Barack Obama

Obama Minta Tambahan Anggaran untuk Keamanan Siber

Obama calls for $1.8 billion to tackle Zika

KONFRONTASI - US President Barack Obama has called on the Congress to provide over $1.8 billion in emergency funds to respond to the Zika virus in the United States and abroad, officials say.

The mosquito-borne illness, for which there is no cure or vaccine, has prompted fears in the United States with the approach of spring and summer mosquito seasons.

Zika is not fatal, but has been linked to a significant increase in the number of Latin American children born with microcephaly - abnormally small heads and brains.

Cara Obama Perbaiki Transportasi Publik

Konfrontasi - Barack Obama ingin perusahaan minyak memberikan US$ 10 untuk tiap barel minyak yang mereka produksi. Uang ini digunakan untuk membangun transportasi yang lebih ramah lingkungan.

Proposal kebijakan ini akan diresmikan Selasa pekan depan, saat Kongres menyetujui anggarannya. Obama berharap dengan kebijakan ini, persoalan transporatasi ramah lingkungan dapat dibangun dan terus diperbincangkan di ruang publik.

Honoring Holocaust heroes, Obama warns against rise of intolerance

Obama Kritik Donald Trump yang Menolak Muslim Masuk ke AS

Konfrontasi - Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama mengkritik keras kandidat Presiden dari Partai Republik Donald Trump. Obama mengkritik retorika anti-Muslim dari Trump.

Dalam wawancara dengan majalah Politico, Obama membandingkan cara kampanye Trump dengan lawan Obama ketika pemilu 2008, John McCain. Menurut Obama politik Amerika saat ini makin 'kejam' dan retorika kandidat seperti Trump dan Ted Cruz makin tidak dikenal olehnya.

Obama Teteskan Air Mata, Memohon Pengendalian Senjata Segera Dilakukan

KONFRONTASI- Presiden AS Barack Obama menyeka air mata pada Selasa waktu setempat saat dia mengumumkan langkah terbatas untuk mengatasi kekerasan menggunakan senjata api. Ia juga meminta warga AS menghukum para anggota parlemen yang menentang reformasi itu. Pada kesempatan itu, Obama diapit oleh para korban yang selamat dari kekerasan senjata dan para kerabat mereka yang tewas. Setiap tahun, sekitar 30.000 warga Amerika tewas karena kekerasan dengan melibatkan senjata api.

Kebijakan Obama Soal Senjata Dikecam Partai Republik

KONFRONTASI-Langkah Presiden Barack Obama untuk memperketat pengawasan senjata menuai kecaman dari Partai Republik Amerika Serikat.

Ketua DPR Paul Ryan mengatakan perintah eksekutif, yang diloloskan Kongres, "merongrong kebebasan" dan akan dipertanyakan di pengadilan.

Bakal calon presiden dari Partai Republik Donald Trump mengatakan bahwa, jika terpilih, ia akan mengubah langkah itu.

Dalam sebuah pidato emosional Selasa (05/01), Obama menuduh lobi senjata telah menyandera negara.

Obama Desak Erdogan Tarik Pasukan Turki dari Irak. Kenapa?

KONFRONTASI-Presiden Amerika Serikat Barack Obama, mendesak pemimpin Turki Recep Tayyip Erdogan, menarik pasukan dari Irak di tengah sengketa, yang memecah belah anggota kunci persekutuan, yang memerangi kelompok bersenjata IS.

Dikutip dari AFP, Sabtu (19/12) malam, Obama mendesak Presiden Erdogan mengambil langkah tambahan guna menurunkan ketegangan dengan Irak, termasuk dengan terus menarik pasukan Turki, kata Gedung Putih setelah pembicaraan telepon kedua pemimpin itu.

Obama administration authorizes $1.83 billion arms sale to Taiwan

KONFRONTASI-The Obama administration formally notified Congress on Wednesday of a $1.83 billion arms sale package for Taiwan, including two frigates, anti-tank missiles, amphibious assault vehicles and other equipment, drawing an angry response from China.

The authorization, which Reuters on Monday reported was imminent, came a year after Congress passed legislation approving the sale. It is the first such major arms sale to Taiwan in more than four years.

Cuba says Obama welcome to visit but not to meddle

KONFRONTASI-U.S. President Barack Obama is welcome to visit Cuba but not to meddle in its internal affairs, a senior foreign ministry official said on Wednesday on the eve of the first anniversary of the two countries' historic rapprochement.

"The day that the president of the United States decides to visit Cuba, he will be welcome," Josefina Vidal, director of U.S. affairs in the Cuban foreign ministry, told reporters.

Pages