23 August 2019

AS

Militan Bunuh Wartawan Amerika Serikat

KONFRONTASI-Militan dari kelompok yang menamakan diri IS (Islamic State) telah membunuh wartawan Amerika Serikat lainnya setelah baru-baru ini menghabisi James Foley.

Kelompok tersebut menyiarkan video pada Selasa yang menunjukkan seorang militan bertopeng dengan logat Inggris membunuh sandera dengan senjata tajam.

Dalam tayangan terbaru itu,  Steven Sotloff, wartawan yang berusia 31 tahun, dengan tenang berbicara di depan kamera bahwa dia korban dari keputusan Presiden Barack Obama untuk melancarkan serangan-serangan udara terhadap para pejuang.

Setelah AS, Warga Inggris Jadi Target Eksekusi ISIS

KONFRONTASI - Kelompok militan, Islamic State of Iraq and al-Sham (ISIS) menyasar Pemerintah Inggris setelah Amerika Serikat. Di bagian akhir video eksekusi jurnalis Steven Sotloff, salah satu anggota ISIS menunjukkan individu lainnya bernama David Cawthorne Haines, dan diketahui berasal dari Inggris.

BBC edisi Selasa 2 September 2014, melansir ISIS memilih warga Inggris untuk memperingatkan agar Negeri Ratu Elizabeth itu tidak bersekutu dengan AS untuk menyerang ISIS di Irak. 

Perangi ISIS, AS Habis Rp87 Miliar Per Hari

KONFRONTASI - Sejak ISIS atau kelompok Negara Islam Irak dan Suriah mulai berulah di Irak utara dan barat pada Juni 2014, Sejak itu, Presiden Barack Obama mulai mengerahkan penasihat militernya ke Irak dengan dalih melindungi warga dan kepentingan AS di negara itu.

Investor Bertaruh, Harga Minyak AS Naik

KONFRONTASI - Harga minyak dunia diperdagangkan bervariasi pada Selasa (Rabu pagi WIB), dengan minyak mentah New York terangkat karena investor bertaruh pada penurunan lain dalam persediaan komersial di Amerika Serikat, konsumen minyak terbesar di dunia.

Patokan AS, minyak mentah light sweet atau West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Oktober, naik 51 sen, menjadi ditutup pada 93,86 dolar AS per barel.

Sementara minyak mentah Brent North Sea untuk pengiriman Oktober, kontrak utama Eropa, merosot 15 sen menjadi 102,50 dolar AS per barel di perdagangan London.

Mantan Pejabat Pentagon Tegaskan, Sanksi Membuat Iran Semakin Kokoh dan Independen

KONFRONTASI - Sanksi-sanksi Washington terhadap Iran akan membuat negara ini lebih kokoh dan independen. Michael Maloof, mantan pejabat Pentagon pada Senin (25/8) dalam wawancaranya dengan Press TV mengatakan, “Pelacakan dan penembakan jatuh sebuah drone mata-mata Israel di udara Iran menunjukkan kemampuan sangat baik negara ini.”

Ditambahkannya, semua ini menunjukkan kekuatan, kemampuan dan kesiapan pasukan Iran untuk menjawab upaya-upaya terselubung dari pihak luar.

AS Kirim 300 Tentara ke Irak untuk Perkuat Keamanan Misi Diplomatik

KONFRONTASI-Amerika Serikat mempertimbangkan pengiriman sampai dengan 300 tentara ke Irak untuk memperkuat keamanan di instalasi diplomatik Amerika di negara itu, kata seorang pejabat senior AS, Rabu.

"Kami sedang mempertimbangkan mengirimkan kurang dari 300 prajurit," kata pejabat itu, lapor AFP.

Dia menjelaskan, pengiriman itu adalah dalam menanggapi permintaan Departemen Luar Negeri untuk personel keamanan tambahan.

Jubir IS Masuk Daftar Teroris

KONFRONTASI - Amerika Serikta, Senin, memasukan juru bicara Negara Islam yang juga merupakan anggota Front al-Nusra asal Aljazair di Suriah, Abu Mohamed al-Adnani, ke daftar teroris Amerika Serikat. Demikian pernyataan Departemen Luar Negeri AS.

Al-Adnani, yang merupakan juru bicara IS (Negara Islam), ditempatkan dalam daftar tersebut setelah pada 30 Juni mengumumkan pembentukan kalifah Islam di wilayah yang dikuasai kelompok itu di Irak utara dan Suriah, lapor AFP. 

Inilah Pengusaha Indonesia yang Sukses Berbisnis Web Hosting di USA

 

KONFRONTASI-  Ada dua pemuda asal Indonesia yakni Jimmy Pandra dan Erward Osckar yang turut meramaikan pasar web hosting di Amerika Serikat dengan mengusung nama Wowrack.

 

web hosting wowrack

web hosting wowrack

AS Pasok Senjata ke Kurdi Irak

KONFRONTASI-Pemerintah Amerika Serikat akan memasok langsung senjata kepada pejuang Peshmerga wilayah semi otonomi Kurdi Irak untuk membantu mereka memerangi gerilyawan Negara Islam (ISIS), kata pejabat AS seperti dikutip Reuters.

Peshmerga berjuang menghentikan gerak maju pasukan ISIS yang mengubah nama menjadi Negara Islam (IS) dan terhubung dengan Alqaida.

Pramnono Anung: AS Pantau Pilpres di indonesia

KONFRONTASI - Pemerintah Amerika Serikat (AS) sangat memantau tapi tidak ingin mencampuri urusan politik Indonesia pasca pemilu presiden 2014. Apalagi prosesnya masih berjalan di Mahkamah Konstitusi (MK). Demikian dikatakan Wakil Ketua DPR RI Pramono Anung Wibowo usai menerima Kongres AS di Gedung DPR RI, Senin (11/8). "Mereka (AS) sangat memantau tapi tidak ingin mencampuri urusan dalam negeri kita mereka juga mengharapkan apapun yan diputuskan MK yang terbaik," kata Pramono.

Pages