Awan panas

Gunung Merapi Keluarkan Awan Panas, Radius 3 Km Tak Boleh Ada Aktivitas

Konfrontasi - Gunung Merapi mengeluarkan awan panas letusan, Minggu, 22 September 2019. Awan panas letusan ini terjadi pukul 11.36 WIB.

Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Yogyakarta, Hanik Humaida dalam keterangan tertulisnya bahwa awan panas letusan ini terpantau lewat seismogram.

"Awan panas letusan terekam di seismogram dengan amplitudo 70mm dan durasi 125 mm," ujar Hanik.

BPPTKG: Gunung Merapi Mengeluarkan Guguran Awan Panas 1,5 Km

Konfrontasi - Gunung Merapi di perbatasan Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah mengeluarkan awan panas guguran sejauh 1,5 kilometer ke arah hulu Kali Gendol pada Jumat (20/9/2019).

Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Hanik Humaida melalui keterangan resminya di Yogyakarta, Jumat (20/9), menyebutkan awan panas yang terjadi pada pukul 17.48 WIB itu memiliki amplitudo maksimum 75 mm dengan durasi kurang lebih 150 detik.

Gunung Merapi Keluarkan Dua Kali Awan Panas Guguran Sejauh 900 Meter

Konfrontasi - Awan panas guguran terjadi di Gunung Merapi, Minggu, 4 Agustus 2019. Awan panas guguran terjadi sebanyak dua kali yaitu pukul 08.41 dan 13.52 WIB.

Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG), Hanik Humaida, mengatakan awan panas guguran memiliki jarak luncur 900 meter.

"Awan panas guguran tercatat di seismogram dengan amplitudo maksimal 35 mm, dan durasi kurang lebih 90 detik. Jarak luncur 900 meter ke arah hulu Kali Gendol," ujar Hanik dalam keterangan tertulisnya.

BPPTKG: Gunung Merapi Gugurkan Awan Panas dan Lava

Konfrontasi - Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) menyebutkan Gunung Merapi di perbatasan Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta meluncurkan awan panas guguran.

Kepala BPPTKG Hanik Humaida melalui keterangan resminya, Minggu (28/4/2019), menyebutkan awan panas guguran terjadi pada pukul 10:04 WIB dengan durasi 150 detik.

"Awan panas guguran tidak terpantau secara visual karena cuaca berkabut," katanya.

Sinabung Erupsi, Dua Warga Dikabarkan Tewas

Konfrontasi - Gunung Sinabung di Kabupaten Tanah Karo, Sumatera Utara kembali meluncurkan awan panas, Sabtu (21/5/2016), sekitar pukul 17:36 WIB. Alhasil, dua warga dikabarkan meninggal dunia.

Berdasarkan informasi yang diperoleh Tribun, luncurkan awan panas Gunung Sinabung dikabarkan menewaskan dua warga dan kini personel gabungan sedang evakuasi tiga warga dari kawasan tersebut.

Selain itu, dikabarkan Desa Tiga Serangkai dan Desa Gamber porak poranda diterjang luncurkan awan panas.

Gunung Karangetang di Sulut Masih Memuntahkan Awan Panas

KONFRONTASI-Gunung Karangetang di Kabupaten Kepulauan Sitaro, Sulawesi Utara, masih berstatus siaga, kata Kepala Pos Pengamatan Gunung Api Yudi Tatipang, Sabtu.

Secara visual pada Jumat (29/1), kata Tatipang di Manado, teramati asap kawah utama putih kebiruan tipis hingga putih tebal lebih kurang 50 meter. Asap kebiruan menyebar dan menyelimuti lereng barat gunung dengan bau belerang yang lemah.

Selama pukul 06.00-12.00 WITA terjadi satu kali gempa tektonik jauh, satu kali gempa vulkanik dangkal, serta dua kali gempa fase banyak.

Sinabung 'Batuk' Lagi, Warga Diminta Waspadai Luncuran Awan Panas

KONFRONTASI-Masyarakat yang berada di sekitar radius 5-6 kilometer dari kawah Gunung Sinabung, Kabupaten Karo, Provinsi Sumatera Utara, diminta harus mewaspadai luncuran awan panas dan debu vulkanik yang ditimbulkan akibat erupsi gunung berapi tersebut.

"Semburan materil yang berasal dari gunung berapi itu, dikhawatirkan dapat mencapai rumah-rumah penduduk," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karo, Subur Tambun yang dihubungi dari Medan, Sabtu.

Sinabung Kembali Semburkan Awan Panas

KONFRONTASI-Gunung Sinabung di Kabupapten Karo, Sumatera Utara, kembali menyemburkan awan panas pasca erupsi pada akhir pekan kemarin.

Berdasarkan hasil pengamatan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), dini hari hingga pagi tadi, pukul 00.00 hingga 06.00 WIB, terjadi dua kali semburkan awan panas dari pusat letusan Sinabung.

Semburan awan panas meluncur ke wilayah selatan Sinabung dengan jarak luncur mencapai dua kilometer hingga 2,5 kilometer. Tinggi kolom semburan awan panas mencapai 500 meter hingga satu kilometer dari puncak Sinabung.

Gunung Sinabung 'Batuk' Lagi, Awan Panas Menyembur

KONFRONTASI-Setelah beberapa pekan terakhir mengalami penurunan aktifitas, Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumut kembali 'batuk' dengan mengeluarkan guguran awan panas.

"Awan panas guguran dengan jarak luncur maksimal 3.500 kearah selatan, untuk tinggi kolom nya maksimal 1.000 meter. Arah angin dominan ke timur tenggara dan timur laut," ujar petugas pemantau Gunung Sinabung, Ifan saat dihubungi dari Medan, Sabtu (6/11) malam.

Disebutkan, guguran awan panas dan kolum itu terjadi sebanyak 11 kali. "Hari ini terekam 11 kali awan panas guguran," sebutnya.