Bank Indonesia

Jokowiii, pertimbangkan untuk kembalikan pengawasan bank ke Bank Indonesia

KONFRONTASI -  Presiden Indonesia Joko Widodo (Jokowi) sedang mempertimbangkan mengeluarkan dekrit darurat untuk mengembalikan regulasi perbankan ke kewenangan bank sentral. Ini di tengah kekhawatiran tentang bagaimana pandemi Covid-19 memunculkan ketegangan di sektor keuangan.

BI Proyeksikan Defisit Neraca Transaksi Berjalan Turun

KONFRONTASI-Bank Indonesia memproyeksikan defisit neraca transaksi berjalan pada 2020 menjadi di bawah 2,0 persen terhadap PDB atau turun dari proyeksi sebelumnya 2,5 persen-3,0 persen terhadap PDB.

"Menurun menjadi di bawah 2 persen PDB, dari prakiraan sebelumnya 2,5 persen-3,0 persen PDB," kata Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo dalam jumpa pers virtual di Jakarta, Selasa.

BI Tahan Suku Bunga Acuan 4,5 Persen

KONFRONTASI-Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia memutuskan untuk mempertahankan BI 7-Day Reverse Repo Rate (BI7DRR) sebesar 4,5 persen. Sedangkan suku bunga Deposit Facility sebesar 3,75 persen dan suku bunga Lending Facility sebesar 5,25 persen.

Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo mengatakan keputusan mempertimbangkan kebijakan eksternal di tengah situasi saat ini. “Meskipun Bank Indonesia ada ruang penurunan suku bunga karena melihat rendahnya inflasi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi,” ujarnya saat video conference di Jakarta, Selasa (14/4).

Inflasi Ramadhan 2020 Diprediksi Lebih Rendah dari 2019

KONFRONTASI-Bank Indonesia (BI) memprediksi inflasi di masa bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri tahun ini lebih rendah dari tahun lalu. Gubernur BI, Perry Warjiyo menyampaikan, inflasi di masa-masa tersebut biasanya tinggi.

"Tapi saat ini ada pembatasan sosial skala besar, diminta tidak mudik, jadi kenaikannya akan jauh lebih rendah dari dulu," katanya dalam telekonferens rutin mingguan, Kamis (9/4).

BI Rumuskan Tiga Tingkatan Skenario Selamatkan Ekonomi di Tengah Pandemi Corona

KONFRONTASI-Dampak negatif wabah Covid-19 dalam sektor ekonomi membuat Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo menyiapkan sejumlah skenario kebijakan dalam menguatkan ekonomi Indonesia.

Perry mengaku, telah melakukan koordinasi secara maraton dengan Menteri Keuangan, OJK dan LPS untuk menyiapkan skenario dari moderat, skenario berat hingga skenario terberat.

BI Siapkan 7 Langkah untuk Redam Dampak Ekonomi Akibat Corona

KONFRONTASI-Kelanjutan dari sejumlah stimulus kebijakan yang telah diumumkan pada RDG sebelumnya, Bank Indonesia (BI) kembali memperkuat bauran kebijakan yang diarahkan untuk mendukung upaya mitigasi risiko penyebaran virus corona atau COVID-19. Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengatakan ada 7 langkah yang bakal dilakukan BI dalam meredam dampak corona.

BI Pertimbangkan Koreksi Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi 2020

KONFRONTASI-Bank Indonesia (BI) mempertimbangkan untuk mengoreksi proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun 2020. Pemangkasan proyeksi ini disebabkan oleh gejolak global di tengah wabah penyebaran virus corona (Covid-19) yang membuatnya semakin parah setelah sebelumnya ada perang dagang berkepanjangan dan terbaru ditambah penurunan harga minyak dunia.

Dana Asing Kabur, Rupiah Makin Amblas

KONFRONTASI-Bank Indonesia (BI) mengungkapkan, pelemahan kurs rupiah yang semakin dalam menjelang akhir pekan karena kekhawatiran investor terhadap virus corona yang terus meluas. Kondisi tersebut diyakini membuat dana asing banyak yang kabur dari negara-negara berkembang, termasuk Indonesia di dalamnya. 

Trump Dimakzulkan, Apa Dampaknya Bagi Ekonomi RI?

KONFRONTASI-Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo menilai pemakzulan Presiden AS Donald Trump oleh parlemen tidak memberikan dampak yang signifikan kepada perekonomian nasional.

"Kita tidak melihat adanya pengaruh signifikan, nilai tukar juga masih berada pada kisaran Rp13.980-an," kata Perry dalam jumpa pers di Jakarta, Kamis.

Perry mengatakan kejadian pemakzulan tersebut bisa memberikan pengaruh kepada kondisi pasar keuangan global dalam jangka pendek.

Pages