Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG)

2 Kali Erupsi, Gunung Merapi Berstatus Waspada

Konfrontasi - Erupsi Gunung Merapi telah terjadi hingga dua kali pagi hari ini, Minggu 21 Juni 2020. Menurut informasi, erupsi terjadi pada pukul 09.13 WIB dan 09.27 WIB, dengan tinggi kolom erupsi mencapai 6.000 meter dari puncak dengan arah angin ke barat.

Rilis Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) menyebutkan kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal. Erupsi terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 75 mm dan durasi kurang lebih 5 menit 28 detik.

Gunung Merapi Kembali Meletus, Erupsi Keenam dalam Rentang Waktu Enam Hari

Konfrontasi - Pada Kamis (2/4) Gunung Merapi lagi-lagi erupsi. Dalam erupsinya itu, gunung api setinggi 2.965 Mdpl itu mengeluarkan kolom abu setinggi 3.00 meter.

Berdasarkan keterangan BPPTKG dalam akun Twitternya, erupsi itu terjadi pada pukul 15.10 WIB. Erupsi itu tercatat di seismograf dengan amplitudo 78 mm dan durasi 345 detik. Waktu erupsi terjadi, arah angin menukik ke arah timur.

Erupsi Lagi, Tinggi Kolom Gunung Merapi 3000 Meter

Konfrontasi - Erupsi di Gunung Merapi kembali terjadi pada Sabtu (28/3/2020) pukul 19.25 Wib. Erupsi ini memiliki ketinggian kolom 3000 meter.

Kepala BPPTKG, Hanik Humaida mengatakan erupsi ini tercatat di seismogram dengan amplitudo 75 mm dan durasi 243 detik.

"Terjadi erupsi di Gunung Merapi tanggal 28 Maret 2020 pukul 19.25 Wib. Erupsi tercatat di seismogram dengan amplitudo 75 mm dan durasi 243 detik," ujar Hanik dalam keterangan tertulisnya.

BPPTKG: Gunung Merapi Alami 3 Kali Gempa Guguran

Konfrontasi - Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) menyatakan Gunung Merapi mengalami tiga kali gempa guguran selama periode pengamatan pada Sabtu (25/1/2020). Gempa guguran terjadi pada pukul 06:00-12:00 WIB.

Kepala BPPTKG Hanik Humaida mengatakan, tiga gempa guguran itu memiliki amplitudo 3-10 mm dan berlangsung 13.9-60.6 detik.

Alami 7 Kali Gempa Guguran, BPPTKG Umumkan Status Waspada Gunung Merapi

Konfrontasi - Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) menyatakan Gunung Merapi mengalami tujuh kali gempa guguran selama periode pengamatan Jumat (4/10) pukul 00.00 sampai 24.00 WIB.

Selain itu, juga tercatat enam kali gempa hybrid atau fase banyak, enam kali gempa tektonik, dan satu kali gempa vulkanik dangkal.

Gunung Merapi Keluarkan Awan Panas, Radius 3 Km Tak Boleh Ada Aktivitas

Konfrontasi - Gunung Merapi mengeluarkan awan panas letusan, Minggu, 22 September 2019. Awan panas letusan ini terjadi pukul 11.36 WIB.

Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Yogyakarta, Hanik Humaida dalam keterangan tertulisnya bahwa awan panas letusan ini terpantau lewat seismogram.

"Awan panas letusan terekam di seismogram dengan amplitudo 70mm dan durasi 125 mm," ujar Hanik.

BPPTKG: Gunung Merapi Mengeluarkan Guguran Awan Panas 1,5 Km

Konfrontasi - Gunung Merapi di perbatasan Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah mengeluarkan awan panas guguran sejauh 1,5 kilometer ke arah hulu Kali Gendol pada Jumat (20/9/2019).

Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Hanik Humaida melalui keterangan resminya di Yogyakarta, Jumat (20/9), menyebutkan awan panas yang terjadi pada pukul 17.48 WIB itu memiliki amplitudo maksimum 75 mm dengan durasi kurang lebih 150 detik.

BPPTKG: Gunung Merapi Kembali Muntahkan Guguran Lava Sejauh 500 Meter

Konfrontasi - Gunung Merapi di perbatasan Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta mengeluarkan guguran lava dengan jarak luncur 500 meter ke arah hulu Kali Gendol pada Minggu (25/8/2019).

Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Hanik Humaida menyebutkan berdasarkan pengamatan Gunung Merapi mulai pukul 00:00-06:00 WIB, juga tercatat enam kali gempa guguran dengan amplitudo 2-22 mm dan durasi 26.9-79.6 detik.

Gunung Merapi Keluarkan Dua Kali Awan Panas Guguran Sejauh 900 Meter

Konfrontasi - Awan panas guguran terjadi di Gunung Merapi, Minggu, 4 Agustus 2019. Awan panas guguran terjadi sebanyak dua kali yaitu pukul 08.41 dan 13.52 WIB.

Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG), Hanik Humaida, mengatakan awan panas guguran memiliki jarak luncur 900 meter.

"Awan panas guguran tercatat di seismogram dengan amplitudo maksimal 35 mm, dan durasi kurang lebih 90 detik. Jarak luncur 900 meter ke arah hulu Kali Gendol," ujar Hanik dalam keterangan tertulisnya.

BPPTKG: Gunung Merapi Keluarkan Awan Panas dan Guguran Lava Pijar

Konfrontasi - Gunung Merapi di perbatasan Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta pada Sabtu (1/6/2019) meluncurkan satu kali awan panas guguran ke arah hulu Kali Gendol dengan jarak luncur maksimum 1.200 meter.

Kepala BPPTKG Hanik Humaida melalui keterangan resminya menyebutkan dari pengamatan CCTV awan panas guguran ke luar dari Gunung Merapi pada pukul 13:57 WIB selama 120 detik dengan amplitudo 65 mm.

Pages