18 January 2020

australia

Bangkai Kapal Selam Pertama Australia Ditemukan Setelah 103 Tahun Menghilang

KONFRONTASI-Teka-teki lenyapnya kapal selam pertama Australia, HMAS AE1, terungkap 103 tahun kemudian.

HMAS AE1 menjadi salah satu teka-teki di angkatan laut Australia yang lama terpecahkan. Kapal tersebut lenyap di lepas pantai Papua Nugini, selama Perang Dunia I.

Menteri Pertahanan Australia, Marise Payne, mengumumkan pada Kamis (21/12/2017), kapal selam telah ditemukan.

Kapal berbobot 800 ton ini ditemukan 300 meter di bawah permukaan laut, dekat dengan Pulau Duke York, di Papua Nugini.

Metode Belajar Indonesia Bikin Professor Australia Kepincut

Konfrontasi - Pendidikan formal di Tanah Air, tengah dilirik oleh para ilmuwan dari luar negeri. Salah satunya yang tertarik untuk mengetahui dan mempelajarinya adalah seorang profesor asal Australia, Marc Pruyn.

Menyambangi SD Negeri Rejodani, Sleman, Yogjakarta, dosen senior dari Monash University, Melbourne ini menyebut masalah pendidikan yang ada di Indonesia mirip dengan negara lainnya.

Gereja Katolik Australia Dihantui Kasus Pelecehan Seksual

Konfrontasi - Pemerintah Australia mengungkap data banyaknya anak yang mengalami pelecehan dan kekerasan seksual di negara itu. Melalui kinerja The Royal Commission selama lima tahun terakhir disebutkan bahwa ribuan anak, yang pada saat ini masih usia anak maupun yang sudah remaja mengalami kekerasan seksual.

Hal tersebut dituliskan Royal Commission dalam laporan Institutional Responses to Child Sexual Abuse yang menggambarkan maraknya kekerasan seksual anak sebagai sebuah Tragedi Nasional. Bahkan diusulkan di Canberra akan dibangun landmark atau monumen untuk menghormati para korban dan survivor ‘penyintas’ kekerasan seksual.

Disebutkan bahwa ada 189 lembaga atau institusi yang menjadi lokasi atau tempat para anak dijadikan objek bagi para predator seks. Sebagaimana dilansir laman CNN, dari hasil wawancara komisi dengan para korban, 61,4 persen yang menjadi lokasi maupun lembaga berlangsungnya kekerasan seksual adalah lembaga terkait dengan Gereja Katolik di Australia. Lembaga tersebut bisa berupa gereja, komunitas pemuda gereja, sekolah-sekolah Katolik hingga yayasan amal dan bantuan.

"Kegagalan memahami kekerasan seksual terletak pada melihatnya sebagai penyimpangan moral semata tanpa mempertimbangkan lebih jauh dampak besar kepada korbannya. Dua hal ini harus disandingkan agar komprehensif," ditulis dalam laporan Royal Commission.

Belakangan setelah keluarnya laporan tersebut, muncul desakan agar Gereja Katolik khususnya di Australia memperketat seleksi masuk bagi calon pastor dan mengubah aturan selibat atau tak boleh menikah bagi pastur di Gereja Katolik maupun Gereja Kristen Ortodoks. Hal tersebut diminta dikomunikasikan dengan Vatikan.

Kepala Uskup di Sydney, Anthony Fisher meminta maaf atas maraknya kasus pelecehan terhadap anak di sejumlah gereja dan lembaga terkait Katolik. Namun Fisher mengingatkan bahwa mengubah aturan selibat bukan jawaban masalah ini.

Bangun Power Bank Raksasa, Perusahaan Ini Bisa Pasok Listrik ke 30 ribu Rumah

Konfrontasi - Perusahaan energi Tesla telah menciptakan baterai ion litium untuk memasok listrik dalam skala besar bagi rumah-rumah di Australia. Tak tanggung-tanggung, baterai yang bisa dicas seperti halnya power bank itu sanggup memasok setrum untuk 30.000 rumah selama satu jam ketika terjadi blackout atau pemadaman listrik.

Perusahaan Ukraina Ungkap Kebocoran Data Yang Dialami Media ABC

Konfrontasi - Sebuah perusahaan keamanan dunia maya asal Ukraina telah menemukan tempat penyimpanan tersembunyi dari file ABC Commercial (departemen komersial dari media Australia ‘ABC’) yang tidak aman, yang disebut-sebut berisi dua tahun cadangan database, alamat email dan kata sandi acak.

File-file itu ditemukan oleh firma cybersecurity (keamanan dunia maya) Kromtech pada layanan internet yang tak terkonfigurasi dengan benar.

Perusahaan tersebut pada awalnya berusaha untuk memeringatkan ABC terhadap pelanggaran data tersebut pada hari Rabu (15/11/2017).

Kepala komunikasi Kromtech, Bob Diachenko, mengatakan, perusahaan tersebut menemukan data yang bisa diakses publik secara tidak sengaja menggunakan alat pencarian sederhana.

"Kami menggunakan mesin pencari publik, dan alat ini memungkinkan Anda untuk mencari database terbuka yang terhubung ke internet," kata Diachenko.

"Jadi kami melakukan pencarian ... dan salah satu tautan yang kami lihat adalah tautan ke departemen komersial ABC."

Kromtech mengatakan bahwa data yang terpapar mencakup 1.800 cadangan database ABC Commercial, serta permintaan yang dikirim oleh produsen TV luar negeri ke ABC untuk melisensikan kontennya.

Data tersebut disimpan di layanan penyimpanan komersial yang digunakan secara luas milik raksasa internet Amazon, yang disebut Amazon S3.

Juru bicara ABC mengatakan, perusahaan media ini diberitahu tentang "paparan data" tersebut pada 16 November dan tim teknologi mereka "bergerak untuk memecahkan masalah ini segera setelah mereka mengetahuinya".

Datanya sudah tak bisa diakses lagi oleh publik. Juru bicara ABC telah ditanyai tentang berapa lama file tersebut tersedia dan tidak aman, namun belum ada jawaban yang diberikan.

Diachenko mengatakan, siapa saja bisa berpotensi mengakses data jika mereka tahu -atau bisa menebak -nama folder tempat penyimpanannya.

"Itu terbuka untuk umum, dan yang lebih mengkhawatirkan adalah tidak hanya data publik yang ada di sana, tapi juga data pribadi, yang seharusnya tidak berada dalam konfigurasi seperti itu," jelasnya.

"Itu tidak memerlukan kata sandi apapun. Anda tinggal memasukkan tautan ke browser Anda dan Anda akan menerima akses.”

"Jika Anda adalah orang jahat dan menargetkan misalnya ABC atau perusahaan lain, Anda bisa mencoba mendapatkan ekstensi paling populer yang digunakan oleh administrator untuk ... mendapatkan akses."

PM Australia Tolak Tawaran Selandia Baru untuk Tampung Pengungsi

Konfrontasi - Perdana Menteri Australia Malcolm Turnbull menolak tawaran terbaru dari Selandia Baru untuk memukimkan kembali sejumlah pengungsi dari kamp detensi di Manus, Papua Nugini.

Sekitar 600 pria menolak meninggalkan kamp detensi di Manus. Mereka mengaku khawatir akan diserang warga lokal. 

Turnbull mengaku belum dapat menerima tawaran dari PM Selandia Baru Jacinda Ardern. Kedua pemimpin berdialog di Sydney pada Minggu 5 November 2017. 

Marc Marquez Juarai MotoGP Australia, Juara Dunia di Depan Mata

Konfrontasi - Pebalap Repsol Honda, Marc Marquez  berhasil merebut tempat pertama pada balapan MotoGP Australia  di Phillip Island, Minggu (22/10/2017).

Marquez mencatat waktu putaran terbaik dengan catatan waktu 40 menit 49,772 detik dan berhasil mengalahkan pebalap Movistar Yamaha  Valentino Rossi   yang menduduki tempat kedua dengan terpaut waktu 1,799 detik dari Marquez.

Tempat ketiga diduduki salah satu rivalnya dalam perebutan gelar juar dunia Maverick Vinales (Movistar Yamaha) .

Dengan kemenangannya ini The Baby Alien semakin dekat meraih Juara Dunia MotoGP 2017, karena rival terdekatnya Davizioso hanya finis diurutan 13.

Di awal balapan, Jack Miller langsung menyodok ke posisi terdepan melewati Marquez dan Rossi pada tikungan kedua. Sementara itu, Dovizioso melorot ke posisi terakhir akibat melebar saat mencoba melahap tikungan.

Tak seperti pebalap lainnya, Dovizioso memakai ban medium. Padalah pebalap asal Italia tersebut selalu memakai ban lunak sejak sesi latihan bebas.

Insiden sempat terjadi antara Marquez dan Johann Zarco pada lap kedua. Zarco menyenggol ban Marquez yang membuat Marquez kehilangan posisi kedua.

Mendapat tekanan dari Rossi dan Vinales pada lap keenam, Miller kemudian kehilangan posisi dan melorot ke urutan keenam. Rossi kemudian memimpin balapan dibuntuti Vinales, Marquez, dan Zarco.

Keempat pebalap tersebut saling bergantian menyalip hingga memasuki lap kedelapan. Marquez, Vinales, dan Zarco bahkan sempat tiga kali berganti posisi.

Nasib sial dialami pebalap Aprilia, Aliex Espargaro, yang terjatuh pada tikungan keempat. Padahal rider asal Spanyol tersebut tengah bersaing di posisi lima besar.

Di lap kesembilan, Zarco dengan cerdik mengambil sisi luar dan merebut posisi terdepan dari Rossi. Juara dunia Moto2 tersebut bahkan langsung mengambil jarak dengan dua pebalap di belakangnya.

Dovizioso yang terlempar ke posisi buncit gagal menyalip pemain di depannya dan harus puas finis diposisi ke-13 pada sepuluh lap terakhir.

Buron 2 Tahun, Gembong Narkoba Australia Ditangkap di Filipina

Konfrontasi - Salah satu buronan paling dicari di Australia, yang dituduh terlibat dalam sindikat narkoba jutaan dolar, berhasil diringkus di Filipina setelah diburu kepolisian Australia selama dua tahun.

Kepolisian Federal Australia (AFP) telah mencari keberadaan Markis Scott Turner (44) sejak September 2015 setelah dia gagal hadir dalam persidangan di Pengadilan Tinggi Queensland.

Skandal Seks Gereja Katolik Australia Usai, Bagaimana di Negara Lain?

KONFRONTASI -  Skandal pelecehan seksual terburuk di lingkungan Gereja Katolik barangkali telah usai di Australia.

Namun, krisis tersebut kemungkinan akan menimpa gereja-gereja di Asia, Afrika, dan sebagian Eropa dalam satu dekade mendatang.

Demikian terungkap dalam laporan bertajuk Child Sexual Abuse in the Catholic Church yang dibuat universitas RMIT Australia, seperti dilaporkan ABC News, Rabu (13/9/2017).

Aplikasi Kencan Online Ancam Bisnis Rumah Bordil

Konfrontasi - Kehadiran Uber telah menggusur industri taksi, Airbnb menggusur hotel, sekarang muncul kekhawatiran yang sama aplikasi kencan daring telah menghancurkan bisnis industri bordil legal di Australia.

Rebecca (bukan nama sebenarnya), seorang manajer dari satu-satunya rumah bordil berlisensi yang masih tersisa di Sunshine Coast, di negara bagian Queensland mengatakan bisnisnya telah menurun hingga 40 persen pada tahun lalu.

Dia menyalahkan kemerosotan usahanya ini ada pada penggunaan aplikasi kencan daring seperti Tinder di mana orang dapat mengakses seks secara gratis.

Rumah bordil legal lainnya di Sunshine Coast ini telah tutup pada bulan Juni tahun lalu dan berusaha untuk menjual rumah bordil mereka yang dulu ramai melalui lelang.

Rebecca, yang telah mengelola rumah bordil legal di Queensland selama delapan tahun itu mengatakan tiga dari usaha rumah bordil yang ada lokasinya saat ini, menilai sejauh ini rumah bordil "masih merupakan bisnis yang baik", tapi mereka "telah melihat penurunan dibandingkan pada tahun lalu".

"[Dengan] para klien yang lebih memilih pergi ke situs kencan, seperti Tinder, bisnis kami turun setidaknya 40 persen," katanya.

Dia mengatakan orang masih ingin datang ke fasilitas yang diatur seperti rumah bordil legal, namun perubahan pada tahun lalu "pasti berdampak".

Usaha menarik pelanggan

Untuk mempertahankan bisnisnya, salah satu rumah bordil di Gold Coast telah mencoba menawarkan daya tarik lain untuk mendatangkan pelanggan, seperti menggelar pesta sosis panggang gratis.

Rebecca mengatakan bahwa inisiatif serupa juga telah diupayakan di Sunshine Coast.

"Kami memiliki promosi seperti gadis-gadis penghibur yang berdandan ala laki-laki pekerja kasar atau Tradie pada Selasa malam," katanya, sambil menambahkan bahwa tawaran seperti diskon tarif sewa kamar dan sosis gratis maupun minuman ringan tidak memiliki dampak yang berarti.

"Gadis-gadis yang berdandan dengan perkakas ternyata lebih menarik bagi pelanggan ketimbang tawaran lainnya,"

Rebecca tidak bersedia mengungkapkan berapa jumlah dana yang disetorkan rumah bordil untuk membayar biaya lisensi mereka, namun Ia mengatakan angkanya "cukup mahal " karena mereka hanya bisa beriklan di koran lokal atau di situs mereka.

Pages