Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG)

Kubah Kawah Gunung Merapi Teramati Meninggi 5 Meter, BPPTKG: Jadi 45 Meter

Konfrontasi - Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) mengungkapkan telah terjadi kenaikan setinggi 5 meter di kubah kawah Gunung Merapi. 

Sehingga, saat ini kubah kawah Gunung Merapi memiliki ketinggian 45 meter. 

"Di tengah kawah kubahnya mengalami pertumbuhan, mulai teramati dari sisi tenggara," ujar Kepala BPPTKG Hanik Humaida dalam konferensi pers yang digelar secara daring, Jumat (5/3/2021).

Baru Pertama Kali, BPPTKG Temukan ada 2 Kubah Lava di Gunung Merapi

Konfrontasi - Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Yogyakarta menemukan adanya dua kubah lava di Gunung Merapi. Adanya dua kubah lava ini baru pertama kalinya terjadi di Gunung Merapi.

Kepala BPPTKG Yogyakarta, Hanik Humaida menuturkan satu kubah lava ini ada di posisi di lereng sisi barat daya yakni di Lava 1997 dan kubah lava lainnya ada diposisi tengah kawah.

BPPTKG: 69 Kali Gempa di Gunung Merapi Selama 18 Jam

Konfrontasi - Gunung Merapi kembali menunjukkan peningkatan aktivitas vulkanik dalam dua hari terakhir. Jumat (1/1/2020) hari ini terdengar lima kali suara gemuruh dari puncak Merapi.

Suara gemuruh tersebut terdengar di pos pengamatan Babadan. Selain itu Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) juga mencatat kenaikan kegempaan.

Di antaranya adalah gempa guguran yang mencapai 69 kali dalam 18 jam, terhitung mulai pukul 00.00 WIB sampai dengan pukul 18.00 WIB. 

2 Kali Erupsi, Gunung Merapi Berstatus Waspada

Konfrontasi - Erupsi Gunung Merapi telah terjadi hingga dua kali pagi hari ini, Minggu 21 Juni 2020. Menurut informasi, erupsi terjadi pada pukul 09.13 WIB dan 09.27 WIB, dengan tinggi kolom erupsi mencapai 6.000 meter dari puncak dengan arah angin ke barat.

Rilis Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) menyebutkan kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal. Erupsi terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 75 mm dan durasi kurang lebih 5 menit 28 detik.

Gunung Merapi Kembali Meletus, Erupsi Keenam dalam Rentang Waktu Enam Hari

Konfrontasi - Pada Kamis (2/4) Gunung Merapi lagi-lagi erupsi. Dalam erupsinya itu, gunung api setinggi 2.965 Mdpl itu mengeluarkan kolom abu setinggi 3.00 meter.

Berdasarkan keterangan BPPTKG dalam akun Twitternya, erupsi itu terjadi pada pukul 15.10 WIB. Erupsi itu tercatat di seismograf dengan amplitudo 78 mm dan durasi 345 detik. Waktu erupsi terjadi, arah angin menukik ke arah timur.

Erupsi Lagi, Tinggi Kolom Gunung Merapi 3000 Meter

Konfrontasi - Erupsi di Gunung Merapi kembali terjadi pada Sabtu (28/3/2020) pukul 19.25 Wib. Erupsi ini memiliki ketinggian kolom 3000 meter.

Kepala BPPTKG, Hanik Humaida mengatakan erupsi ini tercatat di seismogram dengan amplitudo 75 mm dan durasi 243 detik.

"Terjadi erupsi di Gunung Merapi tanggal 28 Maret 2020 pukul 19.25 Wib. Erupsi tercatat di seismogram dengan amplitudo 75 mm dan durasi 243 detik," ujar Hanik dalam keterangan tertulisnya.

BPPTKG: Gunung Merapi Alami 3 Kali Gempa Guguran

Konfrontasi - Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) menyatakan Gunung Merapi mengalami tiga kali gempa guguran selama periode pengamatan pada Sabtu (25/1/2020). Gempa guguran terjadi pada pukul 06:00-12:00 WIB.

Kepala BPPTKG Hanik Humaida mengatakan, tiga gempa guguran itu memiliki amplitudo 3-10 mm dan berlangsung 13.9-60.6 detik.

Alami 7 Kali Gempa Guguran, BPPTKG Umumkan Status Waspada Gunung Merapi

Konfrontasi - Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) menyatakan Gunung Merapi mengalami tujuh kali gempa guguran selama periode pengamatan Jumat (4/10) pukul 00.00 sampai 24.00 WIB.

Selain itu, juga tercatat enam kali gempa hybrid atau fase banyak, enam kali gempa tektonik, dan satu kali gempa vulkanik dangkal.

Gunung Merapi Keluarkan Awan Panas, Radius 3 Km Tak Boleh Ada Aktivitas

Konfrontasi - Gunung Merapi mengeluarkan awan panas letusan, Minggu, 22 September 2019. Awan panas letusan ini terjadi pukul 11.36 WIB.

Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Yogyakarta, Hanik Humaida dalam keterangan tertulisnya bahwa awan panas letusan ini terpantau lewat seismogram.

"Awan panas letusan terekam di seismogram dengan amplitudo 70mm dan durasi 125 mm," ujar Hanik.

BPPTKG: Gunung Merapi Mengeluarkan Guguran Awan Panas 1,5 Km

Konfrontasi - Gunung Merapi di perbatasan Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah mengeluarkan awan panas guguran sejauh 1,5 kilometer ke arah hulu Kali Gendol pada Jumat (20/9/2019).

Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Hanik Humaida melalui keterangan resminya di Yogyakarta, Jumat (20/9), menyebutkan awan panas yang terjadi pada pukul 17.48 WIB itu memiliki amplitudo maksimum 75 mm dengan durasi kurang lebih 150 detik.

Pages