidenan Turki, Rabu.

Tolak Kirim Pasukan Darat ke Suriah, Obama Marah-Marah

Konfrontasi - Kemarahan tampak di wajah Presiden Amerika Serikat (AS) saat mengomentari dorongan sejumlah pihak agar dirinya mengirim pasukan darat untuk melawan kelompok militan Islamic State (ISIS) di Suriah.

Obama kesal karena banyak pihak, termasuk awak media, yang meminta dirinya segera menghabisi ISIS lewat kekuatan militer darat AS.

"Kita jangan menembak terlebih dahulu baru membidik kemudian," kata Obama, dalam konferensi pers di sela-sela pertemuan G-20 di Antalya, Turki, Senin (16/11).

UN to vote on Burundi as violence escalates

KONFRONTASI-The UN Security Council has scheduled a vote on Thursday on a resolution condemning increasing killings, torture, and other human rights violations in Burundi and threatening possible sanctions against those contributing to the violence.

At least 240 people have been killed since President Pierre Nkurunziza launched a controversial bid to prolong his term in office in April. More than 210,000 people have fled the country since then.

Obama Bertemu Netanyahu untuk Pertama Kali Sejak Perjanjian Iran

Konfrontasi - Presiden Amerika Serikat Barack Obama dan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu bertemu untuk pertama kalia sejak pemimpin Israel tersebut kalah dalam perjanjian nuklir Iran, dengan Washington yang mengharapkan komitmen Israel untuk memberikan solusi dua negara dengan Palestina.

Netanyahu yang membuat Gedung Putih geram karena mendesak Kongres untuk menolak kemunculan perjanjian dengan Iran, mengharapkan kontrak bantuan militer Amerika untuk sepuluh tahun kedepannya.

Arti Kunjungan Presiden Jokowi Bagi Obama

Konfrontasi - Presiden Joko Widodo bertemu dengan Presiden Barack Obama di Washington, Amerika Serikat (AS). Ada beberapa hal penting ditorehkan dalam kunjungan kenegaraan Presiden Jokowi kali ini.

Meskipun Presiden melakukan pertemuan komprehensif dengan dengan Obama, kunjungannya ke AS kali terpaksa dipersingkat. Masalah asap yang belum diselesaikan di Tanah Air, menjadi alasan utamanya.

Obama: Donald Trump Tak akan Sukses di Gedung Putih

KONFRONTASI-Presiden Barack Obama akhirnya berkomentar soal wacana pencalonan Donald Trump sebagai presiden Amerika Serikat berikutnya. Menurut dia, Trump tak akan sukses di Gedung Putih.

Pebisnis yang diusung partai Republik sebagai kandidat presiden itu mendapatkan perhatian karena komentar kontroversial mengenai kebijakan imigrasi, kontrol senjata dan perempuan, selain isu-isu lainnya.

Pages