Bank Indonesia (BI)

IHSG Naik 1,27 Persend dalam Sepekan

Konfrontasi - Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat nilai kapitalisasi pasar saham naik 1,3 persen dalam sepekan terakhir. Hingga 19 Juni, nilai kapitalisasi pasar BEI mencapai Rp5.717 triliun.

"Kemudian diikuti dengan kenaikan pada Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sebesar 1,27 persen pada level 4.942,275 dari level 4.880,359 pada pekan sebelumnya," kata Sekretaris Perusahaan BEI, Yulianto Aji Sadono, Sabtu (20/6/2020).

BI Perkirakan Inflasi Juni 2020 Turun Jadi 0,02 Persen

Konfrontasi - Bank Indonesia (BI) memperkirakan inflasi pada Juni 2020 turun menjadi 0,02 persen secara month to month (mtm). Sehingga secara tahun kalender sebesar 0,93 persen (ytd), dan secara tahunan sebesar 1,79 persen (yoy).

"Berdasarkan Survei Pemantauan Harga pada minggu II Juni 2020, inflasi Juni 2020 diperkirakan sebesar 0,02 persen (mtm), lebih rendah dari bulan sebelumnya," tulis Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia, Onny Widjanarko dalam keterangan persnya, Jakarta, Jumat (12/6/2020).

Gabung dengan Gojek, Pakar Keamanan Siber Ingatkan Sejarah Kelam Facebook

Konfrontasi - Facebook memiliki sejarah kelam soal perlindungan data pribadi sehingga membuat Bank Indonesia (BI) ragu untuk memberi izin layanan keuangan digital mereka, Facebook Pay, untuk beroperasi di Tanah Air.

Namun, baru-baru ini telah dikonfirmasi bahwa media sosial besutan Mark Zuckerberg itu resmi bergabung sebagai investor PT Aplikasi Karya Anak Bangsa atau Gojek.

Ditutup Rp13.877 per USD, Gubernur BI: Nilainya Masih Undervalued

Konfrontasi - Nilai tukar Rupiah menguat pada penutupan perdagangan hari ini, Jumat (5/6/2020) ke level Rp13.877 per USD. Rupiah menguat sebesar 217 poin terhadap mata uang Paman Sam.

Direktur TRFX Garuda Berjangka Ibrahim mengatakan, strategi bauran ekonomi yang sudah diterapkan Pemerintah dan Bank Indonesia (BI) saat ini menambah gaya gedor tersendiri bagi terlaksananya roda perekonomian.

Stabilkan Pasar, BI Kucurkan Hampir Rp420 Triliun Selama Pandemi Corona

Konfrontasi - Bank Indonesia (BI) terus menggenjot pelonggaran kuantitatif (quantitative easing/QE) untuk memastikan pasar keuangan berjalan di tengah wabah Covid-19. Likuiditas yang disuntik bank sentral hampir mencapai Rp420 triliun.

“Kami tegaskan kebijakan BI adalah longgar. Semua jamunya BI adalah longgar,” kata Gubernur BI, Perry Warjiyo, Jumat (17/4/2020).

Modal Asing Masuk RI, Rupiah Ditutup Menguat di Akhir Pekan

Konfrontasi - Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo menjelaskan sejumlah aspek yang membuat nilai tukar rupiah pada perdagangan akhir pekan ini, Jumat, 17 April 2020 mengalami penguatan cukup signfikan dikisaran Rp15.480-15.515 per dolar AS. 

Perry menegaskan, kondisi itu tidak terlepas dari kembali meningkatnya kepercayaan pelaku pasar keuangan ataupun investor terhadap kondisi ekonomi Indonesia. Terutama, di saat mewabahnya virus corona (COVID-19) sejak Maret 2020 hingga saat ini.

Rupiah Ditutup Menguat, Efek Intervensi BI-Pengusaha dan Lockdown Daerah

Konfrontasi - Nilai tukar Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat (USD) mengalami penguatan pada perdagangan hari ini, Jumat (27/3). Rupiah akhirnya ditutup menguat ke level Rp16.185 per USD. Pada pekan depan, kinerja positif tersebut diprediksi masih akan terus membaik ke posisi Rp15.900 per USD.

3 Tips Menjaga Finansial di Tengah Wabah Virus Corona

Konfrontasi - Wabah virus Corona telah membuat ekonomi mengalami tekanan serius. Masyarakat harus menyiapkan kondisi finansial yang memadai untuk bertahan melewati situasi tersebut.

Berikut sejumlah tips keuangan penting di tengah wabah Corona dikutip dari iNews.id, Minggu (22/3/2020):

1. Hindari Penggunaan Uang Tunai

Upaya BI Jaga Stabilitas Rupiah Agar Tak Semakin Anjlok

Konfrontasi - Nilai tukar (kurs) rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) sempat melemah hingga sentuh Rp 16.000 per USD. Hal ini dinilai karena aksi kompak para investor dan pelaku pasar untuk menjual asetnya ke dalam bentuk kurs dollar.

Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengatakan, pihaknya telah melakukan beberapa kebijakan dalam upaya menahan pelemahan rupiah lebih dalam. Salah satunya dengan menurunkan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin (bsp) menjadi 4,5 persen.

Tiga Strategi Bank Indonesia Stabilkan Pasar Keuangan di Tengah Ancaman Virus Corona

Konfrontasi - Kondisi pasar keuangan global sedang meradang akibat wabah virus corona. Banyak investor global mencabut investasinya. Dalam keadaan ini, Bank Indonesia menyatakan akan terus tetap berada di pasar keuangan. Demi menstabilkan pasar, nilai tukar Rupiah dan pasar keuangan untuk obligasi pemerintah.

"Kita melakukan triple intervensi di tiga aspek yaitu spot, DNDF, maupun pembelian SBN," kata Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo di Komplek Bank Indonesia, Jakarta Pusat, Jumat (28/2/2020).

Pages