11 December 2019

Bank Dunia

Bank Dunia Tunjuk David Malpass Jadi Presiden Baru

Konfrontasi - Dewan Eksekutif Bank Dunia (World Bank) dengan suara bulat menunjuk David R. Malpass sebagai Presiden Grup Bank Dunia yang baru. Malpass akan memimpin institusi keuangan global itu untuk masa jabatan 5 tahun ke depan.

Malpass merupakan kandidat yang diusung Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Sebelumnya, dia menjabat sebagai Wakil Menteri untuk Urusan Internasional di Departemen Keuangan AS.

Ini Sosok yang Bakal Pimpin Bank Dunia

KONFRONTASI- Kursi Presiden Bank Dunia telah kosong terhitung 1 Februari 2019. Ini setelah Jim Yong Kim mengundurkan diri dari jabatan itu dan telah diumumkan pada bulan lalu. Spekulasi perihal pengganti Kim pun mengemuka, bahkan hingga menyeret nama Menteri Keuangan Republik Indonesia Sri Mulyani Indrawati.

Bank Dunia Memukul Pemerintahan Jokowi

KONFRONTASI -  Kritik Bank Dunia yang sempat menyebut bahwasanya infrastruktur di Indonesia berkualitas rendah, tak terencana matang, bahkan tak memiliki kesiapan, kerap menuai kontroversi di berbagai kalangan.

Bank Dunia Juga Bicara Kemiskinan di Perkotaan RI yang Tinggi

KONFRONTASI -   Bank Dunia (The World Bank) baru saja merilis Global Economic Prospects Januari 2019.

Bank Dunia Sebut BUMN Tak Sanggup Biayai Infrastruktur Jokowi

KONFRONTASI -  Bank Dunia menyebut keuangan BUMN tak sanggup membiayai infrastruktur jangka panjang. Menurut Bank Dunia, BUMN perlu menggandeng sektor swasta.

"Dalam rencana pembangunan jangka menengah, pemerintah mengindikasikan BUMN tidak dapat memenuhi kebutuhan pendanaan infrastruktur," tulis laporan Bank Dunia bertajuk 'Infrastructure Sector Assesment Program' edisi Juni 2018, dikutip Jumat (4/1). 

Bank Dunia Soroti Pembangunan Infrastruktur Era Jokowi

 KONFRONTASI-Bank Dunia memberikan sorotan pada pembangunan infrastruktur pada masa pemerintahan Presiden Joko Widodo.

Pinjaman IMF dan Bank Dunia adalah Jebakan-jebakan Neoliberalisme, kata Rizal Ramli

KONFRONTASI- Pinjaman IMF dan Bank Dunia adalah jebakan-jebakan Neoliberalisme yang terjadi pada pemerintah saat ini. Pinjam meminjam dalam bisnis merupakan hal biasa. Namun untuk berkembang perlu mengoptimalkan leverage. Tapi jika negara meminjam dari lembaga multilateral (IMF, Bank Dunia) banyak prasyarat (conditionlaties) yang merupakan jebakan-jebakan neoliberalisme.

Ini Penjelasan Bank Dunia Terkait Kajian Infrastruktur Indonesia

KONFRONTASI-Bank Dunia memberikan klarifikasi terkait penggunaan kajian Bank Dunia pada proses perencanaan dan pendanaan infrastruktur Indonesia yang ramai jadi pembahasan di Tanah Air.

"Kami menyadari dalam beberapa hari ini sebuah laporan internal Bank Dunia yang telah habis masa berlakunya dan membahas proses perencanaan dan pendanaan infrastruktur telah menjadi topik diskusi di sosial media maupun media lainnya di Indonesia," ujar pernyataan Bank Dunia dalam laman resminya yang dilansir di Jakarta, Selasa.

Bisakah Jokowi Genjot Kemudahan Berusaha? Rizal Ramli Sarankan Hal Ini

KONFRONTASI- World Bank atau Bank Dunia menurunkan peringkat indeks kemudahan berusaha (ease of doing business/EODB) Indonesia dari 73 di tahun lalu menjadi 72 di tahun ini. Peringkat Indonesia masih di bawah negara-negara tetangga. Sementara di bidang investasi dan ekspor, Indonesia juga kalah sama Negara tetangga. Ada apa?

Pandangan Rizal Ramli Soal Peringkat EODB RI yang Turun

KONFRONTASI- Teknokrat senior dan Mantan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Rizal Ramli buka suara mengenai peringkat Ease of Doing Business Indonesia (EODB) yang berada di posisi 73 dalam laporan terbaru Bank Dunia. 

Pages