6 December 2019

Bank Dunia

Bank Dunia Desak Tiongkok Segera Reformasi Sktor Keuangannya

KONFRONTASI-Bank Dunia pada Rabu (1/7) mendesak Tiongkok untuk mempercepat reformasi sektor keuangannya yang didominasi negara, memperingatkan bahwa kegagalan untuk mengatasi masalah ini bisa mengakhiri "tiga dekade kinerja bintang" bagi perekonomian terbesar kedua dunia itu.

Partai Komunis yang berkuasa telah menjanjikan berbagai reformasi ekonomi dan lembaga yang berbasis di Washington itu mengatakan pengurangan "peran negara yang unik dan terdistorsi" di sektor perbankan dan keuangan yang lebih luas sangat penting.

Temui Jokowi, Presiden Bank Dunia Tawarkan Utang Rp144 Triliun

KONFRONTASI-Dalam kunjungan pertamanya ke Indonesia sebagai Presiden Kelompok Bank Dunia, Jim Yong Kim, menawarkan dukungan Bank Dunia kepada Presiden Joko Widodo.

Kim menawarkan pinjaman hingga US$11 miliar atau setara dengan Rp144,85 triliun untuk pendanaan baru selama tiga sampai empat tahun ke depan bagi Indonesia, yang menurut Bank Dunia menjadi negara terbesar keempat di dunia

Jokowi Sebut Asia-Afrika Tak Butuh Bank Dunia dan IMF

KONFRONTASI -  Presiden  Joko Widodo mengatakan kondisi dunia masih sarat dengan ketidakadilan dan ketidakseimbangan. Contohnya kesenjangan sosial antara negara kaya dan miskin. Ketidakadilan global, kata dia, masih dirasakan sekelompok negara yang belum diakui negara-negara global lain.

Menteri ESDM Berbahaya, jadi Antek Pikiran Bank Dunia

KONFRONTASI- Rencana Menteri ESDM Sudirman Said untuk melakukan perubahan harga BBM mengikuti harga pasar setiap bulan atau bahkan setiap dua minggu telah menimbulkan reaksi di berbagai kalangan. Mulai dari para pebisnis nasional, anggota DPR Komisi VII, hingga pengamat ekonomi, semua kompak menolak kebijakan ini. Senada dengan mereka, peneliti Lingkar Studi Perjuangan (LSP) Gede Sandra memiliki pandangan kritis.

Bank Dunia Dorong Pemerintah Maksimalkan Penguatan UKM Hadapi MEA

Konfrontasi - Bank Dunia mendorong pemerintah Indonesia memaksimalkan penguatan pelaku usaha kecil menengah menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN pada akhir 2015.

"penguatan-penguatan khususnya di sektor usaha kecil menengah harus segera dilakukan, misalnya didukung dengan mulai memberikan akses pasar selain bantuan modal," kata ekonom Bank Dunia, Ahya Ihsan dalam Diskusi dan Laporan Perkembangan Triwulan Perekonomian Indonesia di Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, Kamis (18/12).

Bank Dunia Menilai Dampak Kenaikan BBM Hanya Sementara

Konfrontasi - Bank Dunia menilai dampak kenaikan bahan bakar minyak bersubsidi yang memicu meningkatnya inflasi hanya bersifat sementara pada 2015.

"Tahun depan (2015) inflasi akan mampu mencapai 7,5 persen lalu akan cepat turun lagi menjadi 7,3 persen. Jadi cuma sementara," kata ekonom Bank Dunia, Masyita Crystalin saat menjadi pembicara dalam Diskusi dan Laporan Perkembangan Triwulan Perekonomian Indonesia di Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, Kamis (18/12).

Rupiah Menguat 20 Poin, Ini Dampak Buruk Bagi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

KONFRONTASI - Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Selasa pagi menguat 20 poin menjadi Rp12.335 per dolar AS dibandingkan posisi terakhir kemarin, Rp12.355 per dolar AS.

"Rupiah bergerak menguat, diperkirakan Bank Indonesia melakukan intervensi agar tidak tertekan lebih dalam," kata Kepala Riset Woori Korindo Securities Indonesia, Reza Priyambada.

Namun, ia melanjutkan, laju rupiah cenderung masih tertahan di tengah sentimen negatif yang cukup dominan setelah Bank Dunia memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia 2015.

Kepala SKK Migas Orangnya Bank Dunia dan Antek Neolib, Naikkan Harga BBM Rekomendasi World Bank, Jokowi Antek Bank Dunia?

KONFRONTASI - Harga baru premium sebesar Rp 8.500 yang ditetapkan Presiden Jokowi sama persis dengan yang pernah disarankan Lead Economist World Bank, Jim Brumby saat sedang berada di Jakarta bulan Maret lalu.

Dia mengatakan Bank Dunia memiliki dua skenario harga baru BBM yang harus diambil oleh pemerintah Indonesia. Pertama, menaikkan harga BBM menjadi Rp 8.500 per liter; kedua menaikkan subsidi BBM sebesar 50%. Ketika ia menyampaikan hal ini, SBY masih jadi presiden.

Cabut Subsidi BBM Proyek Bank Dunia, Lawan!

KONFRONTASI - Koordinator Koalisi Anti Utang, Dani Setiawan menjelaskan UU Minyak dan Gas sangat liberal dan pro asing. Karena memang, Amerika Serikat berada di balik pembuatan UU tersebut, baik dari segi konsep dan pendanaan.

"USAID helped draft new oil and gas policy legislation'. (Pernyataan) Itu di (ada) website resmi USAID tahun 2002 yang sudah mereka hapus link-nya," jelas Dani (Kamis, 20/11).

Sepak terjang United States Agency for International Development alias USAID ini disokong Bank Dunia

Jokowi Jadi Pelayan alias Jongos Bank Dunia? Harga BBM naik persis Kemauan Bank Dunia !

JAKARTA- Ternyata Presiden Jokowi naikkan harga BBM sesuai dengan saran Bank Dunia, seakan dia jongos World Bank. Bank Dunia  memandang masalah permanen yang menjadi beban Indonesia dari beberapa tahun lalu adalah mengenai tingginya subsidi untuk Bahan Bakar Minyak (BBM).

Salah satu cara jitu yang diusulkan Bank Dunia untuk menyelamatkan fiskal Indonesia kedepan yaitu dengan kembali menaikkan harga BBM Bersubsidi.

Pages