ASPEK Indonesia

Mirah Sumirat, SE, Presiden ASPEK Indonesia : Batalkan UU Cipta Kerja, Tanpa Judicial Review !

JAKARTA- Asosiasi Serikat Pekerja Indonesia (ASPEK Indonesia) meminta kebijaksanaan politik kepada Presiden Joko Widodo untuk membatalkan UU Cipta Kerja yang telah disahkan oleh DPR pada tanggal 5 Oktober yang lalu. Sesuai amanat Undang Undang Dasar (UUD) 1945 dan mewujudkan nilai-nilai Pancasila, dalam memberikan jaminan perlindungan kepada segenap rakyat Indonesia, Presiden Joko Widodo sebaiknya segera mengeluarkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang Undang (Perppu) untuk membatalkan UU Cipta Kerja.

Perusahaan Jangan Aji Mumpung, Memanfaatkan Wabah COVID-19 Untuk PHK!

KONFRONTASI - Asosiasi Serikat Pekerja Indonesia (ASPEK Indonesia) mengecam banyaknya perusahaan yang memanfaatkan wabah corona untuk melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) massal, secara sepihak dan mengabaikan hak-hak normatif pekerjanya. Dengan alasan mengalami kerugian karena terdampak corona, banyak perusahaan yang melakukan "aji mumpung" untuk tidak memenuhi hak pekerjanya.

Harga Barang Melambung Tinggi, Emak-Emak Gelar Aksi, Gugat Pemimpin Negeri

ASPEK Indonesia menyatakan keprihatinan atas kondisi bangsa saat ini dimana harga barang semakin melambung tinggi tanpa bisa dikendalikan oleh Pemerintah. ASPEK Indonesia juga mengkritisi ketidakberpihakan Pemerintah atas semakin sulitnya kondisi ekonomi rakyat dan menurunnya kemampuan daya beli masyarakat. Demikian disampaikan Mirah Sumirat, SE, dalam keterangan pers kepada media.

Aspek Indonesia Minta Dirut Bank Danamon Dicopot

KONFRONTAS - Asosiasi Serikat Pekerja Indonesia (ASPEK Indonesia) menyayangkan masih terjadinya kriminalisasi terhadap aktivis serikat pekerja yang sedang memperjuangkan kesejahteraan dan hak-hak pekerja di perusahaan. Kali ini menimpa Abdoel Moedjib dan Muhammad Afif, selaku Ketua Umum dan Sekretaris Jenderal Serikat Pekerja Bank Danamon.

Skandal Suap Motor Harley Davidson: ASPEK Indonesia Minta KPK Periksa Pejabat GM Jasa Marga

KONFRONTASI - Asosiasi Serikat Pekerja Indonesia (ASPEK Indonesia) meminta kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk serius dalam mengungkap kasus korupsi yang terjadi di BUMN PT Jasa Marga. KPK jangan berhenti pada kasus suap motor Harley Davidson Sportster 883 senilai Rp 115 juta, yang melibatkan General Manager PT Jasa Marga (Persero) cabang Purbaleunyi, Setia Budi dengan Auditor Madya pada Sub Auditorat VII B2 BPK RI, Sigit Yugoharto. Demikian disampaikan oleh Sabda Pranawa Djati, Sekretaris Jenderal ASPEK Indonesia.