Astronot

Pihak Barat Benar-benar Tak Senang Berita Terkait Astronot Sunita Williams Masuk Islam

KONFRONTASI -  Sebuah pesan pendek tersebar tentang kabar masuk Islamnya Sunita Williams, astronot wanita India pertama yang pergi kebulan pada 2 Juli 2007 lalu.  Berita menghebohkan ini bukanlah yang pertama, sebelumnya astronot asal Amerika Serikat Neil Armstrong juga menyatakan dirinya masuk Islam sekembali dari bulan. Apakah ini berita bohong? Yang pasti pihak Kristiani tidak suka dengan pemberitaan ini. Lalu disebarlah kabar, bahwa ini berita bohong. 

Perbaiki Komputer, Sepasang Astronot akan Berjalan di Luar Stasiun Luar Angkasa

KONFRONTASI-Sepasang astronot akan berjalan-jalan di luar International Space Station untuk keadaan darurat, mengganti komputer rusak, salah satunya yang mengendalikan sistem utama.

Perangkat utama itu rusak pada Sabtu (20/5) lalu, meninggalkan laboratorium orbit seharga 100 miliar dolar bergantung pada sistem cadangan untuk memberi perintah ke sistem tenaga solar, radiator, pendingin dan peralatan lainnya, seperti yang diberitakan laman Reuters.

Dua Astronot Ini Berjalan Selama Tujuh Jam di Luar Stasiun ISS

KONFRONTASI-Dua astronot Amerika Serikat berjalan selama tujuh jam di luar Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS), Kamis, untuk memasang perangkat pendingin radiator dan melakukan sejumlah perawatan, demikian siar saluran televisi Badan Antariksa AS (NASA).

Dalam misi perjalanan keduanya dua pekan ini, Komandan Jeffrey Williams dan Teknisi Pesawat Kate Rubins meninggalkan stasiun pada delapan pagi EDT (12.00 GMT). Saat itu stasiun mengorbit pada jarak 400 kilometer (250 mil) dari atas bumi.

Atronot Inggris Lari Marathon di Antariksa

KONFRONTASI-Astronot Inggris Tim Peake menjadi orang pertama yang menyelesaikan maraton di antariksa pada Minggu (24/4), berlari 26,2 mil dengan badan terikat di treadmill di dalam Stasiun Antariksa Internasional (ISS).

Sebagai bagian dari London Marathon, lomba lari dengan massa terbesar di Inggris, antariksawan 44 tahun itu melihat jalanan London di bawah kakinya dalam waktu seketika pada sebuah iPad saat lebih dari 37.000 pelari secara serempak berlari di jalanan di bawahnya.

Astronot AS Mendengar Alunan Musik Misterius di Bulan

KONFRONTASI-Dari bagian bulan yang gelap, para astronot wahana antariksa Apollo 10 mengaku mendengar alunan 'suara musik' yang misterius.

Mereka tidak tahu pasti apakah mereka mendengar bunyi dan kebingungan apakah benar ada musik yang datang dari bagian belakang bulan.

Mereka bisa mendengar dengung musik 'jenis bunyi luar angkasa' saat mereka melintasi bagian belakang bulan pada akhir tahun 1960-an dan mereka khawatir tak ada seorang pun yang akan mempercayai mereka.

NASA Mulai Mencari Astronot untuk Dikirim ke Mars

Konfrontasi - Para calon astronot yang akan pergi ke Planet Mars mungkin kini masih duduk di bangku SMA. Tetapi, NASA sudah menetapkan kriteria yang mereka cari dari seorang calon astronot untuk dikirim ke Mars nanti.

Kriteria tersebut bukan hanya seputar kondisi fisik dan kepintaran. NASA lebih menekankan pada kondisi psikologis calon astronot. Untuk membuat tes psikologi, NASA bahkan menggandeng Universitas John Hopkins.

Ilmuwan Muda Indonesia Tak Ingin Sains Dianaktirikan

Konfrontasi - Berapa banyak anak Indonesia yang bercita-cita menjadi ilmuwan, peneliti atau bahkan astronot? Dan berapa yang berusaha mencapainya dengan mempelajari sains di perguruan tinggi?

Sepertinya tidak banyak. Data pemerintah tahun 2013 menunjukkan hanya tiga persen mahasiswa yang memilih bidang sains dari 19.000 program studi di perguruan tinggi negeri dan swasta.

Firly Savitri termasuk di antara mereka yang mencintai sains dan bercita-cita menjadi ahli astrofisika atau kosmologi.

Awak Stasiun Antariksa Internasional Mulai Balik ke Bumi

Konfrontasi - Tiga astronot yang menjadi awak Stasiun Antariksa Internasional (ISS) menumpang roket Soyuz milik Rusia, Minggu waktu AS (9/11), untuk memulai perjalanan balik ke Bumi, kata NASA.

Komandan ISS, kosmonot Rusia Maxim Surayev, rekannya dari Amerika Serikat Reid Wiseman dan astronot Jerman Alexander Gerst dari Badan Antariksa Eropa (ESA) berada di laboratorium ruang angkasa selama 165 hari.

Para awak meninggalkan ISS pukul 00.31 GMT (07.31 WIB) dan diperkirakan mencapai Bumi pukul 10.58 malam waktu Kazakhstan tepatnya di Arkalyk.