Badan Pusat Statistik

BPS: Harga Komoditas Naik Dibandingkan Tahun Lalu

KONFRONTASI - Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suryamin mengatakan beberapa harga komoditas pangan menjelang akhir Mei 2016 cenderung mengalami kenaikan, dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

"Kalau year on year, memang masih pada naik. Mei sekarang dibandingkan Mei tahun lalu," kata Suryamin seusai mengikuti rapat koordinasi harga pangan di Jakarta, Selasa (24/5).

BPS Kesulitan Sensus Perusahaan di Bengkulu

KONFRONTASI - Badan Pusat Statistik Provinsi Bengkulu mengalami kesulitan menyensus perusahaan di Bengkulu dalam rangka Sensus Ekonomi 2016.

Kepala BPS Provinsi Bengkulu, Aden Gultom di Bengkulu, Selasa (10/5), mengatakan sejumlah perusahaan tidak mau memberikan data keperluan sensus dengan alasan mereka merupakan cabang perusahaan yang ada di Jakarta.

"Alasan mereka ya di Jakarta sudah di sensus, cukup yang di sana saja," kata dia.

Walaupun Pendapatan Cabai Meningkat, Biaya Pengeluaran Tetap Tinggi

Konfrontasi - Kenaikan harga cabai yang mencapai Rp.50.000 per kilogram mampu mendongkrak pendapatan petani di Nusa Tenggara Barat, meski terjadi peningkatan pengeluaran yang disebabkan naiknya nilai pembelian bibit, bahan bakar minyak dan sarana produksi lainnya.

Kepala Badan Pusat Statistik Nusa Tenggara Barat Wahyudin di Mataram, Jumat (2/1), menyatakan di tengah kenikan harga BBM membuat pendapatan petani dan sarana produksi dapat dilihat dari subsektor hortikultura pada Desember yang mengalami peningkatan sebesar 0,18 persen.

Harga Gabah di Kalsel Turun 7,30 Persen

Konfrontasi - Kepala Badan Pusat Statistik Kalimantan Selatan Dyan Pramono Effendy mengungkapkan, harga gabah rata-rata, terutama kualitas gabah kering panen pada tingkat petani di provinsinya Oktober 2014 turun 7,30 persen dibandingkan September 2014.

"Dengan turunnya harga gabah kering panen (GKP) pada Oktober 2014, berarti dalam tiga bulan belakangan, yaitu sejak Agustus 2014 mengalami penurunan pada tingkat petani di Kalsel," ungkapnya di Banjarmasin, Senin (10/11).