24 January 2020

Bambang Widjajanto

Undang BW, Anies Minta Kiat Pencegahan Korupsi

KONFRONTASI-Mantan Wakil Ketua KPK, Bambang Widjajanto (BW), membahas kiat pencegahan korupsi dengan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, di Balikota DKI Jakarta, Kamis.

"Saya cuma ditanya, apa perkembangan mutakhir soal anti korupsi, kompetensi saya cuma di situ aja," kata Widjajanto.

Pada saat kampanye, dia dipasang sebagai pakar dalam Tim Sukses Pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno, saat ini tugas tersebut sudah selesai.

Kamis, Bareskrim Polri Kembali Periksa Bambang KPK

KONFRONTASI - Kepala Badan Reserse dan Kriminal (Kabareskrim) Polri Komjen Budi Waseso menegaskan pihaknya akan memeriksa tersangka Bambang Widjojanto dalam kasus dugaan menyuruh saksi memberi keterangan palsu dalam sidang sengketa Pilkada Kotawaringin Barat pada Mahkamah Konstitusi pada 2010.

"BW pada Kamis (23/4) akan kami panggil," kata  Budi Waseso, di Mabes Polri, Jakarta, Selasa.

Bambang Widjajanto Desak Bareskrim Pastikan Kasusnya

KONFRONTASI-Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) non aktif Bambang Widjajanto mendesak Bareskrim Polri cepat memastikan kasusnya, apakah dilanjutkan atau dihentikan.

"Saya tidak mau terlalu lama menunggu kasus ini. Sekarang saya hanya mengikuti saja, apa sih yang dikehendaki (Bareskrim). Tapi kan tidak bisa ditunda terlalu lama," ujarnya kepada pers di Gedung LBH Jakarta, Minggu.

Tak Ingin "Digantung", Bambang Widjajanto Minta Bareskrim Tentukan Nasibnya

Konfrontasi - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) non aktif Bambang Widjajanto mendesak Bareskrim Polri cepat memastikan kasusnya, apakah dilanjutkan atau dihentikan.

"Saya tidak mau terlalu lama menunggu kasus ini. Sekarang saya hanya mengikuti saja, apa sih yang dikehendaki (Bareskrim). Tapi kan tidak bisa ditunda terlalu lama," ujarnya kepada pers di Gedung LBH Jakarta, Minggu (19/4).

Kabareskrim Ungkap Singkatnya Proses Penetapan Tersangka Bambang Widjajanto

KONFRONTASI-Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Mabes Polri Irjen Pol Budi Waseso mengungkapkan alasan singkatnya proses penetapan tersangka Bambang Widjojanto sejak dilaporkannya ke kepolisian.

Budi Waseso mengatakan di Kantor Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Jakarta, Jumat, bahwa penetapan tersangka dan penangkapan Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Bambang Widjojanto yang hanya berselang tiga hari sejak berkas laporan diterima dikarenakan sudah cukup bukti.

Dukung Pengunduran Diri Bambang, KPK Diminta Fokus Tuntaskan Kasus Korupsi

KONFRONTASI - Barisan Aksi Mahasiswa Berangus Korupsi menyatakan dukungan untuk Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pasca-ditetapkannya Wakil Ketua KPK, Bambang Widjojanto sebagai tersangka oleh Badan Reserse Kriminal Kepolisian RI (Bareskrim Polri). Mahasiwa tersebut mengharapkan KPK dapat tetap berdiri dan fokus memberantas korupsi tanpa terpengaruh kasus BW.

Tiga Pimpinan KPK Tolak Pengunduran Diri Bambang

KONFRONTASI - Tiga pimpinan KPK menolak surat pengunduran diri Bambang Widjojanto sebagai Wakil Ketua Komisi. 

Deputi Pencegahan KPK Johan Budi mengatakan pemberhentian sementara Bambang sebagai pimpinan KPK bergantung pada sikap Presiden Joko Widodo.

"Semua pimpinan menolak. Kami masih menunggu bagaimana sikap Presiden Jokowi, apakah akan mengeluarkan keputusan pemberhentian sementara atau tidak," ujar Johan di kantornya, Senin, 26 Januari 2015.

KPK Sebut Kasus Bambang Widjojanto Rekayasa

KONFRONTASI - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menolak Bambang Widjojanto mundur. Deputi Pencegahan KPK Johan Budi SP mengatakan  kasus yang menjerat Bambang adalah rekayasa. 

"Polri menjadikan tersangka menurut pimpinan bentuknya rekayasa," kata Johan  di Jakarta, Selasa (27/1/2015).

Kesimpulan itu diambil dalam rapat pemimpin KPK pada Senin 27 Januari 2015 malam, Berdasarkan atas penilaian itu, kata Johan, Bambang masih berhak untuk menduduki jabatannya di KPK.

KPK Nonaktifkan Bambang Widjojanto

KONFRONTASI - KPK menonaktifkan Bambang Widjojanto dari posisinya saat ini sebagai Wakil Ketua KPK karena yang bersangkutan telah menjadi tersangka dugaan rekayasa saksi yang kasusnya ditangani kepolisian. "Menurut UU KPK itu harus diberhentikan sementara. Sehingga kami tinggal bertiga saat ini," kata Wakil Ketua KPK, Zulkarnain di kantornya, Jumat (23/1).

Dengan dinonaktifkannya BW, maka kini KPK hanya dipimpin tiga komisioner. Yakni Abraham, Zulkarnaen dan Adnan Pandu Pradja. Sementara Busyro Muqoddas sudah berakhir masa jabatannya sejak Desember lalu.

Jokowi Percayakan Kasus BW ke Bareskrim Polri

KONFRONTASI - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta Polri dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), untuk menghindari gesekan antara kedua institusi penegak hukum itu.

"Sebagai kepala negara, saya meminta agar Polri dan KPK tidak terjadi gesekan dalam menjalankan tugas masing-masing," kata Jokowi di Istana Bogor, Jawa Barat, Jumat (23/1/2015).

Mantan Gubernur DKI ini juga menyerahkan sepenuhnya kepada Polri terkait penangkapan Wakil Ketua KPK, Bambang Widjojanto oleh Bareskrim tadi pagi. Dia memastikan, tidak ada intervensi kepada kedua lemabaga penegak hukum itu.

Pages