Astronom

jurnal Nature Astronomy: Ditemukan Cincin Api Kosmik di Galaksi, Rupanya Terbentuk Akibat Insiden...

KONFRONTASI - Galaksi merupakan sesuatu yang mengandung panas. Kadang galaksi memancarkan panas hingga terlihat seolah cincin api. Belum lama ini, astronom menemukan cincin api kosmik. Penemuan ini dipublikasikan dalam jurnal Nature Astronomy, pekan ini.

Para Astronom Temukan Bukti Lubang Hitam Tersembunyi "'intermediate black hole"

KONFRONTASI -    Para astronom mengatakan mereka telah menemukan bukti terkuat tentang jenis lubang hitam yang sulit ditemukan di ruang angkasa. Objek berukuran sedang ini, yang dikenal sebagai 'intermediate black hole' atau lubang hitam massa menengah, lebih sulit ditemukan.
Data baru dari Hubble Space Telescope menunjukkan ada satu yang tersimpan di dalam gugusan bintang yang padat. Bukti ini telah lama dicari oleh para ilmuwan sebagai mata rantai yang hilang dalam pemahaman mereka tentang evolusi lubang hitam.

Astronom AS Sebut Kosmos-2491 Milik Rusia Meledak

Konfrontasi - Satelit Kosmos-2491 yang dikirim Rusia pada 2013, dikatakan oleh seorang astronom Amerika Serikat, telah menghilang. Ia menduga, satelit tersebut meledak.

Melalui Twitter, Jonathan McDowell dari Pusat Astrofisika Harvard-Smithsonian mengatakan, pada 2013 Rusia meluncurkan roket dengan tiga satelit komunikasi militer dan empat muatan, yang awalnya dikatakan tanpa muatan.

Pesawat itu kemudian dikenal dengan nama Kosmos-2491, dan dikaitkan dengan muatan radio amatir RS-46.

Astronom Dunia, Dr Shostak Ungkap Kesaksiannya Sebuah Objek Misterius Intai Bumi

KONFRONTASI -   Tidak hanya asteroid yang mendekati bumi sejak 14 September 2019 lalu, ilmuan antariksa terkenal saat ini ilmuwan mengaku melihat objek MISTERIUS yang meluncur menuju Tata Surya kita yang diduga kuat pesawat ruang angkasa alien.

Itulah klaim mengejutkan yang dibuat oleh seorang ilmuwan ruang angkasa, yang secara eksklusif mengungkapkan kepada The Sun.

Pekan lalu, para ilmuwan di Jerman mengumumkan bahwa mereka melihat benda yang jauh menuju ke arah kita.

Tujuh Planet Mirip Bumi Ditemukan

KONFRONTASI-Para astronom menemukan sistem bintang yang dekat dengan sistem tata surya di mana sistem bintang ini dikelilingi tujuh planet seukuran Bumi yang tiga di antaranya mengitari bintang induknya pada jarak yang cocok untuk adanya air cair yang kemungkinan memuat kehidupan.

Kesimpulan itu didapat dari hasil riset yang disiarkan Rabu waktu setempat.

Bintang yang dinamai TRAPPIST-1 adalah benda angkasa kecil dan redup yang berada dalam konstelasi Aquarius. Lokasinya berada sekitar 40 tahun cahaya dari Bumi.

Astronom Temukan 104 Planet Baru

KONFRONTASI-Tim astronom internasional pada Senin (18/7) mengumumkan penemuan 100 lebih planet asing dalam misi K2 menggunakan pesawat antariksa Kepler milik Badan Aeronautika dan Antariksa Amerika Serikat (NASA).

Tim seluruhnya mengamati 197 kandidat planet yang ditemukan menggunakan data dari tahun pertama misi K2 dan memverifikasi keberadaan 104 planet baru yang mengorbiti bintang-bintang di luar tata surya kita.

Lebih dari 1.284 Planet Ditemukan di Luar Tata Surya

KONFRONTASI-Para astronom telah menemukan 1.284 lebih planet di luar tata surya, sembilan di antaranya kemungkinan berada di orbit yang sesuai untuk air permukaan yang bisa punya prospek mendukung kehidupan.

Planet-planet baru yang diumumkan para ilmuwan pada Selasa (10/5) itu menambah jumlah planet yang dikonfirmasi di luar tata surya menjadi 3.264.

Kumpulan besar dari apa yang disebut exoplanet itu dideteksi oleh teleskop Kepler milik Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA), yang mencari planet-planet layak huni seperti Bumi.

Astronom Temukan Komet Tak Berekor

KONFRONTASI-Para astronom menemukan jenis komet tak berekor pertama yang komposisinya bisa memberikan petunjuk tentang pertanyaan lama mengenai pembentukan dan evolusi tata surya menurut hasil riset yang dipublikasikan di jurnal Science Advances.

Komet yang disebut "Manx", dinamai seperti jenis kucing tak berekor, terbentuk dari materi berbatu yang normalnya ditemukan di dekat Bumi. Sedang kebanyakan komet terbentuk dari es dan senyawa beku lainnya dan terbentuk di bagian tata surya yang dingin dan jauh dari jangkauan.